Apakah Tombol Share Social Media Membantu Konversi Toko Online?
Seiring berkembangnya sosial media juga mendorong orang untuk saling berbagi konten di sosial media. Hampir semua situs ecommerce saat ini telah dilengkapi tombol share.
Untuk faktor kenyamanan, tidak adanya tombol share membuat orang harus copy dan paste URL halaman di sosial media. Hal ini tentu sangat merepotkan. Dengan tombol social share, akan memudahkan orang untuk berbagi di sosial media hanya dengan satu klik.
Tapi pertanyaannya adalah apakah tombol share ini bisa meningkatkan konversi dan penjualan? Mari kita cari tahu.
Baca Juga : Apa Kegunaan Tombol Sosial Media Share Di Toko Online?
Konversi vs distraksi
Sebuah studi kasus dari Visual Website Optimizer menemukan bahwa, menghilangkan tombol share di halaman produk justru bisa meningkatkan tingkat konversi 11.9 persen lebih tinggi daripada yang menggunakan.
Luke Wroblewski, seorang software designer dan product director di Google, melakukan penelitian untuk menentukan prosentase klik page view pada tombol share Facebook dan Twitter. Hasilnya mengejutkan, lebih dari 18 juta page view, rata rata klik per tayang (CTR) hanya 0.25 persen.
Hal Ini biasanya disebabkan oleh tiga faktor, yaitu demografi, perilaku pengguna, dan harapan pengguna.
Tombol dengan counter: Baik atau buruk?
Dulu mungkin kita sering menjumpai website yang memasang hit counter untuk menunjukan berapa jumlah pengunjung yang mengunjungi website.
Seringkali, cara ini justru menjadi ide yang buruk bagi website yang memiliki traffic rendah. Karena jika jumlah pengunjung pada hit counter sedikit, maka pengunjung akan berpikir bahwa website tersebut tidak begitu bagus.
Hampir sama dengan hit counter, tombol social share sekarang juga sudah dilengkapi dengan penghitung (counter). Popularitas sebuah webiste bisa dilihat dari jumlah social share-nya. Semakin tinggi jumlah social share, maka semakin bagus pula reputasi website tersebut, begitupun sebaliknya.
Pengujian yang dilakukan oleh Convert.com menunjukan bahwa halaman dengan jumlah social share yang tinggi juga memiliki tingkat konversi yang lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah social share yang rendah.
Hal ini sebenarnya disebabkan oleh faktor psikologis berupa “bukti sosial”.
Tips menggunakan tombol social sharing
- Gunakan A/B testing untuk mengukur tingkat konversi pada halaman produk dengan dan tanpa tombol social share.
- Tetap utamakan penjualan, jangan sampai tombol social share justru mengganggu dan menarik perhatian pelanggan ketimbang penjualan. Pertimbangkan untuk menggunakan tombol yang lebih kecil
- Jangan menggunakan tombol social share yang dilengkapi dengan counter, kecuali kita yakin bisa mendapatkan jumlah share yang banyak.
Jadi, kehadiran tombol share adalah mendorong orang untuk berbagi, tapi kualitas dari konten dan produk itu sendiri merupakan hal yang terpenting. A/B testing adalah cara terbaik untuk mengtahui apakah tombol social share tersebut efektif atau tidak. Semoga bermanfaat.