Manajemen risiko keuangan dalam bisnis menjadi sebuah hal yang penting untuk diperhatikan. Tanpa adanya manajemen risiko yang baik, tentu anda akan mengalami kesulitan pada saat berhadapan dengan yang namanya risk dalam bisnis. Dalam menjalankan aktivitas bisnis, tentu saja ada kondisi up and down yang datang silih berganti. Semua itu sebetulnya bisa diatasi dengan baik jika anda sudah siap dengan manajemen risiko keuangan. Tapi faktanya, masih banyak pebisnis pemula yang tidak tahu dengan hal ini. Akibatnya, ketika risiko tersebut datang, mereka kesulitan dalam mencari solusi terbaik. Dari sinilah anda perlu memahami betapa pentingnya manajemen risiko keuangan itu sendiri.  Apa sebetulnya arti, makna dan tujuan yang begitu penting di dalamnya?

Arti Dari Manajemen Risiko

Arti dari manajemen risiko keuangan menurut para ahli adalah sebuah proses yang terarah dan proaktif yang bertujuan untuk mengatasi segala kemungkinan kegagalan dalam suatu transaksi atau instrument. Sementara itu, ahli lainnya mengatakan bahwa Risk Management merupakan bagian dari kegiatan organisasi dalam rangka memetakan berbagai masalah yang berpotensi untuk muncul dalam suatu kegiatan. Pendekatan akan dilakukan secara sistematis dan juga komprehensif dalam mengatasi risk yang bisa muncul kapan saja tersebut.

Secara sederhana, bisa disimpulkan bahwa manajemen risiko keuangan itu sendiri merupakan sebuah pendekatan dan pengelolaan yang terstruktur pada saat terjadi yang namanya risik atau ancaman itu sendiri. Cara penerapan dimulai dari penilaian, pengembangan strategi, serta mitigasi terhadap berbagai Risk yang berpotensi untuk muncul di masa mendatang tersebut.

Tujuan Dari Manajemen Risiko Keuangan

Lalu apa sebenarnya tujuan dari Risk Management itu sendiri? Pada prakteknya ada beberapa poin yang perlu dipahami. Berikut adalah beberapa poin itu sendiri:

  • Manajemen risiko keuangan memberikan perlindungan kepada suatu organisasi dan juga preusahaan untuk berbagai macam hal. Hal ini diterapkan dalam rangka mengetahui apa saja penanganan yang akan dilakukan terhadap risiko yang timbul itu sendiri.
  • Adanya Risk Management sangat penting dalam rangka mengukur bagaimana kinerja perusahaan atau suatu aktivitas bisnis dalam rangka mengatasi berbagai risiko yang muncul dengan pengembangan dan juga strategi yang tepat.
  • Penanganan risiko haruslah dilakukan dengan sigap dan juga tepat supaya perusahaan tetap mampu beroperasi dan mengelola berbagai hal dan kegiatan yang ada didalamnya dengan baik.
  • Pada penerapannya Risk Management akan menjadi sebuah kunci utama keberlangsungan operasional perusahaan tersebut untuk jangka panjang. Semakin efektif sebuah manajemen risiko keuangan diterapkan, maka dari situ pula perusahaan akan tetap bisa menjalankan berbagai prosedur operasionalnya dengan baik.
  • Risk Management seperti ini tentunya sangat bermanfaat dalam menyikapi berbagai risiko yang bisa muncul dalam berbagai instrumen bisnis dan juga investasi, mulai dari komoditas, mata uang, kredit, ekuitas dan lain sebagainya.

Kenapa Manajamen Risiko Itu Penting?

Apakah ada sesuatu yang tanpa risiko? Setiap keputusan yang diambil tentunya ada risiko yang harus dihadapi. Dalam skala yang lebih besar, misalnya kinerja suatu perusahaan tentu perlu dipahami pula bahwa itu juga akan mengandung risiko yang signifikan sifatnya. Tanpa adanya penanggulangan yang baik dan tepat, sudah pasti hal ini akan menimbulkan berbagai jenis masalah yang bisa timbul kapan saja tanpa bisa diprediksi. Apa saja risiko yang akan timbul tersebut?

