4 Provider Cloud Computing Terbaik Untuk Bisnis Kecil
Ada banyak kisah sukses start-up yang membuat sebagian Cloud Computing dihitung daru nama-nama besar. Sebagian besar mereka membuat Cloud Computing dari 99 desain, Parse, Redbus, Dropbox, dan Instagram.
Melihat adanya potensi yang besar, penyedia layanan Cloud kini mulai aktif menarik produk start-up untuk hosting ke platform mereka.
Semua web host bertujuan mencapai kesuksesan yang lebih besar dari program yang dirancang oleh senjata besar seperti Google, Rakspace, dan Amazon, yang dapat membantu mereka merancang strategi Cloud sendiri. Tapi itu bukan ide bagus untuk mendukung portofolio perusahaan dan perusahaan besar yang bermitra dengan askselerator dan ikubator.
- Amazon Web Service (AWS)
Salah satu platform Cloud pertama. Banyak start-up lebih suka layanan di seluruh dunia. Secara umum, ketika melihat start-up berputar ke beberapa contoh EC2 untuk meluncurkan produk yang layak.
Tapi untuk membuat kesepakatan, Amazon memperkenalkan program khusus yang disebut AWS aktif. Yang menawarkan banyak manfaat tambahan.
- Google Cloud Platform
Google AppĀ Engine dan Mesin Hitung menjadi favorite baru bagi start-up. Tidak ada lagi perusahaan yang memiliki kisah sukses, seperti Rovio dan Snapchat. Google Cloud Platform Start-up Pack menawarkan $20.000 dengan kredit dalam menggunakan komponen platform.
Google menjadi salah satu perusahaan yang bekerja sama dengan inkubator dan akselerator seperti 10000 start-up untuk mendukung perusahaan portofolio. Karena gratis, layanan Cloud hosting Google menjadi populer dengan jutaan individu dan perusahaan kecil di seluruh dunia.
- Rackspace
Penyedia layanan populer yang menawarkan paket dan disesuaikan khusus bagi para start-up yang berbeda. Serta, menawarkan web hosting di Cloud publik, infrastruktur berdedikasi, dan Cloud private. Rackspace juga menawarkan dukungan dari banyak mentor untuk membimbing peserta baru selain menawarkan bimbingan arsitektur untuk membangun dan merancang produk berbasis Cloud.
- IBM
SoftLayer merupakan perusahaan milik IBM, karena memiliki inkubator start-up sendiri yang disebut Catalyst, ada 13 pusat data di AS, Eropa, dan Asia menjadi salah satu pilihan yang layak untuk start-up. Sama dengan rivalnya, SoftLayer juga telah bermitra dengan akselestrator dan inkubator di seluruh dunia untuk mendukung ekosistem start-up. Semua perusahaan start-up berhak mendapatkan $1.000/ bulan untuk aplikasi hosting mereka di infrastruktur perusahannya.
Sebetulnya ada ton penyedia Cloud di market yang berusaha keras menyediakan layanan hemat untuk klien. Mengidentifikasi operator menjadi tugas yang sulit, ide bijaksananya yaitu dengan menganalisis kebutuhan secara spesifik dan kemudian pilih vedor Cloud yang sesuai dengan kebutuhanmu. Penting bagi kamu mencoba untuk menawarkan solusi Cloud yang disesuaikan dengan masing-masing pelangganmu.
Sebagai penyedia Cloud, perlu ada ide cerdas untuk bersaing dengan senjata besar seperti yang tercantum di atas. Kamu harus nerusaha untuk fokus pada pembangun USPmu sendiri, kemudian menciptakan Niche mu sendiri, untuk mencetak gol drai pesaingmu. Harga masih menjadi penting untuk menjaga penawaran, untuk bersaing di market, sehingga dapat mengumpulkan perhatian pelanggan yang potensial.