Tips E-Commerce: KPI Toko Online yang Patut Diketahui

  • Posted by
  • Posted in Tips & Trik
  • Komentar Dinonaktifkan pada Tips E-Commerce: KPI Toko Online yang Patut Diketahui Komentar

Kanca Jejualan, pernahkah Anda suatu ketika membayangkan bagaimana sebuah platform toko online alias e-commerce diukur kinerjanya? Parameter apa yang digunakan sehingga sebuah toko online dikatakan mempunyai performa yang bagus? Hasil penjualan yang memuaskan tidak bias dijadikan sebuah parameter toko online memiliki kinerja yang baik. Untuk itu, untu mengetahui bagaimana kinerja website toko online, Anda harus mengetahui KPI toko online.

Hanya berfokus pada angka penjuaan tidak akan membantu Anda untuk memngetahui bagaimana performa keseluruhan website toko online Anda. Untuk menghasilkan lebih banyak pendapatan, Anda perlu tahu apa-apa saja yang harus dilacak. Jadi sudah menjadi keharusan bagi Anda selaku pemilik website toko online untu melacak indikator kinerja utama.

Apa saja itu?

Sebelum lebih jauh membahas KPI untuk toko online, Anda harus tahu terlebih dahulu apa itu key performance indicator. KPI adalah metrik utama yang membantu bisnis Anda memahami darimana kesuksesan Anda berasal. Serta perubahan apa saja yang perlu dilakukan agar bisnis Anda dapat menghasilkan lebih banyak pendapatan.

Memantau KPI akan membantu pengusaha toko online mengidentifikasi kemajuan penjualan, pemasaran, dan layanan pelanggan. Bisa dikatakan, KPI dianggaap sebagai pencapaian kesuksesan toko online.

Baca Juga: Cara Mudah Membuat Toko Online Sendiri

KPI digunakan untuk mengukur kemajuan. Dan KPI sangat berkaitan dengan strategi. Tanpa adanya KPI, Anda hanya akan membuat keputusan-keputusan hanya berdasarkan insting, preferensi, atau kepercayaaan pribadi lain yang tak teruukur. Dengan KPI, Anda akan tahu lebih banyak informasi tentang bisnis dan pelanggan Anda, sehingga dapat membuat keputusan-keputusan strategis.

Hanya saja, KPI tak akan berart apa-apa tanpa ada tindakan nyata. Yang utama dari KPI terletak pada wawasan yang dapat ditindak lanjuti berdasarkan hasil analisa. Anda bisa merancang strategi yang lebih akurat untu dapat mengetahui kelemahan dan kelebihan bisnis Anda, serta yang meningkatkan penjualannya.

10  KPI  Toko Online

Di era teknologi yang maju seperti sekarang ini, banyak alat yang tersedia untuk mengukur KPI sebuah website, tak terkecuali website toko online. Salah satu yang paling umum digunakan adalah Google Analytics. Dengan Analytics, Anda dapat mengetahui parameter apa saja yang berkaitan dengan kemajuan toko online Anda.

Berikut adalah 10 KPI penting untuk website toko online:

  1.       Lalu lintas website

KPI Toko Online Key Performance Indicator

Saat menguur KPI sebuah website toko online, lalu lintas atau traffic menjadi hal yang paling pertama diperhatikan oleh pemilik toko online. Umumnya, semakin tinggi traffic website Anda, semakin besar peluang Anda untuk mengubah kunjungan tersebut menjadi keputusan pembelian.

Meningkatkan kunjungan seringkali menjadi tujuan utama sebagian besar website toko online. Traffic tak hanya berkontribusi untuk meningkatkan penjualan, tetapi lebih dari itu, traffic juga dapat meningkatkan brand awareness. Anda harus bisa memanfaatkan tingginya lalu lintas agar orang mengenal Anda lebih baik.

  1.       Waktu membeli

Selanjutnya adalah watu membeli. Metrik ini akan memberitahu Anda jangka waktu yang diperlukan pengunjung untuk berubah menjadi keputusan pembelian. Akan terlihat data berapa orang yang masuk ke website Anda dan langsung membua keputusan pembelian, dan berapa pula yang yang bolak-balik ke website Anda baru kemudian melakukan aktivitas pembelian.

Mengetahui rata-rata waktu yang digunakan orang saat hendak membeli produk Anda dapat membantu untuk membuat keputusan strategis dalam pemasaran yang Anda lakukan.

