Manakah Channel Sosial Media yang Cocok Untuk Toko Online-mu?
Ada begitu banyak platform sosial media seperti Facebook, Twitter, LinkedIn, Pinterest, Yelp, dan puluhan lainnya yang bisa kita gunakan sebagai media promosi produk/jasa. Tapi kemudian sering muncul pertanyaan, sosial media apakah yang kira-kira cocok untuk bisnis kita?
Jika kita menjual drain cleaner, apakah kita harus berada di Pinterest? Jika kita adalah seorang musisi sebuah band rock, apakah kita membutuhkan halaman LinkedIn? Banyak perusahaan yang bingung menentukan hal ini dan pada akhirnya mereka mendaftar untuk semua akun sosial media.
Ini bukan masalah bahwa setiap bisnis harus mengikuti klasifikasi tertentu, tetapi lebih tentang apa yang ingin kita capai. Apakah kita ingin mencoba ikut mengambil bagian dalam percakapan dengan harapan bahwa pelanggan akan follow kita? Apakah ingin mencoba untuk lebih spesifik, seperti menjangkau orang-orang yang benar-benar membutuhkan produk atau layanan kita? Apapun masalahnya, jaringan sosial media ada untuk membantu kita menemukan basis pengguna yang relevan.
Facebook, masih jadi yang terbaik
Sebelum membahas jaringan sosial lainnya, kita harus tahu bahwa Facebook saat ini masih menjadi yang terbaik dengan jumlah pengguna aktif terbanyak dari seluruh dunia. Tidak peduli apapun bisnis kita, hampir 99 persen perusahaan saat ini pasti memiliki halaman Facebook.
Facebook adalah sebuah tool layanan pelanggan dan merupakan tempat bagi orang untuk berbagi pengalaman mereka dengan kita. Untuk itu, kita perlu memiliki halaman resmi Facebook untuk bisnis kita.
Situs jejaring sosial populer
LinkedIn adalah jaringan sosial untuk profesional. Jika kita memiliki produk B2B atau jasa yang bergantung pada networking, whitepapers, atau sejenisnya, kita perlu memiliki akun LinkedIn. LinkedIn juga menawarkan iklan, tapi harganya cukup mahal yaitu $5 per klik. Sebaliknya, kita bisa mendapatkan jangkauan yang lebih baik hanya dengan membuat konten berkualitas pada halaman organisasi kita.
Twitter adalah untuk percakapan secara langsung, dan juga merupakan tool layanan pelanggan yang efektif. Itulah salah satu alasan utama kenapa Twitter banyak digunakan dalam bisnis online. Sama halnya seperti Facebook, banyak orang yang akan meninggalkan toko online yang tidak memiliki akun Twitter.
Pinterest adalah untuk inspirasi. Ini adalah sosial jejaring di mana orang bisa mendapatkan banyak inspirasi, dengan segala macam cara yang biasanya tidak akan menginspirasi mereka. Misalnya, perusahaan yang menjual pipa beton dapat memanfaatkan Pinterest untuk menarik perhatian pengguna dengan cara membuat rumah dari pipa beton.
YouTube adalah rumah untuk video. Ini adalah jejaring sosial wajib jika kita memiliki produk atau jasa yang membutuhkan penjelasan. Seperti Facebook dan Twitter, semua bisnis minimal harus memiliki channel YouTube. Hal ini karena sebagian besar produk memerlukan penjelasan. Selain video produk, YouTube adalah tempat yang baik untuk menampilkan culture perusahaan.
Yelp adalah bonus. Jika bisnis kita memiliki kehadiran fisik, kita memerlukan halaman Yelp. Di samping menawarkan manfaat SEO, Yelp adalah tempat di mana konsumen membaca ulasan, termasuk jenis produk dan layanan kita.
Bagaimana memilih yang tepat?
Dengan banyaknya pilihan sosial media yang ada saat ini, kita bisa saja membuat semua akun sosial media untuk bisnis kita. Tapi apakah hal itu efektif? Belum tentu, akan jauh lebih baik jika kita mengeluarkan semua usaha dan biaya hanya untuk beberapa channel yang relevan. Jika kita berfokus pada channel-channel tersebut, kita mungkin akan mendapatkan lebih banyak engagement.