Ecommerce : 7 Checklist Poin Untuk Halaman Produk Kamu
- Posted in Tips & Trik
- Komentar Dinonaktifkan pada Ecommerce : 7 Checklist Poin Untuk Halaman Produk Kamu Komentar
Memiliki sebuah e-commerce checklist untuk halaman produk akan membantu mengoptimalkan toko online berada pada peringkat teratas di pencarian Google dan mengkonversi lebih banyak “lurkers” menjadi pembeli.
Mengapa halaman produkmu tidak muncul di Google?
Kenapa begitu banyak orang melihat produkmu tetapi tidak membeli apa-apa?
Kebanyakan dari pemilik toko online tidak tahu apa yang harus dilakukan pada halaman produk mereka atau bagaimana untuk meningkatkan penjualan e-commerce mereka. Ada banyak seluk-beluk dan strategi yang kompleks yang dapat diterapkan, akan tetapi terdapat beberapa faktor-faktor lain yang dapat digunakan untuk membantu mencapai sukses yang lebih besar. E-commerce checklist ini dapat menjadi pertimbangan dan diberikan kepada tim marketing atau web developer kamu untuk meningkatkan secara drastis halaman produkmu.
1. Tambahkan Rich Snippets Untuk Halaman Produk
Rich Snippets merupakan elemen penting yang akan menyoroti data dari halaman web kamu untuk menampilkan informasi yang lebih baik dalam hasil pencarian.
Rich Snippets tidak hanya membantu halaman produk kamu memiliki peringkat yang bagus, tetapi juga akan meningkatkan Click Through Rate (CTR) karena ketika orang melihat cuplikan informasi dalam hasil pencarian, mereka cenderung lebih mengklik halaman yang menampilkan cuplikan informasi tentang halaman produk mereka dibandingkan dengan halaman yang memiliki peringkat tinggi tapi tanpa menampilkan cuplikan informasi.
2. Tampilkan Foto Produk Dari Berbagai Sudut Dan Arah
Semakin banyak kamu menampilkan foto produk kamu dari berbagai sudut dan arah akan semakin meningkatkan kepercayaan para calon pembelanja terhadap produk yang akan dibelinya. Jika kamu bisa memiliki foto dari produk yang digunakan oleh seseorang dalam target demografis kamu, itu juga akan meningkatkan peluang produkmu semakin dikenal. Dengan melihat seseorang yang menggunakan produkmu, seolah-olah membuat pembeli membayangkan diri mereka menggunakan produk kamu.
3. Buat Video Produk
Tidak semua produk membutuhkan video, tetapi jika kamu seorang yang kreatif maka tidak ada salahnya menambahkan video untuk setiap produk. Tapi jangan menggunakan video untuk menggantikan produk, cukup tambahkan video ke halaman produk untuk memberikan pengalaman yang lebih bagi para pembeli.
Jika kamu bisa membuat video dengan seseorang sesuai dengan target demografis, secara drastis itu juga akan meningkatkan penjualan. Video tidak perlu panjang atau rumit. Hampir setiap smartphone memiliki kualitas video yang cukup layak untuk mengambil rekaman cepat untuk memamerkan produkmu.
4. Tambahakan Testimonial/Ulasan Produk
Menambahkan testimoni/ulasan ke halaman produk e-commerce merupakan hal yang wajib dan harus ada. Terserah bagaimana kamu akan menempatkan testimonial, apakah itu di sosial media, atau pada halaman ulasan produk sendiri. Informasi ini akan membantu mengurangi beberapa risiko dan keraguan pembeli ketika akan membeli sebuah produk.
Menambahkan review produk tidak hanya dapat membantu dalam media sosial, tetapi juga bisa ditambahkan ke rich snippets halaman dan muncul dalam hasil pencarian. Sekali lagi, ini akan membantu halaman produk berada pada peringkat yang lebih tinggi di pencarian Google dan meningkatkan CTR.
5. Buat Website Dengan Responsive Design
Kecenderungan pembeli saat ini adalah mencari toko online dari mana saja dan kapan saja. Ketika berada di luar toko, pembeli menggunakan handphone mereka untuk menemukan penawaran yang lebih baik secara online. Ketika konsumen berada dirumah mereka akan browsing ke situs e-commerce dari tablet mereka.
Menurut comScore, transaksi M-Commerce mencapai $4,7 milyar pada Q2 2013 dengan tingkat pertumbuhan 24 persen dibanding tahun lalu.
Responsive design memungkinkan website untuk bisa ditampilkan secara baik dengan navigasi yang mudah berdasarkan ukuran berbagai perangkat seperti komputer, tablet, dan smartphone.
6. Gunakan Login Akun Jejaring Sosial
Apakah ingin membangun sistem keanggotaan/member untuk situs e-commercemu? bahkan jika pengunjung tidak membeli apapun untuk saat ini? Login Menggunakan akun jejaring sosial membuat proses pendaftaran akan jauh lebih mudah, yang berarti lebih banyak orang akan melakukannya.
Dengan social login, proses pendaftaran hanya cukup dengan satu klik.
Hal ini juga membantu kamu mempertahankan pelanggan dan mengurangi kemungkinan bahwa mereka akan lupa username atau password mereka menjadi 0. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Blue Research, mereka menemukan bahwa 92% dari orang meninggalkan situs karena mereka tidak bisa mengingat informasi login mereka sendiri.
Karena akun konsumen diverifikasi oleh profil media sosial mereka sendiri, ini akan memberikan secara langsung izin akses untuk informasi yang lebih banyak tentang mereka. Oleh karena itu, kamu dapat memberikan mereka dengan lebih banyak pengalaman dan membangun hubungan yang lebih kuat melalui kustomisasi dan personalisasi.
7. Lakukan Personalisasi Pada Situs E-commerce
Setelah memiliki konsumen yang mendaftar di situsmu, langkah selanjutnya adalah menyesuaikan pengalaman mereka pada website sehingga mereka dapat melihat produk yang relevan dan informasi yang membuat mereka tertarik. Hal ini tidak hanya membuat mereka merasa lebih baik, lebih nyaman, dan memberikan mereka kemampuan untuk menemukan apa yang mereka cari lebih cepat, tetapi juga meningkatkan kesempatan mereka untuk membeli, bukan hanya satu produk, tetapi juga produk yang terkait lainnya.
Kamu dapat menambahkan kalimat sapaan atau nama pengunjung pada website (“Selamat datang kembali, Rangga”), atau bisa juga menempatkan promo produk.
Poin-poin tersebut akan membantu meningkatkan Customer Lifetime Value dengan menjual lebih banyak produk, tetapi juga menyediakan pelanggan dengan pengalaman yang lebih baik, dan itulah yang namanya digital marketing yang bagus.

