4 Kesalahan Mendasar yang Harus Dicegah di Sosial Media

  • Posted by
  • Posted in Berita
  • Komentar Dinonaktifkan pada 4 Kesalahan Mendasar yang Harus Dicegah di Sosial Media Komentar

 

social-media-mistake-job-seeking

Dunia marketing digital telah mencapai tahap di mana mengintegrasi jejaring sosial media ke dalam bisnis bukan lagi sebuah pilihan, namun keharusan. Ahli marketers menyadari dampak global dari sosial media dan kekuatannya untuk kehadiran online brand, menggaet calon konsumen potensial, dan membangun pengaruh bagi publik.

Meskipun sosial media menjadi tools yang sangat powerful untuk menjembatani antara brand dengan calon konsumen, sosial media juga bisa berlaku kebalikannya yang justru menjauhkanmu dari mereka. Jauhi beberapa kesalahan sosial media di bawah ini demi menjaga reputasi bisnis dan peluang sukses:

1. Perhatikan semua ‘postingan’mu

Apakah jejaring sosial media-mu telah menampilkan bagaimana brandmu sesungguhnya? Semua yang kamu posting menggambarkan seperti apa imej bisnismu. Artikel blog yang kamu post dan bahkan andekdotnya, gambar, dan video yang kamu share merefleksikan  kepribadian brand yang ingin kamu bangun.

Fokuslah pada apa yang kamu ingin konsumen rasakan tentang brandmu dan ciptakan konten berupa postingan, atau link dengan teks, gambar, dan video yang relevan.

Jangan memposting hanya agar memiliki konten

Kamu harus selalu menomorsatukan kualitas dibanding kuantitas. Baca ulang semua postingan dengan hati-hati agar tidak terlihat repetitif. Menerima ratusan pesan online sudah membuat pembacamu cukup jengah jadi pastikan kamu menciptakan konten yang fresh, relevan, dan berorientasi pada konsumen. Sosial media tidak harus selalu tentang bisnis. Jika kamu bisa membuat audiensmu nyaman maka mereka juga akan nyaman dengan produk/jasamu.

2. Listening but not hearing

Kamu memiliki akun sosial media. Tapi apakah kamu menjawab komentar-komentar yang dituliskan para followersmu? Alokasikan beberapa waktu dedikasi untuk membaca komentar dari mereka. Ini adalah cara yang ampuh untuk mendapatkan masukan dari pasar dan bisa berinteraksi secara langsung dengan konsumen. Apakah mereka memujimu atau mereka komplain dengan beberapa fitur produkmu?

Sebaiknya pertimbangkan lagi ketika akan membuka akun channel sosial media. Mungkin kamu akan tergiur untuk signup di hampir semua channel sosial yang ada. Justru inilah kesalahan yang sering terjadi. Apakah kamu sudah menemukan orang yang akan mengelola semua akun itu? Apakah kamu bisa terus mengupdate semua akun itu? Jika tidak, maka sosial media tersebut tidak bisa menjadi media komunikasi yang efektif lagi untuk brandmu.

Gunakan aturan ‘30/30/4

  • Gunakan 30% waktumu untuk membalas semua pesan yang dikomunikasikan secara langsung padamu
  • Gunakan 30% dari waktumu untuk merespon para top influencers
  • Gunakan 40% waktumu untuk berkomunikasi dengan orang baru yang belum pernah terhubung sebelumnya (ini akan membantu meningkatkan jangkauan dan followers)

Coba untuk tetap terhubung dengan konsumenmu. Dengarkan mereka. Kemudian bangun komunitas online yang kuat.

3. Membiarkan jejaring sosial menjadi outlet online

Rasanya kamu sangat ingin menyuarakan pendapat pribadimu jika ada komentar negatif dalam channel sosial bisnismu. Tapi aturan mainnya, kamu sebaiknya hanya memposting apa yang kamu ingin seluruh dunia baca. Karena tidak akan ada jalan kembali sekali kamu mengklik tombol tersebut.

Jadilah profesional dan posting konten yang memang benar-benar relevan dan terasosiasi dengan bisnismu. Ya, mengelola satu akun saja mungkin mudah; tapi sekali kamu salah membuat postingan/komentar bisa langsung mencerminkan keburukan brandmu.

Topik-topik yang sangat direkomendasikan untuk dihindari:

  • Politik
  • Agama
  • Topik bertemakan dewasa

4. Waktu scheduling yang kurang tepat

Ketahuilah kapan waktu yang tepat untuk update sosial media-mu. Apakah kebanyakan konsumenmu tinggal di wilayah waktu Indonesia bagian barat? Atau justru konsumenmu banyak yang dari luar negeri? Lakukan analisis dan cari tahu tentang latar belakang visitor dan konsumenmu agar dapat melakukan scheduling posting sosial media dengan tepat. Gunakan tools yang bisa merekomendasikan waktu terbaik untuk mempublish konten. Jika kamu memposting di waktu yang tepat maka kamu akan dapat memaksimalkan reach ke audiens.

Selalu ingat fungsi sosial media, yaitu untuk memanusiakan sebuah brand. Buat kepribadian unik yang memungkinkan individual berkomunikasi secara terbuka dengan brandmu. Dengan begitu kamu akan tetap terhubung dan memiliki hubungan yang tak berjarak dengan konsumen. Selamat mencoba!