#JOM9 Percantik Tampilan Website Untuk Mendatangkan Customer

Pada Minggu (24/08) lalu meetup #JOM9 menghadirkan Erlangga Hita, owner batikdistro.com, toko online yang sudah berdiri dari tahun 2009. Angga, panggilan akrabnya, berkesempatan berbagi pengalaman dalam mengelola websitenya yang sudah berganti desain sampai 3 kali.

Nah, seperti apa analisis dari Mas Angga untuk desain tampilan website yang menarik? Setelah di analisis ternyata menurut Mas Angga, dari sekian banyak model website toko online atau ecommerce di Indonesia baik yang skala menengah hingga besar rata-rata untuk menu dan kategori dari produk berada di sebelah kiri. Contohnya seperti Zalora dan Lazada, mereka juga menempatkan di posisi sebelah kiri menurun.

Kemudian dipilih juga untuk background dari foto produk dan background websitenya dengan warna yang senada yaitu putih atau yang lebih polos dan simple. Kualitas foto yang baik akan membuat customer lebih nyaman pula melihat barang yang akan dibelinya. Warnanya tidak terlalu banyak dan menggunakan warna yang simple dan tidak terlalu mencolok. Didukung juga dengan desain logo yang mewakili model bisnis, produk dan segmen pasarnya.

Informasi kontak untuk customer service harus jelas dan aktif. Karena masyarakat Indonesia cenderung masih membutuhkan kontak langsung dengan penjual atau customer service. Apalagi bisnis kita masih UKM dan belum besar dengan traffict yang belum sampai ribuan. Jadi kontak person harus selalu dicantumkan di website untuk memudahkan customer menjangkau kita.

Begitu juga dengan alamat, denah, foto toko dan video toko bila perlu. Hal ini untuk menambah kepercayaan customer pada website kita. Sehingga mereka tidak merasa was-was atau ragu-ragu untuk membeli produk melalui website kita.

Berikutnya pemilihan bahasa yang digunakan di website. Apabila sasaran atau target pasar dalam bisnisnya masih lokal atau di Indonesia. Maka gunakanlah bahasa Indonesia untuk seluruh proses ecommerce atau kegiatan penjualan. Sehingga customer tidak mengalami kesulitan untuk memahami informasi dari website. Untuk halaman, sajikan page-page yang diperlukan dan penting saja. Jika menggunakan template hilangkan page yang memang tidak perlu atau tidak penting.

Jangan lupa, untuk foto produk berikan minimal 4 foto: tampak depan, tampak samping, tampak belakang dan diperbesar. Memperjelas bentuk dari produk kita untuk diperlihatkan kepada customer saat akan membeli. Karena untuk online yang dijual adalah foto itu sendiri. Tentu di sertai dengan deskripsi dan jumlah stok yang tersedia. Hal itu menjadi penting untuk meyakinkan customer mengenai kualitas dari produk kita.

Yang tidak kalah penting saat ini adalah responsive template atau mobile theme support. Menjadi penting karena rata-rata customer sekarang berbelanja online tidak hanya menggunakan PC atau laptop tapi juga menggunakan gadget seperti smartphone dan tablet. Maka, desain toko online kita juga sudah harus responsive dan menyesuaikan dengan model device yang digunakan oleh customer. Sehingga mereka tetap nyaman saat berbelanja di toko online kita.

Tentu saja yang terakhir adalah optimasi website dan server. Maksudnya adalah mengontrol supaya website kita saat diakses tidak lemot atau loading lambat. Apabila website kita lemot, maka customer cenderung malas untuk membuka website kita lagi.

Itu tadi sekilas materi yang dibahas oleh Mas Angga di meetup #JOM9 lalu. Memang bukan hal yang mudah dan cepat untuk mengerti keinginan customer akan tampilan website kita. Tapi setidaknya pengalaman Angga itu bisa menjadi referensi kita dalam menjalankan bisnis online.

Semoga bermanfaat. Sampai bertemu di meetup selanjutnya.