9 Kesalahan Pengaturan Di Instagram Yang Perlu Dihindari

  • Posted by
  • Posted in Tips & Trik
  • Komentar Dinonaktifkan pada 9 Kesalahan Pengaturan Di Instagram Yang Perlu Dihindari Komentar

kesalahan-penggunaan-instagram-untuk-bisnis

Instagram merupakan platform yang memiliki lebih dari 700 juta pengguna. Tidak mengherankan bahwa Instagram adalah bagian inti dari sebagian besar strategi sosial media. Agar strategi dapat berjalan, maka sebuah bisnis harus memastikan untuk tidak melakukan kesalahan yang dapat mempengaruhi audiens. Berikut adalah beberapa daftar kesalahan dalam pengaturan di Instagram yang perlu Anda hindari.

  1. Membeli Followers

Bisnis yang baik harus bekerja keras untuk membangun kehadiran Instagram yang kuat tanpa melakukan pembelian followers. Jika Anda membeli followers, ada dua isu utama yang akan terjadi:

  • Tidak Ada Keterlibatan. Meskipun Anda telah menjangkau 1.000 followers dalam sehari dengan cara membeli followers, namun konten yang Anda posting tidak akan mendapat likes atau komen dari mereka.
  • Audiens Yang Beresiko. Kebanyakan audiens yang didapat dari membeli adalah remaja yang memposting foto selfie tanpa busana atau sistem bot yang berbagi konten tidak pantas. Tentu ini bukan jenis akun yang Anda inginkan dalam bisnis.
  1. Mengabaikan Data

Begitu Anda memiliki akun yang sukses, Anda mungkin tergiur untuk melakukan posting yang asal-asalan dan tidak mempertimbangkan hal lain. Anda tetap perlu memperhatikan berbagai data yang ada. Melalui hal tersebut, Anda dapat mengetahui jadwal posting, jenis konten, hashtag, dan caption yang terbaik untuk mendapatkan respons dan tingkat keterlibatan yang tinggi. Salah satu cara untuk memantau data dan kesuksesan Instagram Anda adalah dengan menggunakan Insights, fitur pengukuran Instagram. Instagram Insights memberikan informasi tentang siapa followers Anda, bagaimana keterlibatannya, dan sebagainya.

  1. Terlalu Melakukan Promosi

Jika seluruh postingan Anda berisi tentang promo produk atau logo Anda, maka followers akan kehilangan minatnya. Sebagai gantinya, ambil pendekatan yang lebih lembut dan cobalah untuk menggambarkan nilai-nilai yang mewakili bisnis atau produk Anda secara keseluruhan dengan konten yang menarik. Misalnya, Anda bisa menampilkan gambar dari karyawan, komunitas dalam bisnis Anda, maupun konten dengan gaya hidup lain yang bermanfaat. Ini dapat membangun representasi visual bisnis Anda.

  1. Tidak Memperhatikan Caption

Jika Anda ingin mendorong keterlibatan, maka Anda tidak boleh mengabaikan teks Instagram (caption). Caption yang bagus tidak hanya membantu memberi konteks pada postingan, namun dapat menghasilkan respon emosional dari audiens Anda. Beberapa tips membuat caption yang baik adalah:

  • Tempatkan kata-kata yang paling penting di awal caption. Gunakan kata-kata yang tetap singkat namun jelas. Anda juga dapat memberi tag atau hashtag yang tidak berlebihan.
  • Dorong partisipasi dan keterlibatan audiens dengan membuat caption yang berisi pertanyaan bijaksana. Anda bisa menanyakan pemikiran mereka tentang produk terbaru Anda atau pertanyaan umum lainnya.
  • Jangan takut menggunakan emoji. Bahasa visual ini membantu menarik perhatian audiens.
  1. Tidak Mengedit Konten

Mengedit foto dan video Instagram dapat meningkatkan keterlibatan lebih dari 45 persen. Jika Anda melewatkan langkah ini, Anda akan kehilangan kesempatan untuk mendorong percakapan seputar bisnis. Memiliki pengetahuan tentang beberapa prinsip fotografi dan tersedianya banyak aplikasi pengeditan dapat membantu membuat konten yang berkualitas.

  1. Mengabaikan Komunitas Anda

Seperti kebanyakan platform sosial media lainnya, penting untuk membangun hubungan dan membuat koneksi yang berarti di Instagram. Beberapa cara untuk mendapatkan hasil maksimal dalam komunitas Intagram adalah:

  • Mengikuti pengguna lain yang relevan. Anda dapat menemukannya melalui pencarian menggunakan hashtag, halaman Discover, atau melihat dari followers Anda.
  • Luangkan waktu untuk menanggapi komentar dan pertanyaan audiens. Pemasaran dan branding adalah tentang membangun hubungan, jadi masuk akal untuk benar-benar ikut serta dalam percakapan dari komunitas.
  • Bagikan konten buatan audiens secara teratur. Pasang ulang konten mereka sebagai cara untuk menunjukkan penghargaan.
  • Menyelenggarakan acara offline. Ini dapat memberi manfaat besar untuk membangun komunitas Anda.