5 Strategi Penjualan Online Dengan Pendekatan Psikologi Perilaku
Salah satu strategi yang paling efektif dalam penjualan online adalah dengan menggunakan pendekatan psikologi perilaku. Pendekatan psikologi perilaku atau yang lebih dikenal dengan istilah behavioral psychology adalah suatu cara yang digunakan untuk memicu tindakan tertentu oleh konsumen. Cara ini secara signifikan bisa meningkatkan kinerja dari setiap marketing campaign.
Berikut adalah 5 strategi penjualan online menggunakan pendekatan psikologi perilaku untuk meningkatkan penjualan.
1. Gunakan warna cerah untuk CTA
Mengoptimalkan penggunaan tombol CTA bisa meningkatkan tingkat konversi. Caranya adalah dengan menggunakan elemen-elemen visual yang membuatnya menonjol. Contoh, menggunakan tombol berwarna kuning atau merah akan lebih menonjol dibandingkan warna gelap lainnya. Ketika orang-orang mengunjungi website, secara alami mereka akan tertarik pada warna-warna yang lebih cerah. Jadi, penting untuk tetap menggunakan warna-warna cerah ini untuk setiap CTA.
2. Buat tawaran yang menggoda
Psikologi perilaku telah membuktikan bahwa tawaran harga yang menggoda bisa mempengaruhi tingkat konversi dari landing pages. Teknik menentukan harga yang baik adalah dengan menawarkan solusi alternatif untuk membuat apa pun yang dijual menjadi seperti kesepakatan yang menguntungkan/deal.
3. Ciptakan rasa urgensi
Menciptakan rasa urgensi bisa membantu untuk mempercepat proses pengambilan keputusan seseorang, bahkan jika mereka tidak tahu kapan promosi tersebut akan segera berakhir.
Ada beberapa cara untuk menciptakan rasa urgensi:
– Batasi jumlah ketersediaan barang atau produk
– Gunakan penghitung waktu mundur kapan promosi akan berkahir
– Isu akan adanya kenaikan haga
4. Perhatikan penggunaan kalimat dan frasa
Gunakanlah kalimat dan frasa yang membuat orang seolah-olah telah melakukan pembelian. Misalnya, ganti frasa “jika Anda membeli” dengan “ketika Anda menggunakannya”, “keuntungan produk kami” dengan “Anda akan menyukai produk kami dari pertama kali menggunakannya”. Jadi semua skenario harus menggunakan frasa yang menyiratkan bahwa pembaca telah yakin untuk membeli produk tersebut.
5. Pengaruh sosial
Penelitian menunjukan bahwa tekanan sosial dan rasa bisa mempengaruhi perilaku pembeli. Misalnya, tampilkan produk yang paling populer atau yang paling banyak dibeli. Secara tidak sadar orang-orang yang melihatnya akan terpengaruh dan mereka cenderung akan melakukan pembelian. Contoh lain “80% dari pelanggan yang membeli produk ini juga membeli …”.
Nah, itulah 5 strategi penjualan online dengan pendekatan psikologi perilaku. Untuk menguasai psikologi perilaku pengguna tidak cukup hanya dilakukan sekali dua kali, tapi harus secara terus menerus agar lebih optimal. Anda juga dapat membaca cara meningkatkan penjualan dengan warna, ukuran, dan style sebagai strategi penjualan anda.