Kenapa Desain Web Responsive Membantu Orang Beli Produk Anda?

Anda mungkin sudah tahu bahwa saat ini terjadi peningkatan yang signifikan dalam penggunaan perangkat mobile di mana-mana. Bahkan, pada tahun 2018 diperkirakan “jumlah perangkat mobile akan melebihi populasi dunia pada tahun 2014”. Karena peningkatan inilah sekarang mulai banyak desain web yang responsif. Bagi Anda yang belum tahu tentang desain responsif, ini merupakan desain pada sebuah website yang telah dirancang agar sesuai dengan berbagai ukuran layar dan resolusi. Ini berarti pemilik website hanya perlu memiliki satu situs yang dibangun dengan baik pada komputer dan pengguna ponsel. Cara ini dapat menghemat waktu dan uang pemilik web karena mereka tidak perlu membangun situs terpisah untuk kopmuter dan perangkat mobile.

Tapi, bagaimana caranya desain yang responsif ini dapat membuat orang-orang membeli produk Anda? Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Grup Aberdeen, website yang menampilkan desain responsif dihargai oleh pengunjung dengan kenaikan 10,9 % pada tingkat konversi pembeli dari tahun ke tahun. Adapun pada situs-situs non-responsif, hanya terjadi peningkatan 2,7 %.

Toko e-commerce terkenal, Busana O’Neill  memberikan contoh bagaimana desain responsif dapat meningkatkan konversi. Menurut penelitian, setelah perusahaan mereka beralih ke desain web responsif, O’Neill menemukan hasil sebagai berikut setelah tiga minggu:

Untuk iPhone / iPod:

Untuk perangkat Android:

Mengapa desain website responsif berdampak baik pada O’Neil dan banyak lainnya? berikut alasannya :

Meningkatkan Pengalaman Pengguna

Anda mungkin sudah menyadari bahwa pada umumnya website digunakan untuk berbagi konten. Jika Anda ingin membuatnya jadi lebih mudah ditemukan oleh pengguna dan materi tersebut dapat tersampaikan dengan baik, maka desain web responsif menjadi pilihan yang tepat. Desain ini juga mempemudah pengguna apabila browsing di beberapa perangkat. Melalui cara ini Anda dapat menampilkan sebuah situs yang dapat diterima oleh pengunjung karena terasa seperti menggunakan komputer. Bila pengguna mendapatkan konten yang sama antara perangkat mobile dan koputer, maka cara ini sangat efektif dalam menurunkan bounce rate Anda. Pengguna jadi memiliki akses ke website sehingga mereka dapat menemukan informasi yang dicari dengan tepat. Ketika pengunjung memiliki informasi ini, Anda tidak perlu khawatir jika mereka ke situs pesaing karena Anda sudah mengambil keuntungan dari desain ponsel.

 

Menjangkau Pemirsa Anda

Saat ini sudah banyak orang yang memiliki perangkat mobile. Misalnya, di Amerika Serikat saja 58% dari populasi memiliki smartphone. Lebih penting lagi adalah pengguna smartphone lebih banyak menghabiskan waktu mereka dengan ponsel  sehingga Anda dapat memnafaatkan ini untuk meningkatkan konversi.

Menurut Kampanye Monitor, 42 % dari semua email yang dibuka melalui perangkat mobile. The Pew Research Project Internet menemukan “67% pemilik seluler melihat telepon mereka untuk melihat pesan, peringatan, atau panggilan. Bahkan ketika tidak ada dering telepon atau getar mereka akan tetap melihat telepon” Tidak peduli studi apa yang Anda jadikan sebagai acuan, namun satu hal yang jelas agar Anda dapat menargetkan audiens dengan benar Anda harus membuat website yang dapat diterima pada perangkat mobile.

“Jika Anda mengirim email ke pelanggan dan mereka tidak bisa membacanya,  menurut Anda apa yang akan terjadi? Bisa saja pesan tersebut akan dihapus,” kata Pek Pongpaet, CEO dari perusahaan desain Silicon Valley Impekable. “KISSmetrics menemukan bahwa 90 % orang akan melakukan hal ini. Berbicara tentang email, click-rates (jumlah pelanggan melakukan-klik) menurun pada perangkat mobile jika dibandingkan dengan laptop atau webmail.”

Selain email, halaman arahan Anda juga harus dapat diterima pada perangkat mobile. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Anda harus memberikan pengalaman yang luar biasa pada pengguna. Karena pelanggan akan kembali lagi secara teratur ke web Anda melalui perangkat tersebut. Harapannya adalah halaman arahan antara desktop dan mobile tidak berbeda. Ingat, jika pengunjung Anda tidak dapat menavigasi halaman arahan dengan mudah maka tingkat konversi Anda akan menjadi lebih rendah.

Jika Anda belum memikirkan perkembangan tren desain web yang responsif, maka sudah saatnya bagi Anda untuk beralih. Ini suatu keharusan bagi setiap situs e-commerce karena memiliki efek yang cukup besar pada pembeli agar membeli produk Anda.