7 Bukti Bahwa Email Marketing Belum “END”!
“E-mail marketing sudah mati”, kalimat tersebut sering kali diucapkan bagi beberapa pengunjung situs web. Perlu diketahui dalam perhari kita sering mendapat protes dari pengguna e-mail. Bayangkan saja, rata-rata ada 121 e-mail per-hari. Mungkin berlebihan, tapi ada alasan kenapa banyak pengguna e-mail di dunia ini, itu bearti klaim tentang kematian e-mail marketing tidak benar dan yang membuat kliam ini mengukurnya secara subjektif.
Sebelum muncul statemen tersebut, mari kita pahami e-mail marketing yang baik:
- Memasuki Pasar Mobile Secara Eksponensial
Tanpa email, sangat mustahil bisa menjalankan marketing apalagi posisi mereka bukan didepan computer. Setidaknya, sehari sekali orang akan memeriksa email pada mobile atau tablet. Terlebih lagi SMS yang sudah jarang digunakan untuk strategi marketing.
- Pelanggan Ingin Informasi
Kupon menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan, karena kupon dapat mendorong penjualan online. Pelanggan juga cenderung menyukai urutan email yang mendidik dan melibatkan mereka. Dengan mendapatkan informasi yang baik, akan mencipatakan win-win solution bagi marketing dan konsumen.
- Email yang Terintegrasi Dengan Strategi Pemasaran
Pikirkan berapa banyak informasi terkait dengan email:
- Menginformasikan seseorang tentang postingan terbarumu.
- Mengingatkan seseorang dari pesan social media yang menarik.
- Mengingatkan seseorang ketika webinar dimulai.
- Mengingatkan seseorang tentang batas waktu pada penawaran.
- Email Marketing Menawarkan Keuntungan Terbaik
Marketing yang terjangkau jika kampanye dan marketing tidak dalam kesulitan. Sebagai perbnadingan, pengeluaran yang tinggi, gagal kampanye iklan, menggunakan direct email, iklan cetak, radio, dan TV dapat menjadi bencana.
Berikut 7 Statistik Yang Membuktikan Email Marketing Yang Masih Bekerja:
- Email Marketing Menawarkan Pengembalian Untuk Investasi
Menurut Asosiasi Pemasaran Langsung yang menghasilkan ROI 4.300%. Setiap dolar yang dihabiskan untuk email marketing menawarkan pengembalian $44.
- Memelihara Lead Email
Lead yang terpelihara akan meningkatkan penjualan sebanyak 20% lebih, dengan biaya 33% kurang dari mekanisme. Email akan menghasilkan 50% lebih penjualan. Email marketing yang pintar adalah salah satu cara yang paling efektif untuk membangun hubungan dengan pelanggan.
Jadi, apa itu email marketing pintar? Pada dasarnya, email marketing yang mengikuti strategi pemasaran:
- Meningkatkan kesadaran (Menginformasikan pelanggan tentang produk)
- Merangsang keinginan untuk di akuisisi (Katakan cara mendapatkannya)
- Memandu pembaca kea rah konversi (Transform prospek menjadi pelanggan)
- Membuat retensi pelanggan (Menjual produk terkait)
- Email Marketing yang Sederhana Untuk Usaha Kecil
Sebagian besar email marketing yang ditawarkan oleh penyedia layanan email yang tidak terlihat, sedangkan user interface mudah untuk diterapkan. Pemilik usaha kecil belajar cara mengirim siaran dan penjawab otomatis bernilai $273/ jam. Berdasarkan survey Constan Contact nilai peserta diperkirakan mendapat tambahan jam aktivitas marketing 33 jam selama seminggu.
- Email Mengkonversi 3 Kali Lebih Baik Dari Sosial Media
Email marketing bekerja 40 kali lebih baik mendapatkan pelanggan di Facebook dan Twitter yang menawarkan konversi 17% lebih tinggi. Email bukan hanya mengubah ke social media yang paling popular, tapi orang-orang menghabiskan 17% lebih banyak ketika membeli.
- Mereka Akan Mendapatkan Email
Catat! Ini hanya berlaku untuk email untuk memilih dan menerima. Masih ada orang mendaftarkan newslatter yang akan dianggap email yang berguna dan diakui.
- Konsumen Memeriksa Email, Setidaknya Sekali Sehari Pada Smartphone Mereka
Selain panggilan dan SMS, memeriksa email adalah salah satu yang popular bagi pengguna smartphone.
- Menambahkan Tombol Sosial Media Untuk Meningkatkan Email
Menambah berbagai tombol social media untuk meningkatkan marketing. Akibatnya, klik akan meningkat sebesar 158% dibandingkan dengan email tanpa itu.
Tidak semua email marketing adalah mati, karena email tersebut dianggap “Suara di Telpon” atau nyepam. Apakah kamu menggunakan email marketing cerdas? Jika iya, berikan kami rekomendasi dibawah ini.