5 Strategi Merchandising Untuk Meningkatkan Konversi Penjualan Online
Pada saat ini retailer terutama retailer online, merchandising merupakan suatu cara yang bisa mengubah shoppers menjadi buyers.
Strategi up-to-date merchandising adalah suatu keharusan yang bisa mengkonversi dan memperoleh pelanggan baru. Sebanyak 97% dari kunjungan pelanggan tidak berakhir pada pembelian, ini merupakan hambatan besar bagi retailer online. Namun, jika dilihat dari bulan Agustus 2014 terjadi kenaikan penjualan 11% dibandingkan bulan agustus 2013. Berarti ini hanyalah masalah bagaimana menarik konsumen yang benar dan membuat mereka untuk menyelesaikan pembelian mereka.
Merchandising bisa dalam berbagai bentuk, dari persediaan, hingga harga, dan seterusnya. Tetapi tujuan akhirnya sama, yaitu untuk meningkatkan konversi. Oleh karena itu, kali ini kita akan membahas tentang 5 tips merchandising untuk membantu para retailer.
1. Optimalkan pengguna mobile
Hampir setengah (40%) dari konsumen tidak merasa nyaman berbelanja online dan dua naik kali lipat menjadi (80%) ketika berbicara tentang belanja pada ponsel. Hal ini mungkin terlihat buruk, tapi itu menandakan bahwa toko online tidak hanya perlu aplikasi mobile friendly, tetapi juga sesuatu yang ‘wah’ dimana pembeli dapat melihat semua produk dari berbagai macam ukuran layar yang mereka inginkan.
2. Semakin jelas, semakin baik
Apakah kamu tahu apa yang terjadi ketika pembeli sedang bingung ketika berkunjung ke toko onlinemu? Yap, mereka bisa saja langsung mengklik tombol close. Untungnya, masih ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi pembeli yang meninggalkan keranjang belanjaan mereka. Berikut adalah beberapa tipsnya:
– Tambahkan tools interaktif yang membantu keputusan pembelian konsumen. Hal ini dapat membantu meningkatkan konversi retailer hingga 40%. Bagaimana caranya? Kamu bisa menambahkan fitur live chat untuk membantu pembeli jika dibutuhkan dan mendorong mereka agar menyelesaikan proses checkout.
– Tingkatkan fungsi pencarian. Tahukah kamu bahwa 11%-15% dari konsumen mulai berbelanja dengan mencari produk tertentu di bar pencarian? Jumlah ini meningkat, untuk itu kamu harus menyediakan fitur pencarian yang maksimal dan relevan terhadap kata kunci yang pembeli cari.
– Cantumkan kebijakan pengiriman dan estimasi pengiriman pada proses checkout. Menawarkan pengiriman gratis adalah cara yang bagus untuk meningkatkan rata-rata order, karena 93% dari pembeli terpengaruh untuk memenuhi syarat pengiriman grartis tersebut.
3. Pastikan proses mudah dan singkat
Semakin sedikit langkah untuk membeli, semakin baik. Ketika retailer meminta terlalu banyak informasi atau mempersulit proses, maka pembeli akan mengakhiri proses pembelian. Untuk mengantisipasi hal ini, kamu harus mengurangi jumlah langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan pembelian dan memberikan status bar di bagian atas untuk menunjukkan bahwa tidak butuh waktu lama untuk checkout.
4. Analisa data
Google Analytics dapat membantu retailer membuat keputusan merchandising yang lebih baik. Lebih dari setengah retail (63%) telah melakukannya. Data dapat memberikan ulasan mana yang berhasil dan mana yang tidak.
5. Menjaga lebih dekat dengan pesaing
Seperti kita tahu bahwa persaingan retail online semakin sengit, tapi apa yang harus kamu lakukan? Langkah pertama adalah kamu harus tahu persis apa yang dilakukan kompetitormu. Bagaimana harga pesaingmu? Saham apa yang mereka miliki? Kapan mereka kehabisan produk? Melakukan pelacakan terhadap pesaing dan persediaan barang mereka dapat membantu untuk mengisi kekosongan pada inventaris mereka dan secara efektif persaingan dengan kompetitor akan lebih sukses. Semakin banyak kamu tahu, semakin baik untuk meningkatkan penjualan.
Semoga tips merchandising diatas dapat membantu. Tetap semangat dan sukses!