5 Situs Jasa Freelance untuk Desainer Grafis
- Posted in Tips & Trik
- Komentar Dinonaktifkan pada 5 Situs Jasa Freelance untuk Desainer Grafis Komentar
Menjadi desainer grafis adalah profesi yang menarik. Mengapa? Karena menggabungkan tiga unsur utama. Unsur tersebut adalah seni, teknologi, dan komunikasi. Para pekerja di bidang desain grafis ini dibutuhkan dalam berbagai jenis industri. Seperti pemasaran dan periklanan, penerbitan, hingga komunikasi digital.

Banyak hal yang bisa dikerjakan oleh seorang desainer grafis. Mulai dari pembuatan grafik dan layout untuk berbagai macam produk, termasuk logo perusahaan, situs web, pakaian, buku, game, hingga buku manual sebuah produk. Seorang desainer grafis harus memiliki pemahaman yang bagus tentang warna, konstruksi gambar, jenis font, dan berbagai hal bersifat artistik lainnya. Ini sangat penting agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima oleh pemirsa tertarget.
Skill yang harus dimiliki seorang desainer grafis:
– Kemampuan menggambar, baik secara manual ataupun menggunakan tool digital.
– Kreatif dan inovatif
– Komunikatif
– Memahami penargetan audiens.
– Mahir menggunakan software pengolah gambar, seperti Adobe Photoshop, Illustrator, InDesign, Corel Graphic Suite, dan lain sebagainya.
Pada artikel kali ini, Kami akan berbagi dengan Kamu, Kanca Jejualan, tentang situs freelance desainer grafis. Jadi, simak artikel ini sampai selesai, ya.
Situs Freelance Desainer Grafis
Saat seorang desainer grafis memutuskan bekerja secara mandiri, Ia harus tahu lebih dahulu ke mana harus mencari klien. Cara terbaik yang bisa Kamu lakukan adalah bergabung dengan website-website penyedia jasa freelance.
Dewasa ini, banyak sekali cara yang bisa ditempuh bagi seorang desainer grafis untuk mendapatkan pemasukan tambahan lewat jasa freelance secara online. Dalam artikel ini, Kami akan membagikan informasi situs freelance.
Berikut ini adalah beberapa website untuk para desainer grafis yang dapat membantu Kamu sebagai freelance graphic designer untuk menemukan klien dan mendapatkan pekerjaan.
Fiverr
Situs pertama yang bisa dicoba oleh para desainer grafis adalah Fiverr. Website freelance yang satu ini sudah banyak digunakan oleh para desainer grafis, baik pemula dan yang senior dalam menjajakan jasa mereka untuk mendapatkan proyek. Mulai dari menggambar wajah hingga desain website.
Baca Juga : Memilih Pekerjaan Sebagai Freelancer Online

