9 Tips Membuat Kebijakan Pengembalian Produk Online Store
- Posted in Tips & Trik
- Komentar Dinonaktifkan pada 9 Tips Membuat Kebijakan Pengembalian Produk Online Store Komentar
Setiap pemilik online store, sebaiknya memiliki kebijakan terkait pengembalian. Kebijakan terkait pengembalian dapat meningkatkan kepercayaan pembeli dan menunjukkan bahwa Anda berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik pada pelanggan. Meskipun pelanggan tidak puas dengan pembelian yang dikembalikan, namun penanganan terkait pengembalian secara profesional akan memastikan keberlanjutan mereka sebagai pelanggan tetap. Berikut 9 tips untuk membuat kebijakan pengembalian yang akan membuat pelanggan puas:
1. Semua Penjualan Bukanlah Akhir
Tidak ada toko tradisional/toko fisik yang sukses dengan tidak menerima pengembalian. Online store seharusnya juga tidak berbeda. Anda harus bertanggung jawab terhadap produk, jika pelanggan tidak menyukai pembelian tertentu, jangan persulit mereka dengan proses pengembalian. Sifat produk (rapat, bersih, rusak) jelas dapat menentukan apakah Anda memberikan pengembalian uang secara penuh, sebagian, ditukar, atau mungkin tidak sama sekali.
2. Mencegah Pengembalian
Orang-orang mengembalikan produk ketika mereka merasa kecewa dengan apa yang telah mereka beli. Minimalkan kekecewaan dengan memberika deskripsi produk yang akurat dan fotografi produk yang tepat. Jika produk Anda memiliki deskripsi yang informatif dan gambar yang tepat (atau bahkan video produk), cara tersebut dapat mengurangi jumlah pengembalian.
3. Gunakan Bahasa yang Sederhana
Hindari penggunaan jargon yang rumit pada online store. Menggunakan istilah yang kompleks hanya akan membingungkan konsumen. Gunakan istilah yang semua orang bisa pahami dan akan lebih mudah bagi pelanggan untuk mengikuti kebijakan Anda.
4. Mudah Untuk Dicari
Pastikan kebijakan tersebut tidak tersembunyi dan terlihat jelas oleh pelanggan. Tampilkan kebijakan terkait pengembalian pada website, pada korespondensi pelanggan, penerimaan dan bahkan dalam paket sehingga pelanggan memiliki kesempatan untuk meninjau kembali kebijakan Anda.
5. Biaya Pengembalian yang Tidak Tersembunyi
Tidak ada yang lebih buruk daripada mendapatkan biaya tersembunyi. Jangan menyembunyikan apa pun, jika itu terserah kepada pelanggan untuk membayar pengiriman kembali berikan kejelasan terkait kebijakan tersebut.
6. Kurun Waktu yang Terbatas
Sesuatu yang normal jika Anda memberikan jangka waktu tertentu untuk menerima pengembalian. Anda tentu tidak ingin menerima proses pengembalian setelah satu tahun kemudian. Jadi penting untuk menentukan berapa lama pelanggan harus mempertimbangkan proses pengembalian tersebut. Beritahu pelanggan jika mereka harus mengembalikan produk dalam jangka waktu 30, 60 atau 90 hari setelah pembelian. Anda juga harus memiliki kerangka waktu terpisah untuk produk yang rusak atau tidak berfungsi.
7. Exchange, Kredit, Cash?
Anda perlu memperjelas apakah pelanggan dapat menukarkan item, kredit, atau mendapatkan uang tunai kembali. Setiap pedagang memiliki preferensi sendiri, dan Anda tidak perlu merasa tertekan untuk menawarkan “pengembalian uang secara penuh “. Dalam hal barang yang tidak berfungsi atau rusak, bukan menjadi tanggung jawab pelanggan untuk membayar secara ekstra. Lakukanlah segala upaya untuk mengganti item atau memberikan pengembalian uang secara penuh tanpa membebankan biaya kepada pelanggan.
8. Pengetahuan Staf
Pastikan bahwa semua anggota staf mengetahui prosedur kebijakan pengembalian Anda sehingga mereka dapat membantu pelanggan secara efektif.
9. Periksa Baterai
Pastikan bahwa pelanggan telah menerima produk dengan benar. Jika produk memerlukan baterai, pastikan bahwa mereka telah terpasang dengan benar. Selain itu, pastikan juga bahwa produk terpasang dengan benar dan diaktifkan sebelum pelanggan beranggapan bahwa barang tersebut rusak.
Sebuah kebijakan yang komprehensif akan mengurangi waktu dan uang yang dikeluarkan dalam proses pengembalian, sehingga Anda dapat mempertahankan pelanggan untuk datang kembali. Apakah bisnis online Anda sudah memiliki kebijakan ini?




