Ada pepatah yang mengatakan, bahwa mempertahankan jauh lebih sulit daripada mempertahankan. Agaknya, frasa yang satu ini begitu diamini oleh banyak orang. Utamanya di kalangan pebisnis dan pengusaha. Dunia bisnis adalah dunia yang seringkali penuh tantangan. Baik tantangan dari luar maupun dari dalam. Dan salah satu tantangan besar yang tengah dihadapi banyak orang, termasuk kalangan pengusaha dan pebisnis dari beragam usaha, tak lain adalah pandemi corona virus disease. Orang-orang juga akrab menyebutnya sebagai Covid-19. 

Ya, wabah Covid-19 menjadi pukulan yang tak hanya telak, namun juga keras. Semua kalangan yang mengalaminya. Entah pengusaha, pekerja, guru, dan lain sebagainya. Bagi pengusaha, apalagi yang tidak bergerak di bidang kesehatan, pandemi adalah adalah tantangan yang besar. Jika diibaratkan, seperti mengarungi lautan dengan ombak yang tak bersahabat. 

Untuk itulah, pada artikel kali ini, kami, akan berbagi dengan kamu, Kanca Jejualan semuanya, tentang cara mempertahankan bisnis di era pandemi. Jadi, silakan simak artikel ini sampai selesai, ya. 

Cara Mempertahankan Bisnis di Era Pandemi 

cara mempertahankan bisnis di era pandemi

Pandemi Covid-19, telah menyebabkan banyak sektor kehidupan mengalami guncangan. Wabah ini menjadi pukulan keras yang menyesakkan, termasuk bagi pelaku usaha. Hampir semua sektor bisnis berjuang melawan keterpurukan. Bahkan, tak sedikit yang akhirnya bangkrut dan gulung tikar. 

Baca Juga : Cara Membuat Facebook Ads

Tantangan bisnis semakin besar hari ini. Turunnya kepercayaan konsumen, menukiknya grafik penjualan mengancam semua bisnis. Dan ya, yang paling rentan tentu saja adalah bisnis yang masih kecil dan dalam tahap bertumbuh. Sebab, seringkali bisnis kecil tidak memiliki perencanaan cadangan yang berguna untuk berjuang di masa-masa sulit seperti sekarang. 

Pada situasi seperti saat ini, pebisnis dan pelaku usaha dituntut agar semakin kreatif, agar bisnis yang sedang dijalankan saat ini bisa bertahan. 

Berikut ini adalah beberapa cara mempertahankan bisnis di masa pandemi yang bisa kamu terapkan: 

1. Lindungi Arus Kas (Cash Flow)

Bagi sebuah usaha, apapun jenis dan skalanya, cash flow atau arus kas adalah sumber kehidupan. Agar kesehatan bisnis tetap terjaga, uang harus terus mengalir. Tentu saja, tujuannya jelas, bahwa pengusaha ini menghasilkan lebih banyak pendapatan daripada pengeluaran. Ya, pengeluaran adalah suatu hal yang pasti tak bisa dihindari. Selama menjalankan bisnis, tentu saja kamu akan terus mengeluarkan pengeluaran. 

Selama masa-masa sulit seperti ini, tidak mudah memang untuk menjaga uang agar tetap masuk. Kamu bisa menahan resesi dengan menggunakan strategi untuk menjaga arus kas tetap bergerak. Kamu bisa coba meningkatkan penjualan, atau bisa juga memangkas biaya-biaya yang tidak perlu, yang ketika pada masa normal terasa biasa-biasa saja. 

Entah dengan menjual produk lama, melakukan lelang, atau menggelar promo untuk menghabiskan stok lama dan menghasilkan uang. Penting untuk menghindari sikap boros agar penggunaan cash flow tepat pada sasaran.

2. Pantau Kondisi dan Stok Barang 

Kita semua tahu, bahwa virus Covid-19 dapat menyebar dengan sangat cepat dan masif. Tingkat kematiannya juga lumayan tinggi. Ya, dengan situasi seperti ini, membuat orang berpikir dua kali untuk pergi keluar rumah. Termasuk ketika akan memeriksa stok barang di gudang. Langkah alternatif yang bisa dilakukan saat ini adalah memeriksa stok dan kondisi barang dari jarak jauh. 

Dengan kemajuan teknologi, memantau stok di gudang bisa dilakukan menggunakan berbagai platform pengadaan barang yang ada pasaran. Ada banyak sekali platform pengadaan barang online yang tersedia dan bisa dimanfaatkan dalam situasi pandemi saat ini. 

