Ketahui 4 Trend dan Prediksi Desain Web E-commerce Tahun 2015
Sebuah produk yang dirancang buruk hanya dapat menimbulkan stres, frustrasi, dan membuang waktu yang berharga. Situs yang dirancang buruk menimbulkan tanggapan yang sama sehingga hasilnya tingkat konversi menjadi rendah dan tingkat pengembalian atas investasi di bawah rata-rata (ROI). Sebuah desain web tidak diciptakan sebagai pengganti produk tapi adalah bagian dari layanan pelanggan, penjualan, pemasaran, dan departemen visual merchandising. Jika bisnis e-commerce menganggap ini tidak penting, maka tahun 2015 Anda perlu melakukannya. Untuk membantu Anda mempersiapkannya, berikut 4 tren desain web 4 e-commerce tahun 2015 yang dapat menarik pengunjung baru dan pelanggan kembali terlibat dengan menjaga kurva Anda tetap di depan.
1. Nearly Flat Design
Google, Microsoft, dan Apple telah menyatakan dengan jelas; desain flat sedang populer. Sementara ide ini bukanlah sesuatu hal yang baru, menjadi semakin populer karena digunakan untuk situs e-commerce. Tren ini diperkirakan akan terus berlanjut karena lebih enak dipandang, mudah dipahami, serta mudah untuk dikembangkan dan membuatnya responsif. Unsur-unsur halus dari nearly flat design mengarahkan kita untuk fokus terhadap konten dan membuat penurunan pada tingkat bouncing situs. Prinsip-prinsip inti skeuomorphism diterapkan untuk palet digital menyerupai skenario kehidupan nyata. Tombol call to action memiliki sedikit gradien untuk membedakan mereka dengan hanya mengatakan, “Aku tombol, Anda dapat mengklik saya” tanpa berteriak, “Saya termasuk dalam kartun!”Konsep yang sama berlaku untuk menjatuhkan bayangan. Ini mungkin untuk membawa unsur ke depan layar tanpa membuatnya tampak seolah-olah itu mengambang di luar angkasa. Pendekatan untuk desain web akan terus tumbuh pada tahun 2015 karena ada fokus yang lebih besar pada produk bukan pada elemen background desain.
2. Micro UX / Transisi
Pengalaman belanja online harus menyenangkan, tapi bagaimana Anda membuat hal tersebut dapat terjadi? Fitur kecil yang menyenangkan mungkin membuat Anda beranggapan akan diabaikan oleh pelanggan, tapi ini benar-benar dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan berpotensi meningkatkan tingkat klik pelanggan. Kebanyakan transisi mikro tak terduga, sehingga pengguna terkejut dengan animasi. Besar desain pada situs e-commerce menciptakan pengalaman gesekan yang kurang bagi pengunjung, namun efek UX mikro dan transisi menciptakan dampak yang mengesankan. Apabila Anda menerapkan unsur-unsur ini pada situs, maka akan menambah kepribadiannya. Efek melayang pada bar navigasi, seperti perubahan warna dan animasi dapat meningkatkan pengalaman belanja online dengan menguraikan jalur yang diambil pengunjung karena mereka menavigasi toko. Beberapa situs memasukkan gambar produk dalam ukuran besar dengan rincian yang ditampilkan agar pengunjung mengarahkan kursor di atas gambar. Penampilan melayang ini menghemat ruang di situs, mengejutkan pemirsa halaman, dan memungkinkan untuk menampilkan produk yang lebih baik. Fitur-fitur baru dan unik meningkatkan reputasi toko e-commerce yang modern dan unik sekaligus menjaga pengunjung agar terlibat.
3. Tiled Navigation
Potret jauh lebih menawan dan menghemat waktu daripada kotak teks; ini adalah salah satu alasan mengapa tiled navigation menjadi semakin populer di kalangan situs e-commerce. Standar navigasi terbaik yang biasa kita lihat telah menerapkan preview dalam bentuk ubin. Menggunakan gambar ubin dan bukan daftar dapat memperkecil kemungkinan pengguna tersesat dan memberikan pengguna preview dari apa yang akan mereka lihat. Tidak hanya gambar produk dengan resolusi tinggi yang lebih menarik daripada teks, mereka jauh lebih menarik untuk di klik oleh pengunjung. Pengunjung tidak harus menavigasi dari situs Anda tanpa menyelesaikan tindakan yang diinginkan, apakah itu men-download konten yang menawarkan gratis atau melakukan pembelian. Navigasi ubin memiliki potensi untuk menarik perhatian pengunjung segera setelah mereka berinteraksi dengan toko online dan membuat mereka terhibur karena menciptakan nuansa berjalan ke sebuah toko yang sebenarnya.
4. Perangkat Agnostic
Sudah waktunya untuk berhenti merancang halaman web untuk perangkat tertentu. Sebuah situs e-commerce harus muncul dan berfungsi dengan baik pada semua ukuran layar. Trent Walton mengacu ke halaman adaptasi sebagai “perangkat-agnostik.” Desain web harus memperhitungkan jumlah kombinasi resolusi layar, metode input, kemampuan browser, dan kecepatan koneksi untuk menciptakan pengalaman yang paling menyenangkan bagi pengunjung. Menanggapi setiap perangkat dengan benar akan memungkinkan pengguna dengan mudah menavigasi melalui produk dan menyelesaikan proses checkout. Konsumen tidak perlu mencubit layar, klik pada tombol yang tidak diinginkan, atau untuk menavigasi dari frustrasi. Desain perangkat-agnostik akan meninggalkan pengunjung yang ingin kembali.
Sebagai pebisnis online Anda harus berusaha untuk berada di atas tren e-commerce yang selalu berubah. Anda harus selalu up to date dengan desain web yang ada untuk meningkatkan penjualan.