6 Hal yang Sebaiknya Diketahui Saat Menulis Artikel Online
Bagi penyedia layanan profesional, artikel merupakan salah satu alat pemasaran yang paling efektif dan tercepat untuk memperkenalkan toko online. Faktanya sekitar 62% dari pembeli menyatakan bahwa mereka akan mengidentifikasi dan mempelajari lebih lanjut sesuatu hal melalui sebuah artikel di situs industri atau cerita. Namun, pengetahuan kamu mengenai produk atau layanan mungkin masih belum cukup untuk menulis sebuah artikel sukses, dipublikasi, dan dibaca oleh klien potensial. Berikut ini enam hal yang sebaiknya kamu ketahui saat menulis artikel:
1.. Mulai Dengan A Great Hook
Anda pernah menulis sesuatu yang menakjubkan, bermanfaat, dengan judul yang oke, tapi tidak pernah dibaca. Ini merupakan salah satu hal paling tragis yang terjadi pada sebagian besar tulisan. Kuncinya adalah kamu harus memiliki hook yang sesuai karena pembaca ingin apa yang dibaca benar-benar bermanfaat. Judul terbaik akan menunjukkan apa yang dapat diambil pembaca dari artikel tersebut. Beberapa judul yang paling sukses dari RainToday.com meliputi:
How To Get Smarter About Pricing by Andrew Sobel
From Layoffs To Payoffs: How To Get Your Practice Out Of A Revenue Slump by Cal Harrison
Five Myths Of Professional Services Marketing by Michael McLaughlin
Legacy Of The Three Martini Lunch: Seven Guidelines For Effective Networking by Mike Schultz
2. Kurangi Hal-Hal yang Tidak Penting
Pendahuluan/pengantar adalah kesan kedua bagi pembaca dan ini juga menjadi sesuatu hal yang dikritisi. Pada saat pembaca melihat judul yang menarik, lalu mulai membaca paragraf pertama. Apabila mereka menemukan sesuatu hal yang tidak relevan atau tidak menarik maka pembaca tidak akan melanjutkan bacaannya ke paragraf kedua. Yang perlu kamu lakukan adalah menambahkan kutipan terkenal atau menghibur namun tetap relevan pada tulisanmu agar pembaca tertarik untuk membacanya hingga akhir.
3. Kenali A, B, C dan 1, 2, 3
Tahukah kamu bahwa membaca sebuah artikel di toko online berbeda jauh dengan membaca tulisan yang di cetak. Secara umum, orang-orang di web cenderung menyaring informasi yang mereka terima ketimbang hanya membacanya, terlepas dari apapun isinya. Kuncinya disini adalah kamu harus bisa mengelola hal tersebut dengan benar agar mudah dibaca. Oleh sebab itu, bila perlu kamu pangkas isi artikel menjadi lebih pendek serta gunakan paragraf langsung. Aturannya adalah setelah empat baris atau lebih, kamuharus memulai paragraf baru. Kamu juga bisa gunakan subheading, angka, dan bullet. Bold judul subjek atau berikan bullet pada poin-poin di seluruh artikel untuk mengarahkan mata pembaca dan membantu pembaca memahami konsep dengan cepat dan lebih efektif.
4. Jadilah Diri Anda
Orang akan senang jika pagi hari dimulai dengan membaca sebuah artikel yang dapat menambah wawasan dengan sedikit humor. Berbeda dengan membaca e-newsletter di tempat kerja yang sangat teknis dan harus dapat dimengerti. Oleh sebab itu, kamu harus menjadi diri sendiri. Tulislah sesuatu dengan bahasamu sendiri agar tulisan tersebut bisa menunjukan kepribadianmu yang sesungguhnya. Jangan menggunakan terlalu banyak jargon.
5. Sisipkan Cerita
Semua orang suka cerita. Mengapa? Karena cerita tidak hanya dapat menghibur pembaca, tetapi juga salah satu cara terbaik untuk belajar. Artikel yang disertai contoh lebih berarti dan efektif bagi pembaca daripada tanpa contoh. Cerita yang disertai contoh membuat pembaca dapat lebih menguasai topik dan memungkinkan mereka untuk melihat bagaimana hal tersebut dapat diterapkan. Jika kamu menulis pengalaman pribadi, maka tunjukkan pada mereka keahlian kamu dalam mencapai harapan dengan cara yang benar-benar nyata.
6. Selamatkan Penjualan
Kesalahan umum lainnya yang dilakukan adalah memposisikan diri sebagai ahli pembicara dalam artikel. Mungkin cara ini baik untuk brosur atau surat langsung, tapi tidak baik apabila berada di bagian saran. Kamu hanya perlu memberikan contoh, menceritakan kisah, menawarkan nasihat, dan menjelaskan strategi. Setelah itu biarkan pembaca memutuskan sendiri terhadap apa yang akan dilakukannya. Selain itu, hindari juga tulisan seperti, “kekuatan saya, akuntansi ABC, saat ini bekerja dengan lembaga keuangan top di AS, dan berpengalaman dalam semua aspek akuntansi keuangan.” Simpan ini untuk biografi singkat kamu dan fokus pada informasi yang berharga mengenai toko online. Hal yang paling diperlukan dalam menulisa artikel salah satunya adalah membangun kepercayaan.
Menulis artikel bisnis untuk pemasaran di web berbeda dari apa yang kebanyakan orang lakukan. Target audiens kamu terdiri dari orang-orang profesional yang sibuk. Mereka ingin mendapatkan informasi dengan cara yang efisien, namun tetap menghibur. Jadi ingat, tulislah judul yang menarik untuk membedakannya dari artikel toko online lain.