Jika bisnis sebelumnya terbiasa dengan proses pengadaan stok barang untuk bisnis langsung dari pemasok, pengadaan barang secara online bisa melakukan banyak hal dan efisien. Pengadaan barang secara online tidak hanya fleksibel dan menghemat waktu, tetapi juga terbukti dapat mengurangi biaya transportasi, pengiriman, dan biaya-biaya tak terlihat lainnya. 

Teliti juga, apakah kamu bisa mengurangi biaya inventaris tanpa har mengorbankan kualitas barang yang dijual. Dengan melakukan hal-hal seperti ini, diharapkan dapat menghemat pengeluaran. 

3. Buat Program Penjualan yang Menarik 

cara mempertahankan bisnis di era pandemi

cara mempertahankan bisnis di era pandemi

Cara mempertahankan bisnis di era pandemi yang ketiga adalah tetap membuat program penjualan yang menarik. Walaupun ekonomi sedang sulit, bukan berarti kamu boleh menghilangkan program promosi. Justru, ini menjadi cara yang tepat untuk menarik konsumen dan mendongkrak penjualan. 

Buatlah promo untuk menarik pelanggan dan mendongkrak penjualan. Beberapa jenis promo yang bisa kamu coba, antara lain seperti cashback, diskon, harga spesial voucher belanja,dan gratis ongkir. 

Pada era dimana kontak fisik secara langsung adalah hal yang menakutkan, program gratis ongkir adalah cara yang tepat untuk mengatasi rasa takut tersebut. Pelanggan cukup memesan barang yang diinginkan dari platform online, seperti website toko online dan ecommerce, atau social media. Mereka tinggal duduk manis dan barang yang dipesan diantar langsung ke rumah, tanpa biaya kirim. Strategi marketing in crisis seperti ini, tentu saja disukai pelanggan. 

4. Melakukan Kolaborasi 

Banyak yang bilang, masa kini adalah masa yang tepat untuk melakukan kolaborasi. Tanpa mengurangi esensi persaingan bisnis, kolaborasi menjadi cara yang bisa dilakukan agar bisnis bisa bertahan. Kolaborasi terdapat pada beragam bentuk. 

Misalnya saja, kamu adalah pedagang makanan, contohnya ayam geprek. Penikmat ayam geprek tentu saja butuh minuman segar, yang dapat memadamkan rasa pedas yang membakar mulut. 

Baca Juga : Cara Membuat Facebook Ads

Kamu bisa mengajak penjual minuman, agar berjualan di dekatmu. Arahkan pelanggan agar memesan minuman di outlet penjual minuman, rekan kolaborasimu. 

5. Pertahankan Layanan Prima Pada Pelanggan 

Meraih dan mempertahankan pelanggan adalah hal yang berlainan. Pandemi diakui banyak orang semakin sulit untuk meraih pelanggan baru. Mempertahankan pelanggan yang sudah ada, juga bukan perkara mudah. Kehilangan pelanggan, bisa jadi menyakitkan. Sangat membahagiakan kalau pelanggan setia bisa menghasilkan banyak penjualan. 

Pelayanan pelanggan yang baik adalah kuncinya. Kamu harus tahu apa yang disukai pelanggan. Caranya, silakan identifikasi kebutuhan mereka, dan kemudian penuhi apa yang mereka mau. Ini adalah salah satu cara agar bisnis tetap bertahan. 

6. Edukasi Pencegahan Covid-19 Pada Karyawan dan Mitra

cara mempertahankan bisnis di era pandemi

Cara berikutnya agar bisnis tetap bertahan adalah memberi edukasi pencegahan Covid-19 pada karyawan dan mitra bisnis. Selain menyampaikan bahaya Covid-19, kamu juga bisa menyampaikan langkah-langkah penyelamatan bisnis, menghadapi krisis yang diakibatkan oleh pandemi ini. 

Pastikan karyawan dan mitra bisnis untuk menjalankan protokol keselamatan yang direkomendasikan dalam kegiatan operasional sehari-hari. 

Penutup 

Untuk para pebisnis dan pengusaha, percayalah bahwa badai akan segera berlalu. Tetap berjuang adalah kuncinya. Semoga kita semua tahu cara mempertahankan bisnis di era pandemi. 

Wujudkan ide bisnismu dengan website toko online dari Jejualan. Dapatkan berbagai fitur terbaik toko online harga terjangkau dari Jejualan, Buka Toko Online Cuma 20 Detik. 

 

Send Comment