Cara Mendapatkan Dan Menggunakan Testimoni, Referrals, dan Reviews
- Posted in Tips & Trik
- Komentar Dinonaktifkan pada Cara Mendapatkan Dan Menggunakan Testimoni, Referrals, dan Reviews Komentar
Salah satu hal paling penting dalam membangun bisnis adalah melayani pelanggan dengan sebaik-baiknya seperti apa yang mereka lakukan terhadap bisnis Anda. Beberapa dari pelanggan mungkin mengirimkan arahan atau referrals dan memberikan testimoni. Mereka mungkin juga mendukung sesuatu yang Anda lakukan dan memberikan umpan balik pada produk atau layanan Anda melalui sebuah review. Jika Anda sudah melakukan pekerjaan dengan sebaik mungkin tetapi tidak mendapatkan jenis dukungan pelanggan seperti di atas, maka hanya ada satu alasan: Anda tidak meminta mereka untuk melakukannya.
Kesalahpahaman yang sering terjadi dalam hal ini adalah bahwa pelanggan berpikir mereka yang meminta bantuan. Padahal sebenarnya, Anda dapat membuat keuntungan dari hal ini. Anda hanya perlu melihat dari perspektif lain. Mayoritas orang senang untuk dimintai pendapat mereka, ini adalah bagian dari sifat manusiawi. Anda bisa membuat pelanggan merasa dihargai dengan meminta bantuan mereka. Mintalah pelanggan yang suka dengan bisnis Anda untuk memberi testimoni, review dan referrals. Selanjutnya, mereka akan merasa lebih dekat dan ikut berperan dalam bisnis Anda.
Jenis Testimoni
Sebuah testimoni adalah umpan balik positif yang Anda dapatkan dari pelanggan dan dapat digunakan untuk membantu pemasaran bisnis Anda. Berikut adalah beberapa contohnya:
“Joe, pizza Anda adalah pizza terbaik yang pernah saya makan!”- Susan Kritzer.
“Saya hanya bisa mengatakan bahwa bekerja sama dengan Anda dapat menyelamatkan hidup saya, Elizabeth”- Chelsea P.
“Orang ini adalah orang terbaik yang pernah saya temui dalam hidup. Dia membantu saya mencari tahu tentang seluruh teori relativitas. Terimakasih Jim”- Einstein.
Testimoni dapat sangat mudah Anda dapatkan dan sangat berguna bagi bisnis Anda. Sebuah testimoni yang perlu Anda dapatkan bisa seperti ini: “Hei! Orang-orang yang akan menggunakan produk atau jasa ini. Saya sangat percaya pada perusahaan ini karena mampu memberikan kualitas terbaik. Buktikan sendiri dan dapatkan hasil seperti yang saya peroleh”.
Referrals Yang Kuat
Ketika John berkata kepada Scott “Aku berpikir untuk mendapatkan jam tangan Alexander seperti Anda. Dimana Anda membelinya?” dan Scott hanya mengatakan “Oh di Main Street Alexander di Third Street”. Ini adalah contoh referral pasif karena Scott hanya berkata seperti itu tanpa menunjukkan informasi pasti mengenai perusahaan jam tangan tersebut kepada John. Lalu bagaimana Anda bisa mendapatkan referral yang jauh lebih proaktif? Anda bisa meminta bantuan pelanggan dan memberi hadiah untuk referral tersebut.
Hadiah yang diberikan bisa berupa uang, presentase, biaya afiliasi, memberi jasa atau produk, sebuah kartu ucapan atau hadiah lainnya. Tidak perlu hadiah yang mewah, namun jangan membuatnya terlihat murahan. Anda dapat membuat kebijakan seperti mengatakan bahwa “Kami akan membayar 10 persen untuk referral” atau Anda bisa memberi kejutan hadiah saat mereka melakukannya. Mana yang menurut Anda mampu memberikan hasil yang lebih baik dalam bisnis Anda? Segera putuskan dan kemudian mulai untuk meminta referral dengan baik.
Pernyataan Reviews
Kebanyakan orang mempercayai mengenai review dari orang lain. Mereka menganggap bahwa seorang reviewer akan memberikan ulasan yang jujur dan terpercaya. Agar Anda bisa mendapatkan review positif, maka Anda perlu memperhatikan situs Anda dan menyaring review dengan memberikan komentar dengan bijaksana. Perhatikan berbagai review yang positif maupun negatif. Dari sana, Anda dapat mempelajari mana hal-hal yang perlu Anda lakukan dan Anda hindari.
Testimoni, referrals, dan reviews dapat memberi kepercayaan lebih terhadap produk atau layanan Anda. Jika Anda ingin mengembangkan bisnis, maka bagikan kabar baik kepada pelanggan dan buat mereka merasa dihargai dalam melakukan testimoni, reviews, maupun referrals untuk Anda.
