Panduan Ultimate Dalam Melacak Uptime Website
- Posted in Tips & Trik
- Komentar Dinonaktifkan pada Panduan Ultimate Dalam Melacak Uptime Website Komentar
Saat Anda mencari web hosting, Anda pasti akan menemukan istilah ‘uptime’ dan segala macam jaminan yang mengelilinginya. Tapi apa artinya sebenarnya? Dan mengapa hal itu penting?
Apa Itu Uptime?
Uptime mengacu pada jumlah waktu situs web Anda aktif dan berjalan serta tersedia bagi pengunjung dan calon klien. Saat situs Anda tidak mengalami uptime, maka itu disebut downtime atau penurunan aktivitas situs dan ini adalah hal buruk. Downtime berarti bahwa orang-orang tidak dapat menjangkau situs Anda dan dapat membuat frustasi bagi pengunjung potensial sekaligus mengorbankan traffic serta pendapatan Anda. Selain itu, jika orang tidak dapat menjangkau situs Anda saat pertama kali, mereka mungkin tidak ingin mencobanya lagi. Ini berarti, penyedia web hosting harus memberikan jaminan uptime agar situs Anda dapat berjalan dengan baik. Sebagai aturan umum, jangan bekerja sama dengan penyedia layanan yang memberikan garansi uptime kurang dari 99,9%.
Mengapa Melacak Uptime Web Hosting Sangat Penting?
Pada akhirnya, Anda bertanggung jawab dalam memantau uptime situs untuk memastikan kinerja dari penyedia web hosting. Hal ini sangat penting agar Anda menjadi orang pertama yang mengetahui kapan situs Anda mengalami downtime. Anda perlu memantau uptime website secara proaktif. Ini membantu Anda untuk memastikan bahwa web hosting Anda menepati janji mereka dengan baik dan juga memberi Anda beberapa tingkat kontrol atas kinerja situs. Semakin banyak mata dan telinga yang memantau kinerja situs, maka akan semakin baik.
Jadi, Bagaimana Anda Melacak Uptime Website?
Anda tidak perlu memeriksa situs web setiap 5 menit sekali di browser. Jawaban cepatnya adalah menggunakan alat web untuk memeriksa ulang uptime situs Anda secara otomatis. Berikut adalah beberapa jenis alat yang bisa Anda gunakan.
Jenis Alat Pemantauan Server
Ada lusinan alat pemantauan server yang tersedia secara online, ada yang gratis dan ada yang berbayar. Beberapa diantaranya mejalankan pemeriksaan HTTP sederhana untuk memastikan apakah situs Anda berjalan, sementara yang lain melakukan pekerjaan backend yang sangat kompleks untuk memantau lebih dari 50 pos pemeriksaan secara bersamaan.
Beberapa alat gratis dan mudah digunakan seperti Uptime Robot, Monitor Us, Pingdom, dan WHSR’s Uptime Monitor. Sedangkan alat lainnya yang lebih kuat (dengan biaya mahal) seperti Naios, Cacti, dan sebagainya. Terlepas dari alat pemantauan uptime yang digunakan, itu semua akan masuk ke dalam salah satu dari empat jenis pemantauan server yaitu monitor ping, monitor HTTP, monitor server DNS, dan monitor port TCP.
- Monitor Ping
Sebuah monitor ping pada dasarnya membuat situs Anda untuk mengkonfirmasi bahwa itu ada disana dan aktif atau berjalan. Ini seperti bola pingpong virtual. Jika situs Anda sedang down, maka monitor ping akan merasakan adanya koneksi yang hilang dan memberi tahu Anda. Kecepatan koneksi merupakan faktor penting, karena situs yang lambat akan mempengaruhi traffic dan pengalaman pengunjung.
- Monitor HTTP
Kami menggunakan HTTP untuk mentransfer data secara online dengan menggunakan aturan set yang memberi tahu server dan peramban web yang akan ditukar informasi. Karena terlibat dalam pertukaran informasi konstan, monitor HTTP memberikan informasi tentang traffic HTTP antara internet dan komputer.
- Monitor server DNS
Setiap komputer sesuai dengan alamat numeriknya. Protokol DNS menerjemahkan alamat online ke alamat numerik. Dengan mencocokkan informasi dan menajalankan pemantauan di belakang layar, monitor server DNS dapat memberikan informasi mendalam tentang uptime, kegagalan protokol, pemadaman jaringan, dan lainnya.
- Monitor Port TCP
TCP mentransfer data dari satu perangkat jaringan ke perangkat jaringan lain menggunakan strategi pengiriman ulang untuk memastikan tidak ada kehilangan data yang terjadi selama transmisi. Hal ini sangat penting untuk memantau uptime situs agar berhasil.

