6 Laporan yang Kamu Perlukan Perhatikan Untuk Toko Online
Sebagai pemimpin kamu perlu tahu tentang pengetahuan dalam berjualan, bagaimana prospeknya dan kemampuan untuk menyusun rencana untuk mencapai tujuan menjadi alasan yang utama. Tapi, pengetahuan yang banyak saja belum cukup untuk menjadi sukses. Kamu perlu memahami factor-faktor yang akan mempengaruhi kinerja timmu, sehingga kamu dapat men-tweak proses penjualanmu dalam pengetahuan yang diperlukan.
Untuk mengunpulkan semua data kamu bisa mencoba software CRM HubSpot! Pertama, kamu perlu mendapat pemahaman yang mendalam tentang kinerja. Menurut penelitian, kekalahan pada tenaga kerja sudah mencapai 46%, rata-rata mereka tidak menggunakan teknologi khusus dalam melacak data customer.
Tanpa informasi yang tepat, pemimpin penjualan tidak bisa berharap dalam menganalisis kinerja tim mereka atau mengidentifikasi area untuk perbaikan. Berikut ada 6 laporan penting yang dibutuhkan dalam penjualan:
- Pipeline
Sebuah pipa lengkap dan akurat yang harus dimiliki! Setidaknya ada cara untuk menilai kesehatan bisnis pada waktu tertentu. Sebagai pemimpin, kamu perlu tahu persis penawaran pasti yang mungkin dapat mendorongmu atau bisa kehilangan sama sekali. Ada banyak dampak yang terjadi setiap transaksi.
Tentu saja, peramalan akurat secara langsung terkait dengan kualifikasi penjualan menyeluruh. Pastikan repitisimu melakukan due diligence untuk menjamin pipa yang relistis.
- Perusahan Penjualan Benchmark
Cara lain untuk menilai berapa jumlah saham yang masuk dalam repitisimu adalah dnegan memahami tingkat konversi. Setiap langkah proses penjualan menjadi tolak ukur kesepatakan dalam siklus penjualan. Kamu juga dapat menyesuaikan data dengan sumber dan jenis kesepakatan.
- Tolak Ukur Proses Rep-Spesifik
Jika benchmark perusahaan merupakan salah satu pemahaman keakuratan pipamu, sebaiknya kamu mengetahui nomor rep-spesifiknya terlebih dahulu. Benchmark individu merupakan cara yang baik untuk mengevaluasi pikiran secara individu. Bahkan, jika tim penjualanmu terlalu besar untuk digali dalam kinerja individual, maka metric dapat membantu dari sudut manajer.
Namun, jika rep sedang berjuang dalam memenuhi kuota, manajer dapat merujuk pada benchmark dan menyarankan poin untuk melakukan perbaikkan. Contohnya, jika rep memiliki aktivitas prospecting sangat tinggi, maka manajer dapat menetukan kemampuannya untuk bergerak melalui siklus penjualan yang rusak.
- Marketing User
Apabila tim marketingmu dapat menciptakan jaminan dan membantu merepitisimu kerika bergerak melalui proses penjualan, maka tim penjualanmu bekerja dengan baik. tetapi jika jaminan marketingmu tidak relevan dengan propekmu, kamu perlu tahu penyebabnya segera mungkin. Kamu dapat melacaknya dengan konten marketing yang terus standby di semua siklus penjualanmu. Kamu harus mengkomunikasikan informasi bahwa tim marketingmu dapat dihargai dengan konten yang relevan dan berguna.
- Won dan Analisis Cure
Untuk memahami keadaan bisnismu, kamu harus melacak semua penawaran yang kalah dan yang menang. Apakah ada fitur khusus atau pesaingmu secara konsisten? Carilah kesamaan antara cure agar kamu dapat pemahaman yang berharga dalam keseluruhan produkmu serta kelemahannya.
Ini juga merupakan cara yang baik untuk menemukan pemain over-comprehension. Contoh, 2 repitisi yang memiliki kuota yang mencapai rata-rata, sama dengan berdua, yang membedakan kinerjanya secara actual.
Jika kamu mengungkapkan salah satu rep dan menghabiskan banyak waktu untuk membantu orang lain, maka kamu akan mendapatkan penawaran yang melintasi garis finish. Sementara yang lain terus mempertahankan pencapaian yang tinggi, dan kamu memiliki manajer sebagai kandidat yang besar.
Di sisi lain, catatan dapat mengungkapkan rep kedua yang memiliki pencapaian yang sama. Namun, tergantung dengan rekan tim kerja dalam menjalankan demo atau panggilan. Selalu ada cerita di luar sana, bahwa dalam menganalisis penawaran rep akan hilang.
- User Flaming
Ketika kamu dapat memahami orang churn yang keluar dari basis customermu, kamu bisa mengungkapkan dan mengevaluasi penawaran yang hilang. Churned customer merupakan tanda yang jelas bahwa misalignment terjadi di suatu tempat selama proses penjualan. Memonitor tren customer dalam memperdayakanmu ketika memberikan bimbingan langsung dan memperbaiki pola buruk dalam proses penjualan.