Sekarang bisnis ecommerce semakin banyak diminati oleh pemain bisnis retail dan grosir. Menjual produk secara online terlihat lebih efisien daripada dengan berjualan di toko fisik atau offline, sebab pemiliknya tidak perlu membayar untuk sewa toko dan mempekerjakan banyak karyawan. Anda Cukup hanya dengan membeli situs website atau memanfaatkan marketplace yang telah tersedia, Maka Anda sudah bisa menjual produk/jasa Anda di manapun Anda berada selama terkoneksi dengan internet.

Meskipun terdengar mudah, bisnis ecommerce tidaklah menjamin Anda untuk meraih keuntungan yang lebih banyak ketimbang bisnis offline. Ecommerce juga penuh dengan tantangan dan pemiliknya juga tidak luput dari kesalahan. Berikut ini adalah 10 kesalahan umum dalam bisnis ecommerce yang wajib anda hindari.

1. Salah Dalam Memilih Platform

platform bisnis e-commerce

Jejualan

Salah satu kesalahan terfatal yang sering dibuat ketika menjalankan bisnis ecommerce yaitu jika memilih platform yang salah. Sebuah platform yang mempunyai banyak pengguna atau populer belum tentu tepat untuk bisnis jualan Anda. Sebelum memilih platform marketplace, sebaiknya Anda pahami terlebih dahulu mengenai kebutuhan Anda dan juga pelanggan Anda. Pelajari juga seluk beluk dari platform yang akan Anda pilih, misalnya jenis produk yang sedang populer di sana. Cari tahu apakah Anda mempunyai target market Anda di sana.

Agar dapat menjangkau lebih banyak calon pelanggan baru dan meningkatkan penjualan Anda, cobalah untuk menjual produk/jasa Anda di beberapa platform sekaligus. Menggunakan software manajemen dari marketplace akan sangat membantu Anda dalam proses mengelola bisnis online Anda. Software ini memungkinkan Anda untuk dapat mengakses seluruh penjualan Anda, mengambil dan memproses pesanan pelanggan, dan mengatur stok, serta membuat daftar produk di setiap marketplace Anda.

2. Tidak Menargetkan audiens dengan tepat

Sudahkah Anda menarget audiens dengan tepat? Anda harus benar-benar yakin terhadap jawaban Anda. Jika anda menargetkan audiens yang salah maka bisa menjauhkan Anda dari keuntungan. Inilah mengapa menjadi hal yang sangat penting untuk menentukan target audiens sebelum Anda memulai menjalankan bisnis ecommerce Anda. Pahami produk/jasa Anda dan buatlah buyer persona yang mewakili kriteria pembeli ideal Anda nantinya.

3. Tidak Melayani Pelanggan dengan Baik

bisnis e-commerce

Jejualan

Jangan sepelekan layanan terjadap pelanggan pada bisnis ecommerce anda. Meskipun Anda tidak bertemu 4 mata langsung dengan pelanggan Anda, layanan untuk pelanggan tetaplah penting. Permudahlah pelanggan Anda untuk menanyakan berbagai pertanyaan mengenai produk Anda atau menyampaikan komplain mereka. Sederhanakan proses pembayaran (berilah berbagai opsi) dan pengembalian produk atau uang untuk pelanggan Anda.

4. Deskripsi & Gambar Produk yang Kurang Lengkap

Pelanggan Anda tidak bisa menyentuh ataupun mencoba produk bisnis ecommerce Anda, oleh karena itu cara untuk meyakinkan mereka adalah dengan memberikan gambar dan deskripsi produk anda yang detail. Pasanglah gambar produk Anda dari berbagai sisi. Jika produk yang sama mempunyai warna yang berbeda, pastikan untuk menampilkannya juga atau setidaknya diberikan penjelasannya dalam deskripsi produk.

Deskripsi produk juga tidak kalah pentingnya dari gambar produk Anda. Cantumkan bagaimana cara penggunaan, bahannya apa, garansi berapa hari, kandungan nutrisi (jika makanan) berapa, dan informasi-informasi penting lainnya mengenai produk Anda. Deskripsi produk yang lengkap akan menghindari ekspektasi dari pelanggan yang tidak sesuai.

5. Proses Check Out yang Rumit 

Proses check out yang rumit akan membuat pelanggan anda malas untuk melanjutkan ke proses pembayaran. Untuk menghindari hal tersebut, Anda harus bisa membuat prosesnya menjadi lebih cepat, mudah dipahami dan sederhana. Pastikan juga bahwa pelanggan Anda tidak perlu memasuki banyak halaman mulai dari pembelian hingga halaman pembayaran.

