Inilah Panduan Menggunakan Google Drive Untuk Halaman Web Hosting
- Posted in Tips & Trik
- Komentar Dinonaktifkan pada Inilah Panduan Menggunakan Google Drive Untuk Halaman Web Hosting Komentar
Jika kamu sedang mencari-cari alternatif terbaik hosting untuk halaman bisnis kecilmu tetapi tidak memiliki akses ke server, Google Drive adalah solusi bagus dan bisa diandalkan yang patut dipertimbangkan karena stabil, mudah digunakan, dan murah. Google Drive bisa digunakan untuk hosting halaman web sederhana atau bahkan lebih kompleks yang berorientasi JavaScript dan aplikasi web.
Bagaimana caranya? Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menyimpan JavaScript, CSS, HTML, dan file gambar ke dalam satu folder yang telah diatur menjadi ‘public on the web‘ pada sharing settings untuk memastikan semua orang bisa mengaksesnya.
Hosting halaman web pada Google Drive adalah solusi yang lebih dapat diandalkan karena itu menggunakan data center milik Google.
Berikut adalah panduan step-by-step membuat host halaman web pada Google Drive:
- Upload file HTML dan file website terkait lainnya ke Google Drive.
- Cari data ID file menggunakan tombol sharing di sharing panel, di mana kamu dapat menemukan urutan dari karakter link.
Sebagai contoh, https://drive.google.com/open?id=123456789&authuser=0, maka ID dari dokumen tersebut adalah 123456789. Atau, format URL lainnya bisa juga https://drive.google.com/file/d/123456789/view?usp=sharing.
Sekarang kita bisa membuat file address dengan menggabungkan ID dengan www.googledrive.com/host/ID/. Caranya adalah mengganti ID dengan ID yang kita dapatkan pada langkah diatas. Contoh: www.googledrive.com/host/123456789/
Dengan bantuan Google Drive, gunakan alamat baru untuk memperbarui file HTML. Kini websitemu telah siap digunakan dan kamu bisa mengedit atau menambahkan situsmu secara langsung menggunakan akun Google Drivemu sendiri.
Kelebihan dan Kekurangan dari Host Google Drive
Seperti yang telah disebutkan diatas, Google Drive adalah host yang sangat handal yang tidak bergantung pada kebijakan dari perusahaan yang tidak diketahui untuk memperbarui domain. Ini adalah solusi yang bagus jika kamu ingin membuat situs portofolio. Selain itu, ini memungkinkanmu untuk mengontrol privasi menggunakan fitur sharing.
Kekurangannya, kita hanya bisa membuat navigasi website menggunakan URL kurang lebih 60 karakter saja. Hal ini akan membuat siapapun sulit untuk mengingat seperti alamat yang terlalu panjang. Kedua, ini tidak memungkinkan untuk mengatur pengaturan domain ketika menggunakan webmaster tools karena beberapa tools mungkin tidak tersedia untuk diakses. Namun, masih memungkinkan untuk mengedit HTML sendiri.
Profesional atau bisnis besar dengan traffic website yang tinggi akan menyewa web hosting berbayar sebagai investasi. Namun, bagi bisnis kecil atau perorangan, Google Drive adalah pilihan yang lebih baik untuk menghemat beberapa upaya dan waktu.

