Cara Membuat Strategi Terbaik Dalam Konten Video

  • Posted by
  • Posted in Tips & Trik
  • Komentar Dinonaktifkan pada Cara Membuat Strategi Terbaik Dalam Konten Video Komentar

Cara-Membuat-Konten-Video-yang-Menarik-e1445560096453

Konten adalah alasan mengapa sebuah pencarian dimulai di world wide web. Kita semua mungkin pernah mendengar istilah “Konten adalah Raja” dan pernyataan tersebut mencakup konten gambar dan video juga, tidak hanya konten dalam bentuk teks. Dalam membuat konten video, Anda perlu memiliki strategi terbaik agar dapat menjangkau target yang dinginkan. Berikut adalah beberapa tips terbaik mengenai strategi dalam konten video.

Strategi Konten Video Harus Lebih Memikirkan Kualitas Daripada Kuantitas

Kualitas konten online atau digital didasarkan pada strategi yang dipikirkan dengan matang, dibuat dengan menggunakan teknik produksi yang berkualitas, dan dipromosikan kepada target audiens dengan baik. Kita semua pernah mendengar pepatah bahwa sebuah gambar bernilai seribut kata. Berdasarkan pepatah tersebut, peneliti Forrester, Dr. James McQuivey memperkirakan bahwa satu menit video sama dengan 1,8 juta kata.

Perhitungan Detik: Kebiasaan Dalam Melihat Konten Video

  • 10 detik: Ini adalah waktu untuk seberapa lama Anda harus menarik perhatian audiens dalam klip video. Menurut penelitian oleh Visible Measures, 20% dari audiens akan mengklik sebuah video dalam 10 detik atau kurang. Berikan point dalam video dengan cepat, lalu jelaskan siapa, apa, dimana, dan mengapa.
  • 2 menit: Anda akan kehilangan sekitar 1/3 audiens setelah 30 detik, 45% diantaranya setelah 1 menit, dan hampir 60% diantaranya setelah 2 menit. Dan jumlah tersebut tetap sama, tidak peduli berapa lama video tersebut. Kami menyarankan untuk membuat konten video antara 45 sampai 90 detik. Jika pesan membutuhkan waktu lebih lama dari itu, maka perlu dipecah menjadi beberapa video.
  • 5 menit: Audiens desktop cenderung bertahan dengan video selama 2 menit atau kurang, namun audiens ponsel tampaknya memiliki rentang perhatian lebih panjang. Pengguna iPhone cenderung menonton sekitar 2,4 menit. Pengguna Android menonton sekitar 3 menit. Pengguna iPad memiliki rentang perhatian terpanjang, bertahan dengan video web rata-rata selama 5 menit.

Cara Memulai Dan Menghasilkan Konten Video

Berikut adalah strategi berjenjang dalam membuat konten video:

  1. Identitas Brand

Pikirkan tentang video “Identitas Brand” seperti pakaian formal dalam bisnis Anda. Mereka harus diproduksi secara profesional dengan kualitas siaran audio, video, dan grafik, serta ditulis teliti dengan pesan yang kuat, jelas, dan ringkas. Jika Anda tidak memiliki sumber daya internal untuk produksi pada tingkat ini, maka temukan mitra produksi yang memiliki reputasi baik dan habiskan beberapa anggaran yang diperlukan untuk mendapatkan hasil yang berkualitas. Inilah bagaimana pasar akan melihat kualitas brand, produk, dan layanan Anda.

  1. Suara Brand

Konten video tentang “Suara Brand” sebanding dengan pakaian kasual dalam bisnis Anda. Anggaplah ini sebagai peluang memperluas jaringan bisnis. Konten ini harus diproduksi secara sering, seperti blog video mingguan atau bulanan. Sekali lagi, memiliki strategi konten yang matang sangat penting sehingga ada kontinuitas topik dan pesan. Anda mungkin masih ingin menggunakan mitra produksi untuk membantu mencapai nilai produksi tinggi untuk konten. Anda juga bisa memproduksi sendiri jika bersedia berinvestasi pada peralatan produksi dasar dan mengembangkan beberapa keterampilan produksi dan grafis video.

  1. Reputasi Brand

Ini adalah konten percakapan atau “on the fly” seperti pakaian kasual saat Jumat atau weekend. Masih penting untuk memiliki strategi konten menyeluruh sehingga Anda dapat mengenali peluang. Konten ini dapat mencakup video Facebook Live atau YouTube Live yang ditayangkan dari perangkat mobile maupun dari PC atau laptop. Anda tetap harus memikirkan kualitas audio dan video. Anda dapat menggunakan alat seperti mikrofon lavalier plugin untuk audio yang bagus dan menggunakan monopod dengan perangkat mobile untuk membantu menstabilkan video. Selalu sertakan Call To Action (CTA) untuk mengarahkan audiens ke situs web, blog, atau halaman sosial Anda.