4 Tips Sederhana Personalisasi Email Marketing yang Efektif
- Posted in Tips & Trik
- Komentar Dinonaktifkan pada 4 Tips Sederhana Personalisasi Email Marketing yang Efektif Komentar
Relevansi adalah segalanya dalam marketing. Semakin relevan pesan yang kita kirimkan ke konsumen, maka semakin besar pula kemungkinan mereka akan merespon. Khususnya ini juga berlaku untuk email marketing.
Personalisasi adalah cara sederhana untuk membuat relevansi. Pada artikel ini, kami akan memberikan 4 tips sederhana bagaimana membuat email marketing menjadi lebih efektif.
1. Pertahankan data pada pelanggan
Personalisasi hanya akan efektif ketika kita menyimpan data penerima, dan seberapa sering data diperbaharui. Data bisa berupa data demografi, seperti:
- Jenis kelamin
- Alamat
- Tanggal lahir
- Minat
Data demografis ini bisa kita gunakan sebagai elemen personalisasi pada baris subjek atau konten email. Selain itu, data juga bisa berupa data perilaku yang berdasarkan interaksi penerima dengan situs kita, seperti:
- Tanggal pembelian terakhir
- Kunjungan terakhir
- Rata-rata order
- Produk atau kategori yang dibeli
- Terakhir membuka dan mengklik email
Data perilaku ini bisa kita gunakan untuk membuat email personalisasi untuk penerima. Menjaga dan mempertahankan data merupakan hal terpenting dalam membangun personalisasi yang sukses.
2. Gunakan parameter default
Mungkin kita sering melupakan menggunakan parameter default untuk setiap data ketika mengimplementasikan personalisasi email. Parameter ini biasanya bisa diatur dengan mudah di tools email yang kita gunakan. Misalnya, menetapkan parameter “Pelanggan” sebagai standar untuk nama pertama. Dengan begitu, jika kita menggunakan nama pertama hingga alamat penerima pada email, kita akan memiliki default “Pelanggan yang terhormat” jika nama pertama tidak ada di dalam database.
3. Gunakan gambar
Personalisasi bukan hanya sebatas teks dan baris subjek saja. Tapi bisa berupa gambar yang relevan dengan penerima. Gmail telah merombak tampilannya dengan mengelompokan pesan email ke dalam tab-tab tertentu, termasuk promotions tab. Gmail kini menghadirkan gambar thumbnail pada email untuk pengguna. Ini adalah kesempatan emas bagi marketers, karena bisa menampilkan gambar ke penerima untuk menarik dan mendorong mereka membuka email, dibandingkan hanya dengan baris subjek saja. Selain itu, marketers bisa menentukan gambar apa yang ingin ditampilkan dalam kode HTML email.
Sekarang, marketers bisa menggunakan data penerima yang dimiliki untuk menyajikan gambar yang relevan, untuk mendorong penerima membuka dan mengklik email.
4. Tetap berhati-hati, hindari kesalahan
Menambahkan jenis personalisasi pada program email kita bisa berisiko karena berpotensi menimbulkan kesalahan. Jika tidak hati-hati, sebuah kesalahan yang cukup besar bisa menyebabkan kebingungan di pihak pelanggan.
Pastikan untuk memeriksa semua penyebaran email dengan personalisasi untuk memastikan tidak ada kesalahan ketika dikirimkan ke pelanggan.
Itulah 4 tips sederhana bagaimana membuat personalisasi email yang baik untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Jika masih belum puas dengan tips tersebut, simak tips lain 10 Feed Email Marketing Twitter Yang Harus Di Follow. Semoga membantu.