Fiverr menawarkan pada freelancer yang bergabung di platformnya, untuk memasang harga terendah $5. Dari sinilah awal mula nama Fiverr. Selanjutnya, Kamu bisa menambahkan harga sesuai dan paket tambahan yang dapat Kamu tawarkan sendiri.
Misalnya, Kamu bisa menawarkan paket pengerjaan kebut semalam dengan biaya yang lebih mahal misalnya $10. Kamu juga bisa memberikan lisensi penuh serta source file bisa ada pembeli rela merogoh dompet sebesar $100.
Dan melihat banyaknya desainer yang menawarkan macam-macam jasa dengan berbagai tingkat kemampuan, hindari menawarkan sesuatu yang sama.
Upwork
Salah satu situs freelance untuk desainer yang populer adalah Upwork. Dan sedikit berbeda dengan Fiverr, setiap orang yang ingin mendaftarkan diri sebagai freelancer harus melewati proses verifikasi yang cukup ketat. Karena, Kamu perlu mengunggah foto asli wajah, memasukkan riwayat pendidikan dan pekerjaan hingga pengerjaan pajak. Serta macam-macam info yang diperlukan lainnya. Dan, ya, untuk mendapatkan persetujuan dari Upwork sendiri bisa dikatakan cukup sulit.
Sepertinya, hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas freelancer yang menjual jasa mereka di Upwork. Proses verifikasi sendiri, akan memakan waktu kurang dari 24 jam.
Satu hal lagi yang membedakan Upwork dengan Fiverr adalah, Kamu bebas menentukan rate per jam, yang bebas Kamu tentukan sendiri. Skema ini dikenal dengan hourly rate. Kamu juga bisa menetapkan rate tetap untuk klien dengan proyek yang lebih simpel.
Upwork juga menyediakan tes kemampuan, yang bisa diambil untuk meningkatkan kepercayaan calon klien padamu. Ada berbagai macam skill yang bisa Kamu pilih dalam bentuk pilihan ganda. Yang mana, skor tes tersebut bisa ditampilkan di halaman profilmu.
Sribu
Berbeda dengan dua situs yang telah disebut sebelumnya, Sribu menawarkan konsep sayembara, di mana klien dapat memasang apa yang mereka butuhkan dan menawarkan imbalan bagi setiap desain terbaik. Ada berbagai macam klien yang tergabung di Sribu. Mulai dari perusahaan UMKM, hingga big company skala nasional.
Hanya saja, untuk bisa memenangkan sayembara di Sribu terbilang cukup sulit. Tapi di sisi lain, ini seperti sinyal positif bahwa kualitas desainer lokal Indonesia semakin tinggi.
Kalau Kamu biasa menawarkan jasa desainmu di situs-situs luar negeri, mungkin akan sulit untuk berpindah ke Sribu. Sebab, banyak klien yang menawarkan imbalan yang rasanya tidak setimpal dengan kerja yang dibutuhkan.
99designs
Situs freelance untuk desainer grafis selanjutnya adalah 99designs. 99designs adalah salah satu dari sedikit situs freelance yang hanya fokus menawarkan jasa desain grafis. Situs yang satu ini menawarkan konsep yang nyaris serupa dengan Sribu, yaitu dengan skema sayembara dan mendapatkan contoh desain dari desainer yang coba mengikuti sayembara.
Klien juga bisa mencari desainer yang dirasa tepat dengan kriteria mereka berkat adanya fitur pencarian yang sangat komplit.
Cukup banyak desainer dengan reputasi hebat yang menawarkan jasanya lewat platform yang satu ini. Sehingga, akan para desainer pemula akan kesulitan untuk mendapatkan ruang eksposur. Satu-satunya cara bagi pemula adalah dengan membuat portofolio semenarik mungkin.
Dribble

Sebenarnya, Dribble bukanlah situs jasa freelance untuk desainer grafis. Melainkan, Dribble adalah sebuah situs showcase bagi seorang desainer grafis untuk memajang karya-karyanya. Tetapi, bukan sembarang desainer yang bisa bergabung dengan Dribble. Untuk menjadi member Dribble harus mendapatkan undangan dari pengguna Dribble lainnya. Maka dari itu, Kamu juga berkesempatan untuk mendapatkan pekerjaan.
Di Dribble, Kamu bisa mengaktifkan opsi menerima penawaran kerja. Kamu diberikan kebebasan mengatur proyek seperti apa yang diinginkan. Apakah full-time atau part-time. Selain itu, Kamu juga bisa memasukkan skil dan informasi lain guna mempermudah calon klien menemukanmu di daftar pencarian.
48hourslogo
Buat Kamu yang belum tahu, 48hourslogo adalah sebuah situs yang rutin menyelenggarakan kontes desain bagi para desainer grafis, terutama yang fokus pada desain logo. Situs yang satu ini telah eksis sejak tahun 2010. Kliennya sendiri, kebanyakan adalah pemilik usaha kecil dan menengah.
Lantas, cara kerjanya sendiri seperti apa? Setelah klien menulis tentang proyek yang ingin dikembangkan, para freelance desainer akan membuat dan mengunggah karya mereka dalam format jpeg. Klien bisa memilih desain manakah yang ingin digunakan.
Kemudian jika terpilih, desainer diharapkan mengirimkan format asli dari desain yang telah dibuat. Sedangkan kalau belum terpilih, jangan khawatir, klien akan tetap membayar lewat Paypal.
Penutup
Ada banyak website yang bisa digunakan oleh para freelancer online untuk mendapatkan penghasilan. Semoga artikel ini dapat menjawab pertanyaan tentang situs freelance desainer grafis.
Wujudkan ide bisnis Anda dengan website toko online dari Jejualan. Dapatkan berbagai fitur terbaik toko online harga terjangkau dari Jejualan, Buka Toko Online Cuma 20 Detik.

