3 Tips Inovasi E-Commerce yang Bisa Ditiru
- Posted in Tips & Trik
- Komentar Dinonaktifkan pada 3 Tips Inovasi E-Commerce yang Bisa Ditiru Komentar
Lima tahun terakhir perkembangan e-Commerce cukup pesat dengan munculnya ratusan bisnis online baru setiap hari di Internet. Bisnis ini menyumbang sebesar 1,5 triliun penjualan per tahun dengan tingkat pertumbuhan rata-rata sekitar 20% per tahun. Namun, tidak semua orang dapat menikmati keberhasilan ini. Menurut berbagai penelitian, hampir 90% dari semua bisnis ini gigit jari dalam waktu singkat setelah peluncurannya. Kali ini kita akan membahas tiga langkah konvensional untuk mempertahankan kepuasan pelanggan dan membuat mereka datang lagi ke situs Anda.
“Add to cart” Melalui Media Sosial
Amazon merupakan pemimpin e-Commerce secara global yang konsisten mengumpulkan bagian tidak proporsional dari loyalitas dan pengeluaran pengguna. Inovasi terbaru yang digunakan Amazon adalah Amazon Cart yang berada pada ranah sosial commerce. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menambahkan item ke daftar belanja di Amazon dengan membalas setiap produk dan menandainya dengan hashtag, #AmazonCart. Item ini secara otomatis akan ditambahkan dalam troli pengguna. Fitur ini menghubungkan akun Amazon dengan akun Twitter pelanggan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Fitur ini diluncurkan pada awal Mei 2014 yang telah memiliki banyak peminat lebih dari 157.000 tweet dengan hastag, #AmazonCart selama kurang dari dua minggu.
Pengiriman ke Toko
Biaya pengiriman adalah salah satu aspek tidak menyenangkan dalam belanja online. Menurut penelitian ComScore, hampir 61% pembeli online ”setidaknya agak mungkin” untuk membatalkan pesanan online mereka jika tidak ada tawaran pengiriman secara gratis. Alternatif yang baik adalah menghilangkan biaya pengiriman sepenuhnya. Pengiriman ke toko adalah pilihan yang memungkinkan pengguna untuk mencari dan membayar item dari rumah mereka dengan pengambilan di hari yang sama (tidak ada waktu tunggu untuk pengiriman!) dari toko terdekat. Walmart.com, BestBuy.com dan banyak merek lainnya telah menawarkan pilihan ini pada pengguna.
Situs Berbasis Konten
Kebanyakan retailer menampilkan produk yang sama persis antara situs Web dengan toko. Masalahnya, perilaku pengguna online sangat berbeda dengan saat berbelanja di toko-toko tradisional. Pelanggan yang belanja online tidak mendapatkan review produk saat berbelanja sehingga mereka dapat pindah dari toko satu ke toko lainnya dalam waktu yang sama. Situs e-commerce seperti Net-a-porter dan Joyus memiliki perbedaan mendasar soal ini dan menawarkan pengalaman berbelanja online yang sangat berbeda pada pengguna. Kedua situs menawarkan pendekatan melalui konten. Mereka membuat konten yang indah dan berguna untuk menarik pengguna ke situs Web mereka. Net-a-porter memiliki majalah fashion untuk menampilkan produk-produknya. Selain itu juga ada video dan panduan bagaimana cara memenuhi selera yang lebih interaktif. Menjual sekaligus merekomendasikan produk adalah strategi yang sesuai untuk berbagai jenis pengguna. Konten tidak selalu hanya berisi tentang harga, spesifikasi produsen dan rincian pengiriman seperti kebanyakan situs lainnya. Saat ini Net-a-porter adalah salah satu retailer fashion mewah terbesar dalam hal penjualan secara online yang beroperasi di tiga benua dengan lebih dari 3.000 karyawan
E-Commerce adalah bidang yang sangat potensial untuk inovasi. Fleksibilitas dan kecepatan pasar memungkinkan Anda menguji ide-ide dan strategi baru. Untuk mendapatkan hasil yang berbeda dari orang lain Anda perlu melakukan hal-hal yang berbeda dari yang lain. Berani untuk beda, berani untuk sukses dengan e-commerce.