Berikanlah pilihan “login melalui media sosial” atau “check out sebagai tamu” supaya mereka tidak perlu lagi untuk membuat akun yang akan memakan waktu tidak sedikit. Sediakan juga beberapa pilihan jenis pembayaran untuk mempercepat proses pembayaran mereka, misalnya seperti melalui mobile banking atau akun virtual pada bisnis ecommerce anda.

e-commerce bussiness

Jejualan

6. Kurangnya Pilihan Jasa Pengiriman

Salah satu hal yang sering terlewatkan dari perhatian pemilik bisnis ecommerce adalah metode jasa pengiriman produk. Anda mungkin berpikir bahwa dengan menyediakan satu pilihan jasa pengiriman saja sudah cukup. Anda cenderung akan memilih metode pengiriman yang paling dekat, murah dan memudahkan Anda. Tetapi, bagaimana dengan respon pelanggan Anda?

Anda juga harus memikirkan metode jasa pengiriman yang disukai oleh pelanggan Anda. Sehingga pelanggan akan berpikir ulang untuk membeli barang/jasa Anda jika mereka hanya melihat satu pilihan jasa pengiriman, apalagi jika biayanya dari satu jasa pengiriman mahal maka pelanggan bisa membatalkan untuk membeli barang anda. Dengan anda menggunakan beberapa pilihan jasa pengiriman yang populer seperti JNE, POS & JNT maka akan membantu Anda mengirim pesanan lebih cepat dan lebih murah. Seandainya ada satu jasa yang lebih mahal maka bisa memilih jasa yang lain lebih murah.

7. Tidak Memanfaatkan Media Sosial

Tidak memanfaatkan platform media sosial ketika Anda menjalankan suatu bisnis online merupakan salah satu kesalahan fatal. Medsos populer seperti Facebook dan Instagram bisa membantu Anda untuk mendatangkan lebih banyak prospek yang jumlahnya mungkin melebihi dari yang Anda harapkan. Jadi, pastikan bisnis ecommerce Anda selalu terhubung dengan media sosial ya.

Baca Juga : Fitur Terbaru Dari Facebook Untuk Bisnis E-Commerce

8. Tampilan Web eCommerce yang Tidak Mobile Friendly

Sebagian besar calon kostumer Anda mungkin lebih sering melakukan proses transaksi melalui smartphone dibandingkan dengan melalui desktop. Melakukan pembelian melalui seluler hanya membutuhkan waktu dan usaha yang minimal, apalagi hal ini bisa dilakukan di mana saja selama terhubung dengan jaringan internet.

Jadi, pastikan web ecommerce Anda terlihat bagus dalam tampilan mode seluler. Lebih bagus lagi jika Anda bisa membuat pelanggan untuk memilih tampilan ecommerce Anda sesuai dengan device atau perangkat apapun yang pelanggan gunakan.

9. Menjalankan Bisnis eCommerce Tanpa Mengoptimalkan Aspek SEO.

Bagaimana orang-orang akan menemukan web ecommerce Anda? Mereka mungkin akan mencari produk yang Anda jual dengan cara memasukkan kata kunci spesifik pada mesin pencarian seperti Google. Pada umumnya, orang-orang hanya akan tertarik lalu memilih situs web yang muncul pada hasil halaman pencarian pertama saja. Agar ecommerce Anda terlihat dan terdaftar di halaman depan, Anda perlu mengoptimalkan konten bisnis e-commerce Anda supaya lebih SEO friendly.

10. Navigasi Website yang Buruk

Jangan terlalu fokus untuk mempercantik tampilan ecommerce Anda sehingga Anda melupakan navigasi pengguna Anda. Navigasi yang buruk dapat menyebabkan calon pelanggan Anda kabur bahkan sebelum mereka melihat produk Anda. Informasi yang sulit ditemukan, tidak adanya tombol, atau terlalu banyak jenis huruf serta warna akan membuat pengunjung ecommerce Anda frustrasi.

Hindarilah hal tersebut dengan cara menyediakan kemudahan dalam navigasi web anda. Pastikan pengunjung mudah untuk menemukan berbagai informasi yang mereka perlukan, pergi dari satu halaman ke halaman lainnya, dan mendapatkan pilihan yang mereka butuhkan.

Baca Juga : 4 Strategi Untuk Mengembangkan Bisnis E-Commerce

Penutup

Itulah pembahasan dari kami mengenai 10 Kesalahan Umum dalam Bisnis eCommerce yang perlu anda hindari. Jejualan akan selalu membagikan berbagai artikel menarik dan bermanfaat lainnya untuk pengembangan bisnis anda. Selain itu, kami juga menyediakan jasa pembuatan toko online atau online shop sesuai dengan keinginan anda. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda ya!

Send Comment