5 Cara Membuat Personalisasi Email yang Baik

Hampir setiap hari, jutaan orang di seluruh dunia menggunakan email untuk saling bertukar dan berkirim informasi melalui internet. Email, saat ini telah menjadi bagian dari strategi pemasaran yang digunakan oleh para marketers di seluruh dunia.

Personalisasi email digunakan untuk membangun interaksi dengan pelanggan, apakah itu untuk meningkatkan penjualan melalui promosi atau menyampaikan informasi penting. Selain itu, personalisasi email yang baik juga bisa menciptakan loyalitas pelanggan terhadap merek yang kita bangun.

Berikut ini adalah 5 tips bagaimana membuat personalisasi email yang baik dan benar.

1. Subjek email

Subjek adalah kunci utama dalam personalisasi email. Hal ini karena subjek dalam pesan email merupakan hal pertama yang akan dibaca orang ketika membuka email. Jadi pastikan untuk mengisi subjek email dengan kalimat yang jelas dan menarik. Contoh, “10 item paling hot minggu ini”.

Subjek email adalah salah satu hal yang mudah untuk diuji. Ini berarti kita bisa bermain-main dengan kata dan kalimat mana yang cocok untuk daftar email kita.

2. Hati-hati dalam menentukan nama pengirim

Siapa diri kita sebagai pengirim email? Ini mungkin tidak tampak seperti keputusan besar, tapi tampilan bisa menipu.

Bahkan, ketika kita menggunakan nama asli bukan hanya nama perusahaan, rata-rata tingkat email yang dibuka terbukti meningkat.

Dengan menggunakan nama asli yang diikuti dengan nama perusahaan, sudah cukup jelas bagi penerima tentang siapa yang kita wakili. Hanya dengan menempatkan nama perusahaan akan membuat itu tampak seperti penjualan dan tidak seperti sebuah percakapan biasa.

Disisi lain, nama kita juga harus terlihat istimewa berada di kotak masuk penerima, bersaing dengan yang lain untuk mendapatkan perhatian mereka. Manfaatkan kesempatan ini untuk berkomunikasi dengan mereka seolah-olah seperti hubungan nyata dengan seseorang.

3. Gunakan Merge Tags untuk personalisasi salam pembuka

Cara lain untuk membuat personalisasi email adalah dengan menggunakan merge tags pada salam pembuka kepada penerima email. Hal ini memungkinkan kita untuk menyapa pelanggan sama seperti ketika kita bertemu dengan orang secara langsung, seperti “Halo” atau “Hai”.

Pelanggan akan lebih senang ketika membuka dan membaca email terdapat ucapan atau salam pembuka “Hai nama anda”.

Merger tags memungkinkan kita untuk menempatkan informasi yang diambil dari data pelanggan sebelumnya.

Misalnya, merge tags akan membaca “Hai [nama_depan]” dan menggantinya dengan “Hai Rani”.

Selain nama depan, kita juga bisa menyertakan merge tags lain seperti nama kota penerima, nama bisnis, karir, dan sebagainya, dengan catatan kita telah memiliki data pelanggan sebelumnya.

Bagi sebagaian orang yang tahu tentang teknik otomatisasi pemasaran dan personalisasi, ini mungkin tampak dasar. Tetapi jika kita baru memulai dengan email marketing dan ingin meningkatkan CTR, hal ini bisa membuat perbedaan besar.

4. Kelompokkan beberapa daftar penerima ke dalam segmen berdasarkan perilaku

Segmen, segmen, dan segmen. Marketers telah mengetahui bahwa segmen adalah hal yang penting. Tapi apakah kita menyadari bahwa segmentasi bisa mempengaruhi tingkat humanisasi dan relevansi dengan penerima?

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Hubspot, segmentasi terbukti bisa meningkatkan tingkat email yang dibuka dengan rata-rata 39% dan jumlah penjualan sebesar 24%.

Jadi, berdasarkan apa saja kita bisa membuat segmentasi pelanggan?

5. Karakter dan kepribadian

Apa sebenarnya personalisasi itu? Menurut definisi kamus, personalisasi mengacu pada desain atau cara menyesuaikan untuk memenuhi spesifikasi, kebutuhan, atau preferensi individu.

Karakter dan kepribadian yang termasuk dalam email marketing bisa membuat perbedaan besar ketika melihat pada tingkat keterlibatan. Kita perlu perlu mencari cara untuk berkomunikasi dengan target audiens agar mereka mau memberikan masukkan.

Contoh, jika kita berbicara dengan target audiens, wanita berusia 18-30 tahun tentang produk pakaian tentu saja akan berbeda dengan orang tua berusia 25-45 tahun tentang produk kebugaran. Jadi, pilihlah kata-kata yang tepat sesuai dengan segmentasinya.

Itulah ulasan mengenai 5 cara membuat personalisasi email yang baik dan benar. Semoga bermanfaat.