Ketahui 6 Tips Simpel Membuat Tombol CTA (Call to Action)

  • Posted by
  • Posted in Tips & Trik
  • Komentar Dinonaktifkan pada Ketahui 6 Tips Simpel Membuat Tombol CTA (Call to Action) Komentar

Tombol  call to action (CTA) adalah bagian terpenting dari promosi bisnis Anda. Elemen ini terlihat sederhana namun dapat mempengaruhi optimalisasi landing page menjadi sukses atau gagal. Kali ini kita akan menjelaskan  dimana Anda harus menempatkan CTA agar efektif.

 

Ukuran Tombol

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah mengenai ukuran, bukan berarti ukuran yang lebih besar lebih baik. Tapi yang perlu Anda pahami adalah bahwa ukuran tombol harus sesuai. Lihatlah sisa halaman Anda, kemudian perkirakan ukurannya tidak begitu besar agar tidak membuat pembaca kaget ataupun terlalu kecil  agar tidak diabaikan oleh pengunjung. Anda harus berpikir seperti Goldilocks dalam situasi ini dan membuat ukuran CTA yang tepat.

 

Memanfaatkan Warna yang Menonjol

Warna membantu dalam proses persuasi menurut buku psikologi warna. Oleh sebab itu, sudah saatnya Anda memanfaatkan informasi ini dengan baik. Pilih warna tombol yang benar-benar menonjol, yaitu tidak menggunakan warna putih atau abu-abu karena tidak tampak menonjol. Warna yang Anda pilih sebaiknya juga disesuaikan dengan kebutuhan sisa halaman, jangan mengorbankan estetika landing page Anda hanya dengan menempatkan tombol neon kuning pada latar belakang merah cerah. Ada baiknya menarik perhatian pengunjung dengan tidak membuat sisa halaman Anda terlihat kontras. Mengubah warna tidak berdampak pada konversi. Berdasarkan hasil studi kasus menunjukkan bahwa jika mengubah warna tombol dari biru menjadi hijau konversi meningkat sebesar 35,81%.

Gunakan Kata Pribadi

Meskipun mungkin Anda tergoda untuk melakukannya tetapi jangan pernah menggunakan jargon pada tombol atau sisa landing page Anda. Saat menulis salinan untuk CTA Anda cukup berpikir sederhana, buatlah sesuatu yang menggambarkan produk Anda dengan kata-kata tindakan yang tepat.

Bingung? Hubspot memperjelasnya dengan menunjukkan oranye polos kata kerja apa yang lebih baik untuk konversi.

Anda bisa gunakan kata use, submit atau download tetapi tidak hanya dengan kata tunggal, tambahkan sesuatu yang unik tentang produk Anda di akhir. Seperti ini misalnya

Dengan membuat kata yang unik, gym mampu meningkatkan CTR mereka hingga 213, 16%.

Landing page Indie Aisle juga memiliki salinan CTA pribadi, sesuatu yang merekap semua informasi dan disajikan dalam salinan utama dari landing page.

Jangan biarkan kata pada CTA Anda tetap sederhana sampai akhir, uji cara tersebut dan pertahankan kerja tombol agar tetap baik.

 

Jangan Membingungkan Pengunjung Dengan Beberapa Pilihan

Anda ingin pengunjung untuk mengklik ajakan pada tombol action, Anda ingin mengarahkan mereka ke penjualan, namun bukan berarti Anda harus membuat beberapa tombol pada landing page. Bila Anda menempatkan terlalu banyak tombol pada landing page, hal tersebut berisiko menciptakan pilihan yang membingungkan dalam pikiran pengunjung. Jangan tawarkan mereka terlalu banyak pilihan dan membuat mereka bingung dalam pengambilan keputusan. Desain tombol dan sisa landing page Anda sedemikian rupa agar pengunjung ingin mengatakan “ya”. CTA harus langsung muncul setelah layanan Anda selesai, karena hanya pada saat itu mereka yakin dan siap untuk klik tombol tersebut.

 

Gunakan Kata yang Sederhana

Buat kata yang ada tombol dapat dibaca pada pandangan pertama, rangkaian kata-kata yang Anda masukkan pada tombol sebaiknya dapat menghentikan langkah pengunjung dan membuat mereka mengambil tindakan untuk membeli. Mereka hanya perlu meliriknya sebelum berkomitmen untuk mengkliknya. Itu benar-benar membantu tingkat konversi jika Anda menempatkan jam pada tombol, lihat Camera + landing page sebagai contoh, dengan menempatkan tag “penjualan” pada tombol, mereka membuatnya  jadi lebih menarik bagi para pengunjung. Kata pada tombol CTA Anda harus menawarkan beberapa nilai kepada pengunjung. Ada alasan mengapa kata “bebas” digunakan begitu banyak pada tombol.

Membuat Tombol Muncul untuk Diklik

Selama ini terlalu banyak tombol berwarna abu-abu sehingga membuatnya hanya terlihat seperti elemen lain di halaman bukannya tombol untuk diklik. Karena Anda yang membuat “tombol”, Anda perlu memastikan bahwa tombol benar-benar terlihat seperti sebuah tombol. Harus memiliki bentuk yang tepat dengan garis batas yang tepat, dan tentu saja seperti yang telah kita bahas sebelumnya warnanya harus kontras.

Apakah Anda ingin tombol CTA dapat bekerja denga baik sehingga konversi menjadi semakin meningkat? Semoga 6 tips ini dapat membantu Anda dalam membuat tombol CTA. Selamat mencoba!