3 Tipe Kesalahan yang Menguntungkan Entrepreneur

Tidak ada satu pun orang yang ingin bisnisnya mengalami kegagalan, tapi mungkin beberapa diantara mereka harus mengalaminya. Baik menurut penelitian ilmiah dan pengalaman praktis menunjukkan bahwa kegagalan sering memberikan kesempatan berharga bagi pengusaha untuk belajar. Kegagalan ternyata sering dijadikan sebagai dasar sebuah kesuksesan.

Arianna Huffington, pendiri dari The Huffington Post, pernah gagal ketika buku keduanya ditolak oleh 36 penerbit. Oprah Winfrey dipecat dari pekerjaan pertamanya di televisi. Penemu James Dyson mengalami kegagalan pada ribuan prototype desain vacuum cleaner dan sebagainya.

Jika Anda ingin belajar dari kegagalan dan berhasil, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mencari tahu jenis kegagalan itu sendiri. Hal itu akan membantu Anda dalam memfokuskan diri dalam mempelajari kegagalan. Kita bisa membagi kegagalan menjadi tiga jenis:

1. Preventable failures

Ini biasanya tidak bisa diprediksi. Ini termasuk jenis kegagalan terburuk dan biasanya terjadi karena pengusaha tidak mengikuti praktik terbaik, tidak memiliki talenta berbakat, atau tidak membayar perhatian terhadap detail. Jika Anda pernah mengalami Preventable failures, saatnya untuk lebih dalam upaya untuk menganalisis kelemahan dan tetap mempertahankan apa yang masih bekerja di masa depan.

2. Unavoidable failures

Ini sering terjadi dalam situasi yang kompleks dan melibatkan sekumpulan faktor unik. Unavoidable failures merupakan jenis kegagalan yang saat ini sering menimpa perusahaan energi akibat jatuhnya harga minyak yang tidak terduga. Pelajaran dari jenis kegagalan ini adalah untuk menciptakan sistem dalam mencoba menemukan kegagalan kecil yang dihasilkan dari faktor kompleks dan mengambil tindakan korektif sebelum kegagalan yang lebih besar menghancurkan perusahaan.

3. Intelligent failures

Intelligent failures mungkin merupakan jenis kegagalan yang terbaik. Intelligent failures terjadi cepat dan tidak mengkonsumsi terlalu banyak sumber daya. Ini semacam memberikan informasi yang paling berguna untuk biaya yang rendah. Intelligent failures adalah filosofi di balik pendekatan trial and error, dimana sebuah bisnis melakukan percobaan untuk menemukan produk atau model bisnis yang bekerja. Pelajaran disini adalah: Jika sesuatu bekerja, lakukan lebih dari itu, jika tidak kembali ke papan gambar.

Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda lakukan dalam menghadapi kegagalan:

Setelah mengetahui berapa banyak Anda bisa belajar dari kegagalan, pertimbangkan untuk gagal lagi. Maksudnya adalah, buat desain eksperimen tambahan seperti marketing pilots dan prototype produk. Ini bisa tanpa terlalu banyak biaya, menemukan kelemahan dalam setiap kesempatan sebagai bahan pertimbangan.

Kegagalan tidak bisa dihindari. Ini bukan sinyal untuk menyerah. Sebaliknya kegagalan hanya kesempatan. Kegagalan adalah kesempatan untuk belajar, untuk memperbaiki kesalahan, serta untuk menyempurnakan produk, pemasaran, staff dan model bisnis sehingga Anda bisa mencapai kesuksesan seperti yang Anda inginkan.