Ingat 11 Faktor Ini dalam Memilih Theme WordPress Atau Template Blogger

Banyak situs yang menyediakan Theme WordPress dan Blogger secara gratis ataupun premium. Bahkan lebih blog desainer yang menawarkan secara gratis dan premium pada Theme WordPress dan Blogger. Tentu akan banyak pilihan yang tersedia, lalau bagaimana seorang Blogger menentuka Theme atau Template yang digunakan untuk desain blognya? Jawabannya mudah! Kamu hanya perlu mempertimbangkan 11 faktor ini agar mempunyai keputusan yang baik:

  1. Anggaran

Karena banyak penawaran, Theme free akan banyak tersedia di mana saja dan kapan saja. Itu bearti kamu akan menemukan orang yang banyak menggunakan Theme yang sama. Untuk Theme premium berkisar 70$, dan siapa pun dapat membelinya dan menggunakannya di blog mereka. Kamu bisa mendapatkan Theme yang benar-benar unik, tapi kamu perlu merogoh kocekmu untuk mendapatkannya. Factor pertama yang perlu kamu pertimbangkan adalah berapa banyak uang yang kamu miliki, tentu kamu juga harus memikirkan fungsinya. Tapi setidaknya Theme yang gratis menawarkan fungsionalitas.

  1. Fungsi

Tentukan fungsinya, ini tergnatung pada tujuan pada blogmu. Jika kamu ingin blogmu bertambah besar gunakan theme yang menawarkan fleksibilitas dan fungsionalitas. Misalnya, jika kamu ingin memasukkan iklan di blogmu, pilihlah 1 kolom theme blog, maka kamu akan memiliki banyak pilihan dalam hal penempatan iklan yang muncul di blogmu.

  1. Investasi Pada Tambahan Kustomisasi

Semua blog dapat disesuaikan dengan versi asli yang kamu beli. Mungkin kamu akan menemukan Theme atau Template yang kamu sukai, tapi kamu menyadari bahwa font atau warnanya tidak sesuai dengan keinginanmu. Kamu dapat mengubahnya pada riset CSS dan itu cukup mudah. Namun, semakin besar perubahan maka biaya juga akan bertambah.

  1. Tata Letak

Satu hal yang perlu kamu perhatikan pada Theme WordPress atau Blogger adalah tata letak. Beberapa menawarkan format blog standar dengan daftar urutan posting blog yang diapit di kolom sidebar, tetapi blog lain menggunakan tema majalah, tema foto, dsb. Jadi, luangkanlah waktu untuk meninjau berbagai desain blog untuk menentukan gaya tata letak dapat bekerja dengan baik di blogmu.

  1. Reputasi Desainer

Siapapun dapat membuat blog baik prabayar maupun non prabayar. Tentu ini akan menjadi kerumitan untuk mengubah Theme blogmu jika kamu memiliki banyak konten dan kustomisasi (mis, WordPress plug-in, yang disesuaikan sidebar dengan widget). Pastikan bahwa Theme blog atau Template yang kamu pilih dibuat dari desainer terkemuka dnegan track record yang tinggi. Cara memastikannya dengan fitur yang dipilih baik dan fungsional.

  1. Cari Blog Sesuai Dengan Seleramu

Cara yang bagus untuk memilih Theme WordPress atau Template Blogger yaitu dengan menelusuri blog dan menemukan desain atau layout yang kamu sukai. Kemudian hubungi pemilih blog dan tanyakan tema atau template apa yang digunakan. Terkadang informasi ini masuk dalam footer blog.

  1. Cari Referensi di Situs Lain

Jika kamu menemukan tema atau template yang kamu suka, cobalah untuk menemukan blog lain yang pernah menggunakan tema tersebut. Kunjungi situsnya dan ujilah pada fungsi dari perspektif pengguna. Jangan takut untuk meminta daftar situs desain, karena sesungguhnya desainer senang berbagi informasi.

  1. Unsur Desain

Pertimbangkanlah elemen desain, misalnya, warna atua font sebelum kamu menetapkan desain blog. Sementara elemen biasanya dapat dirubah melalui CSS. Jadi, sempatkanlah waktu untuk melihat bagaimana teks tersebut muncul dan salin terkait, pastikan kamu disenangi juga.

  1. Elemen Fungsional

Mengambil waktu untuk menganalisa elemen desain dalam Theme Blog atau Template perlu tahu unsure-unsurnya. Misalnya, “Read More” yang berada di akhir tulisan, teks dalam kutip blok, bagian komentar, header sidebar, judul posting, “Next”, “Previous” navigasi. Elemen-elemn tersebut snagat penting untuk pengalaman pengguna blogmu. Pastikan mereka bisa belajar dari blogmu.

  1. Baca Ulasan

Salah satu langkah yang penitng dalam memilih Theme atau Template adalah mengambil waktu untuk membaca ulasan blogger lain yang menulis tentang mereka. Jika kamu sednag mempertimbangkan tema atau template yang tercantum dalam situs direktori, kemudian periksalan ulasannya. Sempatkan wkatunya untuk melakukan pencarian di Google pada nama tema dan nama desainer.

  1. Dukungan

Pastikan untuk mencari tahu apa jenis dukungan yang ditawarakan oleh desainer. Apakah ada forum dukungan utnuk slaing membantu? Apakah kamu bisa membayarnya? Carilah bantuan ketika kamu benar-benar membutuhkannya .