Cara Membuat Desain Banner Untuk Menarik Perhatian
- Posted in Tips & Trik
- Komentar Dinonaktifkan pada Cara Membuat Desain Banner Untuk Menarik Perhatian Komentar
Terdapat banyak strategi bisa digunakan untuk menarik perhatian calon konsumen. Salah satunya dengan membuat desain banner menarik. Ya, pemakaian banner sebagai sarana promosi sudah dilakukan sejak lama, bahkan daripada sebelum era internet dimulai. Tentu saja bentuknya beda dengan banner yang biasa kita temui di masa sekarang. Di masa kini, dimana dunia sudah terkoneksi dan seolah tak memiliki batas karena jaringan internet, banner menjadi semakin canggih. Pada masa sekarang dikenal sebagai banner ads. Perannya menjadi sangat penting karena dengan banner ads berfungsi untuk menarik calon konsumen atau pelanggan yang membeli, atau minimal mencari tahu informasi mengenai produk Anda. Nah, simak artikel cara membuat desain banner menarik berikut ini, ya, pembaca blog Jejualan.
Apa itu desain web banner?
Bannner ads adalah satu diantara sekian banyak dari teknik online marketing yang banyak digunakan saat ini. Ia bisa dibuat sesuai kebutuhan dengan beragam ukuran dan bentuk. Desain web banner adalah tentang bagaimana membuat banner ads yang menghasilkan banyak klik.
Web banner ads atau iklan spanduk adalah gambar iklan yang disematkan pada halaman web yang menampilkan produk atau merek dan tautan ke situs website pengiklan. Banyak perusahaan menggunakannya, dengan bentuk yang bervariasi karena merupakan media yang terjangkau, terukur, dan sangat efektif untuk meningkatkan kesadaran merek.
Bagaimana cara membuat banner ads yang menarik?
Setelah mengetahui apa itu web banner ads, sekarang saatnya melangkah lebih jauh tentang cara membuat desain banner menarik. Tak hanya menarik, tetapi juga menghasilkan klik yang akan membawa pengunjung masuk ke website Anda sebagai pengiklan. Berikut ini adalah daftar tips dan panduan umum untuk membaut desain banner.
-
Memilih Dimensi Banner yang Tepat
Anda bisa membuat desain banner dengan dimensi beragam yang sesuai dengan lokasi penampatannya. Dari banyaknya dimensi banner ads tersebut, kurang lebih terdapat empat dimensi banner yang mampu menghasilkan impresi yang tinggi ketika ditayangkan di jaringan iklan Google.
Berikut empat dimensi banner ads yang paling direkomendasikan Google:
- 728x90px
- 300x600px
- 300x250px
- 336x280px
Diawal bagian ini telah disebut kata impresi. Lalu, apa yang dimaksud dengan impresi? Impresi adalah ukuran keterlihatan dari sebuah iklan yang sedang berjalan. Semakin tinggi nilai impresi, akan semakin tinggi pula jangkauannya.
Selain cermat memillih dimensi banner yang tepat, Anda juga perlu memikirkan format banner yang tepat. Saat ini, banner berformat PNG dan JPG merupakan yang paling populer. Atau jika Anda berencana membuat banner ads animasi, format GIF atau SWF bisa Anda pilih. Memang, banner berbentuk animasi terlihat menarik. Namun perlu diatur agar durasinya tidak terlalu panjang. Karena apa, karena tidak banyak pengunjung punya waktu yang cukup untuk melihatnya hingga selesai.
Ketika membuat desain banner, Anda harus memperhatikan ukuran file. Baik untuk foto maupun animasi. Ukuran file yang terlampau besar berpotensi membuat loading website menjadi lebih lama. Pengunjung yang tidak sabaran bisa saja kabur meninggalkan website kalian karena hal ini.
-
Pemilihan Warna Dalam Desain Banner
Dalam dunia desain, setiap warna memiliki maknanya tersendiri. Warna meskipun selalu diasosiasikan dengan sebuah hal, warna mempunyai subjektivitas sendiri, dan sangat dipengaruhi oleh budaya.
Berikut beberapa warna dasar dan kesan yang ditimbulkan:
- Merah: Warna ini memberikan kesan semangat dan memiliki daya tarik yang kuat untuk pengunjung. Meskipun begitu, Anda harus menggunakan warna ini secara bijak. Jika Anda ingin membuat gaya klasik, dewasa, dan serius sebaiknya hindari warna merah.
