Cara Meningkatkan Engagement Instagram Untuk Pemula
- Posted in Tips & Trik
- Komentar Dinonaktifkan pada Cara Meningkatkan Engagement Instagram Untuk Pemula Komentar
Instagram. Siapa yang tak kenal dengan media sosial yang satu ini. Instagram merupakan sebuah media sosial yang cukup interaktif. Dimana para penggunanya bisa memposting foto dan video. Apalagi sejak media sosial yang fokus pada konten visual ini berganti kepemilikan ke Facebook.
Sejak diambil alih oleh Facebook, semakin beragam pula fitur Instagram yang bisa dinikmati oleh penggunanya. Maka tak heran, para penggunanya semakin betah untuk berlama-lama di aplikasi yang satu ini.

Instagram kemudian menjadi peluang tersendiri bagi orang-orang yang bergelut di dunia internet marketing. Baiki itu digunakan oleh para pebisnis online, orang untuk menampilkan portofolio, dan bahkan para buzzer, dengan mudah akan kita temukan di Instagram.
Salah satu hal yang menjadi indikasi keberhasilan kampanye media sosial, termasuk instagram adalah engagement rate. Ada yang pernah mendengar istilah yang satu ini?
Pada artikel kali, kami akan membagikan pada Kanca Jejualan tentang cara meningkatkan engagement Instagram untuk pemula. Jadi, simak artikel ini sampai selesai, ya.
Apa Itu Engagement Rate?
Mungkin banyak yang masih asing dengan istilah engagement, belakangan ini semakin sering disebut. Terutama oleh orang-orang yang bergiat di media sosial. Sebenarnya, apa sih engagement rate?
Engagement rate adalah sebuah istilah yang kerap disebutkan di dunia digital marketing, lebih spesifik lagi, social media marketing. Istilah ini digunakan sebagai alat untuk mengukur keterlibatan pengikut dalam suatu akun media sosial.
Dewasa ini, media sosial adalah salah satu hal yang sangat sulit dipisahkan dari kehidupan manusia. Sosial media dinilai ampuh untuk mendapatkan informasi terupdate dan cepat. Salah satu media sosial yang paling banyak digunakan saat ini adalah Instagram.
Selain digunakan untuk mencari hiburan dan informasi, Instagram juga digunakan oleh para pelaku bisnis untuk meningkatkan pemasarannya. Dan ya, itu tadi, salah satu cara untuk mengukur berhasil atau tidaknya kampanye pemasaran di media sosial adalah engagement rate. Jika Anda banyak menggunakan Instagram untuk kegiatan pemasaran bisnis, maka sangat penting rasanya untuk memahami engagement rate.
Cara Meningkatkan Engagement Rate di Instagram
Menurut data dari Forrester, Instagram memiliki engagement rate 10 kali lebih besar dari Facebook, 84 kali lebih tinggi dari Twitter, dan 54 kali lipat dari Pinterest. Artinya, Instagram bisa menjadi media yang tepat untuk mengenalkan merek dan produk. Karena itu, seorang digital marketer harus tahu cara meningkatkan engagement di Instagram. Berikut ini adalah cara meningkatkan engagement di Instagram:
Buat Feed Instagram Terlihat Rapi dan Bertema

