10 Cara Efektif Membuat Toko Online SEO Friendly

Menjalankan bisnis e-commerce yang sukses di pasar yang kompetitif ini tidak semudah kedengarannya. Karena para pemilik bisnis online harus menghabiskan waktu berharga mereka meneliti dan mencari solusi yang sempurna untuk membuat situs e-commerce yang sukses. Dengan tingginya persaingan di pasar, menjadi penting bagi pemilik bisnis online untuk membuat situs e-commerce yang SEO Friendly agar selalu berada di puncak pada hasil pencarian.

Pada artikel ini, kita akan membahas 10 cara efektif membuat toko online yang SEO Friendly.

1. Pilih nama domain yang mudah diingat

Memilih domain adalah salah satu bagian penting dari sebuah toko online, karena domain akan menjadi identitas toko online itu sendiri. Jadi pastikan memilih nama domain yang orang mudah mengingatnya. Dulu, banyak yang menggunakan nama domain berdasarkan kata kunci tertentu dengan tujuan agar lebih cepat mendapat peringkat dalam search engine, tapi setelah adanya Google’s EMD update, hal itu sudah tidak berlaku lagi.

2. Pilih domain hosting berkualitas

Domain hosting juga merupakan titik penting ketika ingin mengembangkan situs ecommerce SEO friendly, karena kita harus memastikan bahwa domain tersebut tidak berakhir pada periode waktu yang pendek. Sebaiknya membeli domain hosting ditempat yang terpercaya dan berkualitas, seperti di IDwebhost. Kemudian pilih jangka waktu yang panjang, biasanya adalah kontrak minimal 1 tahun.

3. SEO-friendly URL

Hal ini penting bagi pemilik e-commerce untuk memiliki situs e-commerce yang mendukung stagnant dan keyword-rich URLs, karena ini mempengaruhi website pada hasil pencarian. URL tersebut bisa dimodifikasi untuk SEO yang lebih baik dan indentifikasi merek.

Pada contoh gambar diatas, kita bisa melihat bahwa eBay memiliki SEO-friendly URL, sedangkan contoh pada Amazon dibawah ini tidak.

4. 301 Redirects

Hal ini sangat penting bagi kita untuk selalu membuat halaman 301 redirects. Namun, banyak situs e-commerce justru menghapus halaman ini. Padahal 301 ini bisa kita arahkan ke halaman baru lainnya. Singkatnya bahwa 301 redirects adalah redirect permanen dari satu URL ke URL lain. Ini akan memastikan bahwa kita tidak akan kehilangan pengunjung dari halaman yang dihapus.

5. Canonicalization

Canonicalization mengacu pada halaman-halaman web yang dapat dengan mudah dimuat dari beberapa URL tanpa membuat kesalahan konten duplikat. Ini merupakan masalah umum, dimana ketika beberapa halaman memiliki konten yang sama, tapi berbeda URL. Inilah yang sering dianggap Google sebagai duplikat konten.

Contoh:

http://www.yourwebsite.com/

http://www.yourwebsite.com/index.html

http:/yourwebsite.com/

http://yourwebsite.com/index.html

Caranya hanya dengan menambahkan <link rel = “canonical” href = “” />. Dengan metode ini, kita bisa dengan mudah menghindari masalah duplikat konten.

6. SiteMap.xml

SiteMap.xml memainkan peran yang sangat penting untuk membuat website kita menjadi crawlable (mudah di crawl mesin pencari). Sitemap ini berisi daftar lengkap halaman situs kita. Ini akan memudahkan mesin pencari untuk mengenali semua informasi tentang halaman situs kita. Biasanya, ada dua jenis sitemaps, yaitu sitemap.xml dan sitemap.html

Sitemap.xml adalah untuk mesin pencari, sedangkan sitemap.html adalah untuk pengguna untuk mendapatkan informasi tentang halaman situs kita. Dengan sitemap.xml, akan membantu Google dan mesin pencari lainnya untuk membaca, crawl, dan mengindeks website  kita dengan mudah.

7. Robots.txt

Dengan robots.txt, kita bisa dengan mudah menentukan URL dan direktori website kita yang tidak ingin di crawl oleh robots. Gunakan tag ini untuk menyimpan beberapa data penting dan informasi pribadi yang sensitif.

Berikut contohnya:

8. W3c Validation

W3c validation adalah salah satu validator yang memeriksa validitas markup halaman situs dan menampilkan semua errors pada website. Dengan memperbaiki errors tersebut, akan membuat mesin pencari lebih mudah dalam menjelajahi situs kita.

9. Google Webmaster Tools

Dengan menggunakan Google Webmaster Tools, kita akan mendapatkan kode otentifikasi untuk mengkonfirmasi website kita. Google Webmaster memungkinkan kita untuk menemukan errors dan malware pada website dan membantu memberikan solusi untuk mengatasi errors tersebut. Yang paling penting adalah Google Webmaster ini gratis.

Berikut contoh cara kerja Google Webmaster ketika menemukan errors pada website:

10. Meta Tag (judul dan deskripsi) yang menarik

Meta Tag adalah bagian penting dari sebuah website yang memberikan informasi kepada mesin pencari tentang situs kita. Dengan Tag ini, pemilik e-commerce bisa dengan mudah memberikan informasi yang lengkap kepada konsumen tentang produk mereka. Kita bisa menambahkan Meta Tag di bawah kode <head> pada halaman HTML. Jadi sangat penting untuk membuat Meta Tag semenarik mungkin untuk menarik perhatian pengguna dan memudahkan mesin pencari untuk memahami situs kita.

Diantara 10 cara diatas mungkin masih ada beberapa cara lagi yang akan kita bahas mungkin di lain waktu. Semoga bermanfaat.