SEO: 5 Bukti Kamu Tidak “Patuh” Pada Aturan Google!

  • Posted by
  • Posted in Tips & Trik
  • Komentar Dinonaktifkan pada SEO: 5 Bukti Kamu Tidak “Patuh” Pada Aturan Google! Komentar

SEO

Suka atau tidak, Google telah mendeklarasikan diri sebagai pengadil, hakim dan algojo dari Internet. Mengapa? Karena hampir sebagian besar pencarian di internet masuk melalui mesin pencari Google, inilah yang membuat Google sangat berkuasa di world wide web.

Tujuan utama dari mesin pencari seperti Google adalah satu yaitu ingin menampilkan situs yang paling relevan dari hasil pencarian. Jadi, hanya situs yang benar-benar berkualitaslah yang akan ditampilkan untuk pengguna, sehingga tidak ada lagi situs-situs berbau penipuan, scam, spam, dll yang muncul dalam hasil pencarian Google.

Ini berarti semua marketers yang bermain dalam SEO harus mematuhi semua aturan-aturan yang ada dalam membuat konten untuk mendapatkan peringkat SERP yang tinggi dari Google. Berikut 5 tanda jika Anda tidak mematuhi aturan dari Google.

1. Tidak memberikan informasi yang cukup untuk pengunjung

Konten adalah raja, jadi jangan pernah melupakan hal ini. Website Anda adalah pintu gerbang ke dalam bisnis Anda. Tidak peduli apa yang Anda jual, baik itu barang atau jasa, Anda tidak benar-benar memiliki cukup informasi di situs Anda. Dan itu berarti bahwa selain deskripsi produk, gambar, dan rincian dari layanan Anda, Anda harus menambahkan nilai apa yang Anda tawarkan dengan memberikan informasi secara gratis. Ya, itu berarti blogging. Jika Anda tidak menulis blog setidaknya dua kali seminggu, maka Anda melanggar aturan Google. Google ingin melihat bahwa Anda menyediakan basis pengguna Anda dengan banyak informasi segar, yaitu melalui blogging.

2. Tidak memberikan informasi yang berguna

Seperti yang telah disebutkan diatas, konten adalah raja. Tapi tidak sembarang konten yang bisa Anda buat. Jika Anda masih menggunakan trik lama yaitu keyword stuffing untuk mendapatkan peringkat, mungkin Anda harus berpikir ratusan kali untuk melakukannya karena itu adalah hal yang sia-sia. Konten yang layak/berguna adalah konten yang benar-benar dibutuhkan pengunjung yang dapat membantu menyelesaikan permasalahan mereka atau memberikan wawasan baru. Misalnya, blog tutorial, tips dan trik, panduan untuk pemula, dll. Sederhananya, jika semua yang Anda lakukan adalah memasukkan kembali produk atau jasa ke dalam setiap tweet, update dan posting blog, maka Anda melanggar aturan Google.

3. Tidak mendapatkan cukup banyak organic links

Link building, mungkin akan selalu menjadi, salah satu hal yang paling penting yang bisa dilakukan untuk SEO. Satu-satunya masalah adalah bahwa itu benar-benar sulit untuk dilakukan dengan baik dan sah. Rahasianya adalah terletak pada dua poin diatas, ya konten adalah raja. Jika Anda memiliki konten yang besar dan berguna, maka situs lain akan link ke situs Anda. Organic link building mungkin terlihat sederhana tapi tidak sesederhana yang dibayangkan. Saat ini Google (dan mesin pencari lain) menjadi sangat ketat dalam mengawasi link building, sehingga tidak semua backlink bisa memberikan efek positif bagi website Anda. Backlink yang didapatkan dari sumber yang tidak jelas tidak akan memberikan efek positif, bahkan dalam jangka panjang itu justru dapat merugikan situs Anda sendiri.

4. Tidak memiliki link ke situs besar lainnya

Link building memiliki jalan dua arah, dan bisa dibilang dua-duanya adalah sama penting. Ketika Anda sedang mencoba membangun sebuah profil yang sehat dari inbound links, Anda juga harus memfokus perhatian yang sama pada outbond links. Mengapa? Karena Google senang melihat jika Anda mengarahkan pengguna ke informasi yang berguna sebanyak mungkin, terlepas dari apakah Anda menulis sendiri atau tidak. Dan sangat penting bahwa Anda juga harus memiliki link ke situs yang terkemuka. Google mempertimbangkan PageRank dari halaman yang terlink ke situs lain, sehingga bagaimanapun caranya arahkan pengguna langsung menunju situs yang besar. Dan, apapun yang Anda lakukan, jangan sekali-sekali mengarahkannya ke halaman spam. Itu jelas akan melanggar aturan Google, bahkan tanpa disadari.

5. Pastikan situs Anda mobile friendly

Ya, ini merupakan salah faktor penting dalam SEO. Pastikan situs Anda dapat dibaca dengan mudah dan jelas di semua perangkat mobile/tablet. Sejak 21 April, Google telah benar-benar menaruh perhatian lebih pada hasil pencarian mobile dan menghukum situs yang tidak mobile friendly. Setidaknya ini membuat Anda harus memastikan bahwa situs Anda tidak hanya dirancang dengan responsif tetapi juga mendukung mobile friendly. Aturannya, jika website Anda tidak mudah diakses oleh pengguna mobile, maka Anda melanggar aturan Google dan peringkat SERP Anda akan turun. Untungnya, Google telah menyediakan Mobile Friendly Test page untuk memeriksa apakah situs Anda mobile friendly atau tidak.