7 Tips Meningkatkan Strategi Penjualan Di Website-mu

Website merupakan tool yang penting dalam sebuah bisnis, dan setiap bisnis menggunakan website untuk tujuan yang berbeda-beda. Beberapa menggunakannya untuk menghasilkan pendapatan instan melalui penjualan ecommerce, sementara yang lain menggunakannya untuk menghasilkan lead, panggilan telepon atau kunjungan ke lokasi fisik. Yang pasti ada satu hal yang ingin dicapai oleh setiap bisnis, yaitu bagaimana memanfatkan website untuk mendorong pertumbuhan bisnis mereka.

Ada beberapa cara untuk meningkatkan lead, penjualan dan pendapatan tanpa harus mendesain ulang dan membangun kembali bisnis. Berikut adalah 7 tipsnya.

1. Lakukan audit konversi

Apakah kamu yakin bahwa websitemu telah dirancang untuk mengkonversi traffic? Kebanyakan perusahaan besar mampu membuat desain web yang bagus dan menarik, tapi belum tentu ahli dalam hal tingkat konversi. Melakukan audit konversi secara keseluruhan bisa menekan biaya perancangan dan pembuatan website.

Jika kita bisa mengidentifikasi masalah dan membuat perubahan untuk memperbaikinya sebelum meluncurkan kampanye pemasaran, itu akan mengurangi biaya iklan yang terbuang percuma. Kita harus selalu melakukan pengujian dan optimasi. Jika dimulai dengan dasar yang solid, itu akan membantu kita untuk mencapai angka-angka konversi yang diinginkan lebih cepat.

2. Gunakan call tracking

Jika kita menggunakan beberapa traffic source untuk menghasilkan panggilan telepon, itu adalah ide yang bagus untuk mengarahkan setiap source ke landing page yang memiliki nomor telepon unik. Dengan menggunakan call tracking, kita bisa menentukan source mana yang menghasilkan banyak panggilan telepon. Kebanyakan layanan call tracking akan merekam semua panggilan, ini sangat bagus untuk menentukan kualitas dari staff penjualan dalam menangani pelanggan.

3. Identifikasi di mana pengunjung melakukan scrolling dan klik

Ketika kita bisa mengetahui di mana pengunjung berada dan tidak melakukan klik, ini bisa membantu kita untuk memposisikan ulang penawaran dari zona mati ke zona yang menarik untuk diklik. Selain itu, kita harus menguji beberapa call-to-actions untuk mengetahui pasti dimana yang hanya dilihat dan dimana yang diklik. Hal ini penting karena kita membutuhkan data yang kuat untuk benar-benar bisa mendapatkan lebih banyak konversi traffic.

4. Lakukan analisa data pada Google Analytics

Ketika kita tahu sumber traffic mana saja yang bisa menghasilkan konversi dan yang tidak menghasilkan konversi, memungkinkan kita untuk membuat perubahan yang signifikan. Bayangkan jika kita bisa mengidentifikasi beberapa traffic dari media sosial yang tidak menghasilkan konversi, maka kita bisa mengalokasikan anggaran media sosial ke channel lainnya yang menghasilkan konversi lebih tinggi.

Baca juga: Strategi Penjualan: Meningkatkan Penjualan Dengan Warna, Ukuran Dan Style

Ketika kita bisa memahami analisa data pada Google Analytics, kita bisa meminimalisir sumber traffic yang buruk dan meningkatkan upaya pemasaran untuk mendorong presentase yang tinggi dari konversi.

5. Instal live chat

Banyak pemilik website menganggap bahwa live chat hanya bagus untuk website-website ecommerce. Tentu, menjawab pertanyaan sebelum pembelian bisa membantu mengamankan penjualan dan chatting dengan operator bisa mendorong konsumen ke penjualan. Tapi, setiap website bisa mendapatkan keuntungan dari tool sederhana ini.

Pikirkan sebuah restoran yang mencoba untuk menghasilkan pemesanan dan kunjungan lokasi fisik. Live chat bisa membantu memfasilitasi pemesanan pelanggan dan membantu hal-hal kecil seperti penunjuk arah, dan yang lainnya. Mayoritas layanan chatting biasanya terintegrasi dengan ponsel sehingga bisnis seperti restoran bisa memiliki seorang karyawan untuk memantau live chat. Ini merupakan pilihan dengan biaya rendah tapi bisa menghasilkan hasil yang nyata.

6. Sertakan testimonial

Jika pengunjung website telah percaya pada bisnis kita, sangat mungkin bagi mereka untuk melakukan pembelian dan mengirimkan informasi. Termasuk menyertakan testimonial dari pelanggan atau mitra bisnis adalah cara yang bagus untuk membangun kepercayaan.

Apapun yang kita lakukan (asal bukan testimonial palsu), pelanggan akan melihat bahwa bisnis kita terpercaya dan membuat mereka mempercayai merek kita.

7. Gunakan video untuk penawaran

Kadang-kadang kita perlu menarik perhatian pengunjung dengan cara yang berbeda. Konsumen bisa jadi telah kebal terhadap penawaran tertentu, sehingga kita perlu menggunakan cara-cara cerdas untuk benar-benar menarik perhatian mereka. Menggunakan sebuah video untuk menjelaskan tentang produk atau layanan kadang-kadang bisa membantu meningkatkan konversi pengunjung.

Sebuah video yang sukses adalah yang mampu memikat, menghibur, dan mendidik audiens. Jadi, pastikan kita membuat video yang berkualitas.

Itulah 7 tips bagaimana meningkatkan strategi penjualan website. Semoga bermanfaat.