Kanca Jejualan, Anda tentu sudah tak asing lagi dengan istilah pemasaran digital atau digital marketing. Digital marketing sendiri terdiri atas banyak variasi. Salah satunya yang saat ini sedang naik daun kembali adalah content marketing. Untuk mengetahui apa itu content marketing, Anda bisa membacanya disini.

Dalam dunia bisnis modern,pembuatan content marketing yang menarik telah menjadi suatu hal yang mutlak dan diperlukan. Terlebih bagi Anda yang ingin kemajuan dalam bisnis. Lewat pemasaran konten yang menarik, Anda bisa menciptakan hubungan yang kuat dengan pelanggan. Apalagi, aktivitas pemasaran dewasa ini lekat dan difokuskan pada pemasaran digital. Dan fokusnya apalagi kalau bukan tentang konten atau isi.

Tips strategi content marketing yang menarik

strategi content marketing

Untuk dapat menarik perhatian dari target pemirsa Anda, buatlah konten yang relevan dan outstanding. Jika konten yang telah Anda buat sebelumya belum mampu mendapatkan trafiic yang besar, cobalah tips strategi content marketing yang menarik berikut ini:

  1. Membuat konten berkualitas dan relevan

Untuk membuat sebuah konten pemasaran yang berkualitas, satu tips pro yang bisa Anda lakukan adalah mencari tahu hal yang sedang tren di Google hari ini. Untuk mengetahui apa yang sedang tren hari ini, Anda bisa menggunakan Google Trends.

Silakan login ke Google Trends menggunakan akun Google Anda, dan lihatlah apa yang sedang menjadi tren saat ini.Google Trens juga menyediakan filter yang akan membantu Anda untuk mengetahui tentang sebuah tren secara spesifik.

Setelah mengetahui topik apa yang sedang tren, pilihlah tren yang sesuai dengan bisnis Anda, kemudian aplikasikan pada konten yang akan dibuat. Contohnya ,di Google Trend sedang ramai dibahas tentang sepatu lokal, sedangkan usaha Anda, katakanlah adalah bisnis jasa cuci sepatu. Maka Anda dapat membuat konten yang berkaitan dengan fenomena sepatu lokal dengan jasa cuci sepatu Anda.

Kedua hal yang saling berhubungan tersebut dapat menarik minat dari target pasar yang Anda tuju. Konten Anda akan dianggap relevan dan sangat representatif.

  1. Konten harus mewakili audiens

Tanpa mengetahui siapa target audiens, apa yang mereka dibutuhkan, dan dimana mereka bisa mendapatkan produk yang cukup merepresentasikan mereka, akan mustahil bagi Anda untuk dapat menarik perhatian. Anda harus bisa memastikan bahwa konten yang Anda buat cukup mewakili target audiens Anda.

Ketahui lebih dalam segala hal yang berkaitan dengan audiens, atau lebih dikenal dengan demografi. Yang menjadi bagian dari demografi antara lain lokasi geografis, pekerjaan, jenis kelamin, dan karakteristik dari masing-masing audiens. Posisikanlah diri Anda sebagai audiens dan rasakan hal apa yang dapat mewakili mereka.

Mari ambil contoh, seseorang memiliki bisnis fashion dengan target pasar adalah orang-orang berusia 16-35 tahun yang sangat melek teknologi. Anda dapat membuat konten fashion yang berkaitan dengan kegandrungan mereka dengan teknologi.

  1. Tinjau ulang konten Anda

strategi content marketing

Kebanyakan dari kita mungkin memiliki opini bahwa konten terbaik adalah konten yang original, bukan? Tentu saja hal ini dapat kita amini bersama-sama. Tetapi terkadang kita juga harus meninjau ulang konten yang pernah dibuat, tentunya agar lebih menarik.

Anda bisa menampilkan kembali konten lama Anda, dengan kemasan lebih menarik, namun tetap dengan informasi yang sama.Melakukan repurpose konten dapat menghemat banyak waktu Anda. Dan dari segi hasil, tentu juga dapat diandalkan untuk menarik audiens yang baru.