Cara pertama untuk meningkatkan engagement di Instagram adalah merapikan feed Instagram Anda. Tak hanya rapi, Anda juga dapat memberikan sentuhan tematik tertentu pada feed. Dengan konten yang senada, serta konten yang rapi dan bagus, akan memancing interaksi yang lebih intens di Instagram.
Pemirsa akan tertarik dengan konten yang Anda sajikan. Interaksi yang terjadi umumnya saling berbalas komentar di kolom komentar, like postingan, dan reply stories.
Membuat Kalimat Ajakan untuk Berkomentar atau Like
Membuat kalimat ajakan juga termasuk jitu untuk meningkatkan engagement di Instagram. Buatlah caption yang menarik perhatian dengan menyertakan ajakan untuk berkomentar dan like pada postingan.
Anda juga bisa menerapkan hal yang sama di fitur story. Bahkan, fitur story dirasakan pengguna Instagram lebih dekat dengan brand atau siapapun itu. Untuk memancing interaksi via story, Anda bisa menggunakan stiker pertanyaan. Stiker pertanyaan dapat digunakan untuk memberikan informasi soal produk, brand, atau untuk melontarkan pertanyaan yang ingin diketahui oleh audiens.
Membuat Konten yang Menyenangkan
Untuk meningkatkan engagement, salah satu cara yang paling wajib dilakukan tentu saja adalah dengan membuat konten yang menyenangkan. Menyediakan konten khusus yang menyenangkan, seperti cuplikan TikTok, meme viral, atau penggunaan Instagram Stories dengan filter AR dan GIF menjadi salah satu cara meningkatkan engagement Instagram yang paling ampuh.
Tentu saja, penggunaan beragam konten ini harus sesuai dengan tema keseluruhan merek dan etika komunitas Instagram. Biasanya, konten yang menghibur inilah yang dapat memancing pengikut untuk melakukan tindakan, seperti memencet tombol likes, memberikan komentar, hingga membagikannya.
Menulis Caption yang Panjang
Disamping sebagai salah satu cara menambah followers Instagram, caption yang panjang juga dipercaya bisa meningkatkan engagement. Pertanyaannya adalah, mengapa teks yang panjang bisa meningkatkan engagement?
Caption yang panjang dapat memancing pemirsa menghabiskan waktu lebih banyak untuk membaca caption tersebut. Apalagi jika Anda menampilkan visual yang apik. Hal inilah yang akhirnya yang dianggap baik oleh algoritma Instagram, terutama dalam kaitannya dengan keterlibatan pengguna.
Baca Juga : Cara Memasang Google Analytics di WordPress
Menggunakan Hashtag yang Tepat Sasaran

Untuk sebagian besar pengguna Instagram, salah satu metode pencarian yang paling efektif adalah dengan menggunakan hashtag. Maka dari itu, penggunaan hashtag yang tepat sasaran dan tertarget dipercaya dapat meningkatkan engagement Instagram Anda. Jadi, pastikan Anda menggunakan hashtag yang tepat, ya.
Namun satu hal yang harus Anda ingat adalah, hindari penggunaan hashtag yang tidak relevan. Hal ini ini bisa membuat pemirsa merasa kecewa dengan akun Instagram Anda.
Repost Konten Dari Pengguna
Me-repost konten pengguna bisa menjadi cara yang sangat bagus untuk meningkatkan engagement. Bagi para followers, postingan yang di repost adalah kesempatan untuk berinteraksi lebih dekat dengan brand. Sudah banyak sekali brand yang memposting ulang konten buatan pengguna dengan menambahkan tag brand di dalamnya.
Endorsement
Pada praktiknya, endorse dapat dikatakan sebagai salah satu jenis promosi periklanan, yang menggunakan pihak lain untuk mendukung dan memasarkan sebuah produk atau jasa.
Praktik endorsement semakin marak sejak bermunculannya media sosial. Apalagi kini, semakin banyak pelaku bisnis yang melirik endorsement sebagai cara berpromosi, agar produknya laku di pasaran. Terlebih lagi, promosi jenis ini bisa dibilang cukup praktis dan hasil nya sangat potensial menaikkan penjualan.
Instagram sangat populer digunakan untuk digunakan sebagai media promosi berbagai jenis bisnis. Mulai dari fashion, kosmetik, fotografi, dan kuliner.
Promosi tersebut tidak hanya menampilkan produk di akun Instagram Anda sendiri, tetapi memakai jasa endorse akun-akun yang memiliki banyak sekali followers, untuk mempromosikannya.
Karena Instagram sangat menonjolkan tampilan visual, jadi sebisa mungkin untuk menampilkan foto yang menarik. Selain foto, Anda bisa membuat video yang lebih bagus untuk menarik perhatian audiens.
Penutup
Meningkatkan engagement di Instagram adalah hal yang tricky. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkannya. Selain cara meningkatkan engagement Instagram diatas, masih ada cara lain yang bisa Anda coba.
Wujudkan ide bisnis onlinemu dengan website toko online. Mau punya website toko online sendiri? Tunggu apalagi, buat toko online-mu bersama Jejualan, Buka Toko Online Cuma 20 Detik.

