Pentingnya Content Marketing yang Viral untuk Toko Online
- Posted in Tips & Trik
- Komentar Dinonaktifkan pada Pentingnya Content Marketing yang Viral untuk Toko Online Komentar
Content marketing hingga saat ini masih menjadi bentuk marketing yang sangat murah untuk semua jenis bisnis online, tak terkecuali bisnis ecommerce/toko online. Daripada membuat puluhan konten yang masing-masing mungkin hanya dishare ratusan orang, bukankah lebih efektif jika kamu membuat satu konten yang berpotensi dishare sebanyak oleh sepuluh ribu orang? Berbicara memang lebih mudah daripada mewujudkannya. Namun ada beberapa karakteristik konten yang berpotensi menjadi konten yang viral. Kamu bisa memperhatikan beberapa hal tentang content marketing berikut ini.
Apa itu konten viral?
Gambar/foto, artikel, video, dan infografik adalah beberapa bentuk konten yang biasanya dishare di internet. Biasanya jika user menemukan konten yang menarik akan muncul kebutuhan untuk membagikannya pada orang lain. Semakin banyak orang yang merasakan hal yang sama, makan konten tersebut akan dengan cepat tersebar luas, seperti layaknya virus. Konten itulah yang disebut konten viral.
Menciptakan konten dengan tujuan untuk membuatnya viral dinamakan viral marketing. Bentuk strategi marketing ini adalah dengan membuat konten yang highly-shareable yang ketika dishare akan memberi traffic dan/atau reputasi tertentu pada websitemu.
Mengapa konten viral penting untuk bisnis ecommerce?
Sangat mungkin untuk perusahaanmu membuat konten viral dengan biaya yang sangat rendah. Bahkan jika hanya 10% dari kampanye marketing yang kamu buat menjadi viral, RoI (return on investment) yang kamu dapatkan jauh lebih besar dari bentuk marketing lainnya.
Dalam bisnis ecommerce selalu ada kompetisi yang ekstrim serta penyusutan margin profit. Jika begini, strategi marketing yang murah dan ampuh akan sangat dibutuhkan. Viral marketing menjadi solusi terbaik di sini. Tentunya konten tak bisa begitu saja menjadi viral, butuh effort yang besar untuk itu. Namun membuat dan mendistribusikan konten viral bisa kamu lakukan sebagai latihan.
Apa saja karakteristik konten viral?
- Melibatkan Sisi Emosinal
Konten yang melibatkan perasaan/emosi dari usernya biasanya akan mudah menjadi viral. Tak terkecuali emosi negatif. Banyak konten viral yang memicu kemarahan, kebencian, dan kesedihan. Namun merubah emosi negatif tersebut menjadi sebuah bentuk engagement dengan calon user bukanlah hal yang mudah. - Bersifat Provokatif
Konten jenis ini biasanya memprovokasi user/readernya untuk melakukan aksi tertentu. Meskipun tak selamanya berhasil, karena bagi beberapa orang konten provokatif mungkin dianggap menyebalkan. Berbagai reaksi yang muncul biasanya sebagai bentuk aksi user/reader setelah melihat konten yang kita ciptakan. - Unsur Humor
Meskipun konten humor tak selalu bisa menjadi viral, namun ini bisa menjadi salah satu strategi dengan tingkat kesuksesan yang lebih tinggi. Konten yang disisipin unsur humor biasanya bisa menjadikannya viral. Bahkan ketika kamu harus membahas masalah serius, kamu bisa melibatkan motif humor ini untuk membuatnya viral. - Waktu yang Tepat
Internet dan seisinya memiliki pergerakan yang sangat pesat. Apa yang menarik saat ini akan dengan mudah menjadi berita lama keesokan harinya. Oleh karena itu timing yang tepat sangat penting ketika kamu akan membuat konten viral. - Sesuatu yang Tidak Biasa
Menciptakan konten yang viral adalah sebuah bisnis yang menantang, kamu bisa jadi membuatnya di waktu yang tepat, mengandung humor, dan provokatif. Namun beberapa user akan tetap ada yang merasa bahwa hal itu sudah biasa, sehingga menghambatnya menjadi viral. Pengguna internet ingin men-share hal-hal yang unik dan tidak biasa. - Bisa Dibaca dengan Cepat
Pengguna internet biasanya adalah mereka dengan aktivitas banyak dan aktif. Mereka selalu saja terburu-buru. Sehingga keberhasilan semua usaha viral marketingmu ditentukan melalui satu klik. Selalu buat kontenmu singkat, padat, dan jelas. Dengan begitu user akan langsung menangkap inti pesan kontenmu.
Beberapa poin di atas sebaiknya kamu perhatikan sebelum membuat content marketing. Kamu tentu butuh beberapa kali latihan untuk bisa membuat konten yang viral. Seiring berjalannya waktu kamu akan segera memahami jenis-jenis konten yang disukai user/readermu.

