Share Content di Sosial Media Tak Efektif? Pakai 5 Alternatif Ini!
Jika kamu ingin mendapatkan konten untuk pembaca, kamu memerlukan puluhan platform untuk ditargetkan di sosial media. Apakah kamu ingin berbagi postingan blog di Facebook atau Twitter ke jutaan penggunanya? Ini akan melibatkan penonton, serta memberikan kesempatan untuk membaca kontenmu dan berbagi.
Mungkin kamu akan menemukan target marketingmu yang sudah tidak aktif di sosial media. Atau mungkin kamu akan mendapatkan banyak postingan konten dari Facebook, Twitter, dan Instagram. Jika kamu ingin meningkatkan audiensmu, maka kamu harus berfikir lebih kreatif dalam membangun sebuah konten.
Untungnya, ada banyak pilihan konten selain situs utama sosial media. Jika kamu mengambil konsep ini kamu harus membayar ke situs yang dapat berbagi konten. Ini memungkinkanmu mendapatkan banyak uang sosial. Berikut 5 cara alternatif share content dari platform sosial media yang perlu dipertimbangkan:
- It
Dengan ini, kita bisa share conten pada papan khusus yang berpusat pada topik niche dan kata kunci yang relevan dengan bisnismu. Orang akan mulai mengikuti board content yang mirip dengan pinterest. Ini dapat mendorong traffic yang relevan dengan hasil di situsmu.
Tambahkan perspektif yang unik di setiap artikel yang “Spoon” dan bukan hanya share content kategori tetapi juga di website dan blogmu. Banyak professional yang mengandalkan Scoop.it sebagai usaha menanggulangi konten mereka. Ini akan meningkatkan postingan pekerjaanmu dan meningkatkan kesempatan untuk saling sharing.
- Triberr
Dubbing merupakan komunitas blogger berbakat yang secara bersamaan datang untuk share content. Triberr adalah tempat yang ditargetkan untuk share content di sosial media. Cara menggunakan Triberr dengan bergabung di kelompok orang untuk share content secara spesifik. Serta, dapat meingkatkan minat baca orang. Kamu dapat menemukan sekelompok orang yang membicarakan isu perempuan misalnya.
Email marketing terbukti meningkatkan konversi yang tinggi, konsisten, dan share content ke daftar email-mu. Cara ini akan meningkatkan dan menjangkau ketertarikan orang terhadap kontenmu.
Kamu dapat mengirim dan mencerna daftar emailmu dari konten secara teratur, termasuk konten baru dan menarik untuk dibaca. Kamu juga bisa mengirim postingan blog sebagai email dan teks blog dalam pesan email. Pastikan penyedia layanan emailmu set up dalam menangani format, grafis, dan link yang akan kamu sertakan. Jika penyedia layanan memiliki RSS, gunakan unutk menerjemahkan konten yang sudah di publish ke dalam emailmu.
- Video Marketing
Tidak semua orang menikmati bacaanmu dalam bentuk teks atau copy. Sebaliknya, share content melalui video menjadi cara yang apik untuk memperluas jangkauanmu. Bahkan, Hubspot menunjukkan 40% orang merespon baik informasi visual dari tulisan dalam sebuah video yang relevan.
Video dengan cepat terupload ke beberapa situs dan tertanam di websitemu yang kemudian dikirim ke email pelanggan. semua content tidak cukup untuk menciptakan video atau audio dalam mempromosikannya. Menambahkan ke landing page mu, tanda tangan email, dan share content seperti Vimeo/ Google Hangouts dapat mengirimkan content ke ribuan tanpa orang itu memiliki sosial media.
- Posting Guest
Membuat Posting Guest di situa berita bisnis seperti Inc. dan Forbes dapat menjadi cara yang bagus untuk berbagi pengalamanmu tanpa menggunakan sosial media. Posting Guest tidak hanya menjangkau khalayak dari situs yang lebih besar, tapi kamu bisa mendapatkan kredibilitas besar sebagai dukungan agar orang membaca contentmu,
Ketika dijalankan dengan benar, Posting Guest dapat menambag traffic yang luar biasa ke situs webmu dan landing pagemu. Sementara buzz dan visibilitas mampu memposisikan dirimu sebagai pemimpin di bidangmu. Kamu perlu selektif dalam mempubilkasikannya, pertimbangkan semua share content dan pilih yang terbaik.
Share content tidak harus berakhir di permainan sosial media seperti, Facebook dan Twitter. Dengan mengadopsi 5 cara ini kamu bisa share content selain dari sosial media. Kamu akan menjangkau khalayak pembaca, pemirsa, pendengar setiak kali kamu menghasilkan content baru.
Baca: Catat! Begini Cara Menganalisis dan Mengukur Content Marketing