  1. Mempromosikan konten

Menjalankan strategi bisnis adalah sesuatu yang butuh konsistensi untuk melakukannya. Banyak pebisnis yang tahu dan paham akan hal ini, namun sedikit saja yang menjalankannya. Pekerjaan Anda belum selesai saat berhasil membuat konten. Selanjutnya adalah bagaimana cara Anda untuk mempromosi dan mendistribusikan konten yang telah dibuat tersebut.

Distribusi konten dapat dilakukan melalui media sosial, website, blog dan saluran promosi lainnya. Kiat untuk meningkatka atensi dari audiens adalah konsistensi pendistribusian konten tersebut.

  1. Menetapkan tujuan

Setiap pemilik bisnis pasti memiliki harapan dari aktivitas content marketing yang tengah mereka jalankan. Salah satu jawaban yang paling umum adalah peningkatan penjualan. Tapi, apakah hanya itu tujuan dari content marketing?

Memang tidak salah saat menetapkan peningkatan penjualan sebagai tujuan content marketing. Ketika baru memulai aktivitas content marketing, Anda dapat melihat lebih banyak target audiens yang berinteraksi dengan konten yang Andas buat. Akan sangat bagus jika semakin banyak orang yang tahu tentang bisnis Anda.

Ide Content Marketing yang harus Anda ketahui:

strategi content marketing

  • Video marketing

Bisa dibilang , video menjadi salah satu salah satu tipe konten marketing yang paling populer. Apalagi sejak kemunculan platform berbagi video Youtube, yang memudahkan orang untuk menyiarkan apa yang menjadi kesenangannya.

Selain itu, video marketing juga dapat berkontribusi pada peningkatan konversi, ROI, dan pastinya membangun hubungan yang baik dengan audiens.

  • Podcast

Ini dia salah satu tipe content marketing yang sedang naik daun pamornya. Pendengar podcast di Indonesia semakin meningkat dalam 3 tahun terakhir. Dan pendengar podcast perlahan menjadi target pemasaran yang potensial. Podcast banyak diminati karena menawarkan fleksibilitas saat mendengarkannya. Anda bisa mendengarkan podcast sambil melakukan aktivitas lain.

Inilah kenapa semakin banyak brand yang mulai membuat podcast mereka sendiri. Media ini dapat membantu untuk meningkatkan brand awareness, membangun relasi dengan pendengar, dan sarana promosi produk yang efektif.

  • Blog

Selanjutnya ada blog. Blog adalah jenis konten paling lawas, yang ampuh untuk Anda yang sedang menjalankan inbound marketing. Anda dapat berbagi informasi dengan pelanggan dan audiens yang menjadi target. Baik tentang edukasi, konsumen, maupun terkait produk.

Blog dapat digunakan untuk mengubah pembaca menjadi pelanggan, meningkatkan kesadaran merek, dan membangun hubungan yang baik dengan konsumen. Bergantung pada tujuan spesifik blog tersebut, Anda dapat memilih berbagai cara untuk mempromosikan konten blog tersebut dengan menautkannya di postingan media sosial Anda, atau menuliskannya di konten blog yang lainnya.

  • Social media marketing

Dengan lebih dari 3,7 miliar pengguna secara global, akhirnya dapat dipahami mengapa banyak brand yang serius menggarap pemasaran konten di media sosial. Platform media sosial yang populer digunakan antara lain Facebook, Instagram, Pinterest, dan TikTok. Masing-masing media tersebut juga memliki cara kerjanya masing-masing, berikut konten yang dimuat juga berbeda, dengan karakter pengguna yang tidak sama pula.

Kesimpulan

Kanca Jejualan, demikianlah artikel strategi content marketing untuk meningkatkan traffic website. Semoga dapat memberikan inspirasi bagi Anda untuk mengembangkan website toko online Anda.

 

Send Comment