3 Tips Blog Ecommerce Yang Sukses

  • Posted by
  • Posted in Tips & Trik
  • Komentar Dinonaktifkan pada 3 Tips Blog Ecommerce Yang Sukses Komentar

blog1

Bagi para pemilik situs toko online, blog bisa menjadi alat yang sangat berguna untuk menarik dan mempertahankan pelanggan. Blogger ecommerce memang sedikit lebih sulit, karena harus menggabungkan dua hal yang berbeda secara bersama-sama. Blogging pada umumnya cenderung lebih santai, pribadi, sosial, dan interaktif. Sedangkan blogging ecommerce haruslah terlihat profesional dan efisien, dengan fokus untuk mendapatkan pelanggan melalui proses pembelian dengan cara seefisien mungkin. Kendalanya adalah pembaca blog biasanya tidak sabaran, tapi sebenarnya mereka juga paham bahwa seluruh situs memang didedikasikan untuk iklan dan penjualan. Nah, menggabungkan dua hal ini secara bersama-sama agar membuat pembaca tetap merasa nyaman tidaklah mudah. Meskipun tidak mudah, tapi potensi dan hasil yang akan kita dapatkan sangatlah besar. Berikut ini kami berikan 3 tips bagaimana membangun blog ecommerce yang sukses.

1. Artikel berkualitas

Buang jauh-jauh pikiran bahwa “Google suka dengan konten yang fresh” terlepas dari kualitas. Anggapan itu tidak sepenuhnya benar, karena pada faktanya search engine masih mengedepankan konten-konten yang berkualitas ketimbang “fresh” saja. Tapi akan lebih baik jika kita bisa membuat konten yang fresh dan berkualitas.

Google jelas akan menendang situs-situs yang hanya mengincar kata-kata kunci tertentu atau yang hanya berisi konten tidak berguna (sampah). Algoritma search engine saat ini sudah sangat canggih untuk membedakan konten mana saja yang bermanfaat dan relevan, mana yang tidak. Kuncinya adalah jika kita tidak bisa membuat konten yang berkualitas dan layak untuk dibaca, maka tidak perlu repot-repot untuk blogging karena hanya akan sia-sia.

2. Posting artikel secara berkala

Terdapat ratusan atau bahkan ribuan blog yang tersebar di Internet setiap harinya. Baik itu blog baru atau yang sudah lama. Robot search engine secara berkala juga akan memeriksa dan mengupdate konten/isi dari semua blog yang telah terindeks. Tujuannya adalah agar hasil pencarian tetap berisi blog/konten-konten yang berkualitas.

Blog yang tidak pernah diperbaharui, kosong, atau rusak bisa merusak reputasi perusahaan dan juga ranking blog di search engine. Oleh karena itu, pemilik dan pengelola situs e-commerce harus menyadari bahwa blog merupakan strategi jangka panjang, dimana harus sudah siap dengan konten-konten yang akan disajikan. Usahakan untuk terus memperbaharui isi blog minimal 2-3 artikel per hari.

3. Relevan

Beberapa blogger memiliki lebih banyak kebebasan daripada yang lain. Misal blog tentang kesehatan, maka penulis bebas untuk membahas hampir apapun yang berhubungan dengan kesehatan. Berbeda dengan blog ecommerce, dimana materinya sangat terbatas dan lebih spesifik, selain itu juga masih harus menyisipkan beberapa kata atau kalimat yang berhubungan dengan industri/perusahaan yang terkait.

Jadi, buat blog yang konten/isinya relevan dengan industri kita. Misal, jika kita bergerak di bidang elektronik/gadget, maka buatlah blog yang membahas semua tentang dunia elektronik dan gadget. Kita bisa mulai riset kata kunci apa saja yang relevan dengan blog. Untuk menarik perhatian pembaca kita juga bisa membuat topik yang sedang ‘trending’, misal iPhone 6. Buat artikel yang berhubungan dengan semua produk Apple dan iPhone 6, kemudian jangan lupa membuat link yang mengarah ke halaman produk situs kita.

Itulah 3 tips yang bisa digunakan untuk membuat blog ecommerce yang sukses, yang perlu diingat adalah ketiganya merupakan satu kesatuan, tidak bisa kita hanya fokus pada salah satunya saja. Semoga bermanfaat.