  1.       Marjin laba kotor

KPI Toko Online Key Performance Indicator

Margin laba kotor menunjukkan berapa bany uang yang sebenarnya telah Anda hasilkan dengan melihat perbedaan antara pendapatan dan laba Anda dalam bentuk persentasi.

  1.       Customer acquisition

Selanjutnya adalah CAC atau customer acquisition. Maknanya seperti biaya perolehan pelanggan. Metrik ini akan memberi tahu Anda berapa banyak yang telah Anda habiskan untuk mendapatkan pelanggan baru. Ini diukur dengan melihat pengeluaran pemasaran Anda dan informasi tersebut dipecah lagi berdasarkan individu pelanggan.

  1.       Traffic rujukan

Traffic rujukan, atau referral akan memberikan informasi pada Anda sumber manakah yang paling banyak mengirimkan pengunjung ke website Anda. Info ini sangat berharga dalam menentukan dimanakah Anda harus lebih fokus.

Misalnya, Anda mendapati lalu lintas yang masuk paling tinggi dari sebuah website, maka langkah yang bisa Anda lakukan selanjutnya adalah menautkan link website Anda pada web tersebut. Bisa juga mengajak kerja sama.

  1. Tingkat konversi

Tingkat konversi, juga persentase adalah ukuran dimana pengguna di website toko online Anda berubah dari sekedar kunjungan menjadi aktivitas pembelian.

Ini dihitung dengan membagi jumlah pengunjung dengan total jumlah konversi. Jika Anda sebagai pemilik toko online wajib rasanya untuk melihat optimasi tingkat konversi, atau yang biasa disebut sebagai CRO (conversion rate optimization).

Untuk pedagang online, ini adalah salah satu indikator kinerja utama yang paling penting untuk website.

Baca Juga: Cara Mengoptimalkan Tingkat Konversi

  1. Tingkat pengabaian keranjang belanja

 

Tingkat pengabaian keranjang belanja memberi tahu Anda berapa banyak pengguna yang menambahkan produk ke keranjang belanja mereka, tetapi tidak melakukan check out. Semakin rendah persentasenya, semakin baik.

Jika tingkat pengabaian keranjang Anda tinggi, bisa jadi ada yang tidak beres pada sistem Anda saat proses check out berlangsung.

Berikut adalah beberapa alasan yang membuat pelanggan akhirnya mengabaikan keranjang mereka :

  • Biaya produk
  • Biaya pengiriman
  • Persyaratan check out, seperti harus mendaftar atau menggunakan kode pembayaran tertentu.
  • Proses check out yang rumit, misalnya terlalu banyak halaman yang harus dilewati untuk sampai tahap pembayaran.
  • Kesalahan pengguna, misalnya saja salah memasukkan nomor kartu.

Dengan melacak KPI, Anda dapat dengan mudah mengidendtifikasikan masalah pada proses checkout tersebut.

  1. Kunjungan berulang

Bagi pemiliki website, adanya kunjungan berulang adalah hal yang sangat berarti. Hal ini berarti orang mengingat website Anda. Tetapi jika Anda mendapatkan kunjungan berulang, dapat disimpulkan bahwa toko online Anda tidak menawarkan nilai yang cukup pada pengunjung.

Untuk menarik kunjungan berulang, salah satu triknya adalah dengan memberikan kupon diskon pada pelanggan setia Anda.

  1. Ulasan pelanggan

Review atau penilaian pelanggan memiliki besar pada kelangsungan usaha Anda. Karena, banyak konsumen yang mengakui bahwa ulasan online berhasil mempengaruhi orang untuk melakukan keputusan pembelian.

  1. Customer lifetime value

Customer lifetime value menunjukkan nilai dari berapa lamanya seseorang menjadi pelanggan Anda, dan member tahu Anda seberapa besar nilai pelanggan bagi bisnis Anda. Tingkatkan CLV Anda dengan strategi berikut ini:

  • Membuat permintaan produk melalui bundling
  • Libatkan pelanggan
  • Permudah proses pembelian
  • Tingkatkan daftar produk Anda sebagai detail tambahan
  • Menawarkan fasilitas untuk meningkatkan loyalitas pelanggan.

Kesimpulan

Ingin membuat toko online sendiri tanpa ribet? Cukup 20 detik, toko Anda siap online dan rasakan manfaatnya. Coba sekarang!