- Putih: Warna putih banyak dipilih karena sanggup memberikan kesan yang murni, muda, simple, dan juga sebagai perlambang akan kejujuran.
- Hitam: Warna hitam melambangkan ekslusivitas, misterius, dan juga modern. Warna ini juga menjadi symbol untuk kekuasaan, prestise, kemewahan, dan formalitas. Dan secara umum, teks berwarna gelap dengan latar belakang putih merupakan kombinasi warna yang paling banyak digunakan.
- Oranye: Warna oranye banyak dipiih sebagai ikon untuk tombol Call To Action atau CTA. Walaupun tak semencolok warna merah, oranye digunakan karena dipercaya bisa menghadirkan energ yang positif. Warna ini mampu member kesan yang gembira dan menyegarkan.
- Ungu: Warna ungu memiliki kesan mewah dan anggun sehingga banyak diasosiasikan dengan wanita. Hanya saja warna ini mengalami pembelokan makna karena diidentikkan sebagai warna janda. Ungu memberikan kesan menenangkan dan menyejukkan bagi siapa saja yang melihatnya.
- Pink: warna ini biasanya dikaitkan dengan hal yang berbau feminim. Cinta yang manis, dan semangat muda adalah diantaranya. Pink banyak digunakan karena memiliki tingkat kecerahan dan tone warna yang unik.
-
Komposisi Branding
Desain banner ads sangat tergantung pada keseimbangan komposisi masing-masing komponennya. Banner ads dirancang untuk secara efektif meningkatkan brand awareness dan megarahkan lalu lintas ke website Anda. Berikut tga komponen dasar yang harus Anda perhatikan:
- Logo
Anda harus menyertakan logo untuk membangun brand awareness. Pastikan untuk membuatnya terlihat dominan secara visual.
- Proposisi Nilai
Proposisi nilai menampilkan layanan atau produk yang Anda berikan dan menarik perhatian calon pelanggan. Penawaran ini seperti diskon, atau penawaran berbatas waktu. Ini akan menjadi yang paling dominan di banner Anda. Karena menjadi yang pertama dilihat pemirsa.
- Call to Action
Call to Action atau CTA adalah teks beserta tombol yang berisi ajakan pada pengunjung untuk melakukan tindakan. Tentu Anda familiar dengan kata-kata “Daftar Gratis”, “Beli Sekarang”, atau “Klik Untuk Info Selanjutnya”. Penggunaan tombol CTA lebih efektif dibandingkan CTA yang hanya berbentuk teks saja.
Perhatikan keserasian warna dan lokasi penempatan tombol CTA.
-
Desain Banner Simpel dan Tidak Rumit
Pastikan desain banner yang Anda buat memiliki tampilan visual yang penting. Viewer kemungkinan hanya sebentar ketika melihat banner ads Anda. Dalam sebuah banner ads setidaknya terdiri atas satu ornament, sebuah gambar, pesan, Call to Action dan identitas brand. Kesan yang sederhana akan terlihat dari kombinasi tersebut.
-
Desain Banner Ads yang Responsif
Tidak cukup hanya membuat desain banner yang menarik dan jelas. Anda juga perlu membuat desain yang responsif. Ini berkaitan dengan penggguna internet yang saat ini didominasi pengguna mobile. Pastikan desain banner ads anda dapat tempil dengan baik di perangkat-perangkat mobile. Untuk membuat banner yang responsif dibutuhkan keahlian khusus seperti CSS, Javascript, maupun HTML.
Kesimpulan
Setelah membaca tips cara membuat desain banner menarik tadi, apakah Anda siap untuk membuat banner ads Anda sendiri? Tidak mudah memang untuk menciptakan desain banner yang menarik sekaligus efektif. Banyak proses kreatif yang harus dilakakukan. Membutuhkan beberapa kali revisi hingga mendapatkan hasil yang memuaskan.
Hanya saja jika ingin lebih cepat dan mudah, mennggunakan jasa desain grafis adalah pilihan yang tepat. Anda bisa berdiskusi tentang ide, komposisi dan melakukan revisi atas desain banner tersebut. Semoga artikel ini bermanfaat.




