7 Tips Menggunakan Video Untuk Strategi Digital Marketing Anda

  • Posted by
  • Posted in Tips & Trik
  • Komentar Dinonaktifkan pada 7 Tips Menggunakan Video Untuk Strategi Digital Marketing Anda Komentar
digital marketing

Picture Source : Google

Pentingnya suatu video dalam sebuah website telah menjadi perhatian para pelaku bisnisn online dalam beberapa  tahun terakhir. Sebuah studi yang dilakukan oleh Web Video Marketing Council menyatakan bahwa 73% dari pemasar menyatakan bahwa video secara positif telah mempengaruhi hasil pemasaran mereka dan 96% dari organisasi B2B (Business to Business) sekarang ini telah menggunakan video dalam media pemasaran online mereka. Dengan jumalh hampir lima miliar views setiap harinya dalam chanel YouTube, akan sangat disayangkan jika anda tidak memiliki rencana untuk menggunakan video sebagai bagian dari strategi digital marketing anda. Dalam  artikel kali ini, kami telah menyusun tujuh tips menggunakan video untuk strategi digital marketing anda :

  1. Mengadopsi platform video baru

Platform aplikasi video yang baru bermunculan seperti Meerkat, Periscope dan Facebook Live dikenal karena kelebihannya yang mampu membagikan sebuah cerita sosial secara real time. Platform video baru seperti contoh di atas sekarang ini telah memungkinkan para penggunanya untuk melakukan streaming video secara live kepada seluruh penonton mereka dimanapun berada. Para ahli memprediksi, platform ini akan semakin meledak pada tahun 2016 dan tahun-tahun berikutnya. Beberapa contoh manfaat layanan live streaming video seperti ini adalah anda dapat memberikan sebuah pengalaman eksklusif kepada pelanggan untuk melihat lebih jauh ke dalam bisnis anda seperti dengan membuat video tur perusahaan, membagikan tips dan trik tentang cara menggunakan produk anda serta menyediakan video real time Q & A dengan audiens anda. Hal ini sangat efektif sebagai bagian dari strategi digital marketing bisnis anda karena dapat membuat pelanggan menjadi lebih dekat dengan anda.

  1. Buat video yang singkat

Dengan tingkat kesibukan pelanggan yang beragam, jumlah waktu yang tersedia bagi sebuah bisnis untuk menarik perhatian pelanggan potensial pun juga semakin terbatas.  Menurut data statistik yang dirilis oleh Brain Research Institute pada tahun 2015, rentang perhatian rata-rata orang untuk melihat sebuah konten adalah adalah 8,25 detik, yang berarti hampir berkurang 4 detik dari rentang perhatian rata-rata yang dirilis pada tahun 2000. Memang tidak ada sebuah metode pengukuran yang paling tepat untuk memilih panjang durasi video anda, tetapi data statistik di atas secara tidak langsung telah menunjukkan bahwa jika anda mampu untuk menarik perhatian audiens anda dalam 10 detik pertama, maka persentase retensi pun juga akan meningkat.

  1. Mengoptimalkan video untuk SEO

Kebanyakan orang tahu cara untuk meningkatkan peringkat SEO adalah dengan mengoptimalkan hasil pencarian dalam Google, tetapi tidak banyak orang tahu bahwa YouTube sebenarnya adalah mesin pencari terbesar kedua, dan dengan mengoptimalkan SEO untuk video anda, tentu hal itu akan membuat anda mendapat peringkat lebih tinggi dalam fungsi pencarian YouTube. Hal ini dimungkinkan melalui beberapa langkah sederhana seperti mulai dengan mencari “video keywords”. Ini adalah video yang muncul pada halaman pertama pencarian Google. Dengan meluangkan waktu untuk mencari tahu apa kata-kata dan frase yang muncul dengan peringkat paling tinggi di Google, anda dapat meningkatkan peringkat SEO anda baik untuk Google maupun YouTube. Setelah anda menemukan keywords yang tepat untuk digunakan, anda kemudian memasukkan kata kunci tersebut di judul, meta-description dan transcripts pada video anda. Melalui penggunaan keywords ini, baik YouTube dan Google akan mudah mengidentifikasinya dan akan meningkatkan peringkat SEO anda dalam hasil pencarian.

  1. Buat video berkualitas tinggi

Langkah berikutnya adalah memastikan anda membuat konten berkualitas yang dapat menarik orang-orang untuk terlibat. Video berkualitas rendah telah terbukti tidak efektif untuk strategi digital marketing dan akan berdampak negatif pada peringkat SEO anda. Dan jika anda memiliki tingkat bouncing yang tinggi dari video anda, YouTube juga akan mengurangi peringkat anda karena video anda akan dianggap sebagai konten yang membuat orang tidak tertarik menonton.

  1. Pertimbangkan penggunaan pihak ketiga dan penggunaan hosting yang terbaik

Jika anda akan meng-hosting sebuah video, pastikan anda tidak hanya meng-hosting video tersebut melalui platform social media pilihan anda, tapi anda juga harus meng-embed dan meng-hosting video tersebut ke dalam website anda sendiri. Keuntungan dari mengambil dua pendekatan ini adalah anda tidak hanya akan menghasilkan traffic dari social media yang anda gunakan, tetapi anda juga akan mendapatkan lebih banyak pengunjung ke dalam website anda untuk konten video anda.

  1. Buatlah video anda mobile-friendly

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh AOL pada tahun 2015 membuktikan bahwa terlepas dari apapun jenis layar yang digunakan, orang-orang yang menonton video dari smartphone ternyata empat kali lipat lebih menyukai menonton video dari perangkat yang paling nyaman dan mudah diakses. Statistik ini kemudian dikombinasikan pernyataan dari Google yang menyatakan bahwa video sebaiknya juga dioptimalkan untuk perangkat mobile agar dapat meningkatkan tampilan dan meningkatkan keterlibatan penonton. Hal ini juga berarti bahwa keinginan penggunauntuk  berbagi video anda dengan lingkungan mereka kemungkinan akan meningkat juga, para pengguna akan berbagi video yang mudah diakses oleh teman-teman mereka melalui email ataupun pesan.

  1. Mengoptimalkan promosi

Sebuah kekurangan umum dari kebanyakan bisnis adalah setelah mereka mengembangkan suatu konten yang dipasang secara online, mereka selalu ingin mendapat hasil yang memuaskan namun tanpa diimbangi dengan promosi yang baik. Kenyataannya sekarang ini adalah, dengan banyaknya jumlah konten yang dipublikasikan secara online setiap hari, sebagian ternyata masih belum dapat mencapai jangkauan yang besar. Namun dengan mempromosikan konten video anda di berbagai platform online, anda akan dapat meningkatkan jangkauan dan memaksimalkan potensi keterlibatan positif dari pelanggan yang dapat menghasilkan sebuah konversi yang positif. Sebagai contoh, menggunakan iklan berbayar di Facebook dan Instagram adalah tempat yang bagus untuk memulai promosi video anda.

Kami berharap tips ini akan membantu anda untuk mengoptimalkan strategi digital marketing bisnis anda ke tingkat yang lebih jauh. Sehingga anda akan dapat menarik minat pelanggan, mendapatkan lebih banyak traffic ke bisnis anda dan meraih keuntungan yang maksimal.