  • Persaingan yang ketat antara satu bisnis dengan bisnis lainnya akan memicu terjadinya Risk yang tak terhindarkan. Karena itu, harus ada manajemen risiko keuangan yang jelas tentang bagaimana menyikapi segala bentuk persaingan yang terjadi.
  • Kemajuan teknologi yang kemudian diterapkan dalam suatu instrumen bisnis menjadikan para pelaku bisnis harus mampu menggunakan dan menerapkannya dengan baik. Jika tidak bisa memanfaatkan teknologi yang ada, sudah pasti risk akan muncul.
  • Yang tak kalah pentingnya risk tersebut juga bisa muncul karena berbagai hal tak terduga, mulai dari krisis, bencana alam, pencurian, dan lain sebagainya. Sehingga pada akhirnya menimbulkan kerugian yang tak ternilai besarnya.

Contoh Manajemen Risiko Dalam Bisnis

Lalu bagaimanakah contoh penerapan manajemen risiko keuangan tersebut? Bisakah risiko tersebut diatasi dengan cara yang tepat? Pada penerapannya ini akan bisa anda lakukan dengan baik apabila anda tahu bagaimana cara tepat untuk menanggulanginya ketika hal tersebut benar-benar terjadi. Satu hal yang pasti, anda harus mampu menerapkan semua yang tepat tersebut dengan cara yang efektif pula. Berikut adalah beberapa contoh dalam menanggulangi risiko yang ada:

  • Yang paling sederhana adalah dengan menggunakan layanan asuransi untuk memberikan proteksi terhadap bisnis yang dijalankan. Misalnya asuransi bisnis untuk proteksi kejadian bencana alam. Jika bencana alam benar-benar terjadi dan bisnis anda mengalami derita finansial yang fatal, maka risiko tersebut akan dialihkan ke pihak asuransi.
  • Penerapan manajemen risiko keuangan lainnya adalah dengan menyisihkan sebagian uang dari hasil ekuitas, maupun profit yang didapatkan dari bisnis 10 persen sampai dengan 40 persen untuk tabungan jika sewaktu-waktu ada hal tak terduga yang terjadi.
  • Bisa pula risiko tersebut di-manage dengan cara memanfaatkan sarana investasi yang tersedia. Banyak instrumen investasi yang bisa dipilih, tapi pastikan anda benar-benar serius dan berhati-hati dengan investasi karena saat ini sangat marak penipuan terkait hal-hal semacam ini.
  • Membuka berbagai cabang tambahan di berbagai tempat, kemudian menerapkan sistem yang ada di cabang lain tersebut juga bisa menjadi salah satu langkah mengelola risiko dengan baik. Misalnya anda membuka 10 cabang bisnis. Jika ada 1 cabang yang terdampak risk seperti tekena bencana, pencurian, kerugian besar, dan sebagainya, maka masih ada 9 cabang yang masih berjalan dan bisnis anda akan tetap di-back up dengan baik.

Jalankan Bisnis Dengan Cara Yang Tepat

Satu hal yang pasti dalam menerapkan manajemen risiko keuangan adalah menjalankan bisnis sesuai dengan prosedur yang berlaku. Dalam bisnis, anda juga harus memiliki SOP atau sistem operasional yang tepat. Dengan adanya SOP tersebut maka akan memberikan kemudahan kepada anda untuk menjalankan bisnis dengan risiko yang seminimal mungkin. Manfaat dari adanya SOP antara lain adalah sebagai berikut:

  1. SOP akan memberikan kemudahan kepada anda untuk menjalankan bisnis dengan cara yang tepat dan signifikan.
  2. SOP membantu prosedur bisnis berjalan dengan lancar sesuai sistem yang ada. Ini juga mencegah human error dan sabotase.
  3. SOP akan melancarkan bisnis anda dengan tepat sasaran, sehingga pada akhirnya nanti peluang bisnis untuk berkembang semakin maksimal.

Kesimpulan

Dalam rangka mencapai yang namanya sukses dalam manajemen risiko keuangan tersebut, anda memang harus memiliki jam terbang yang cukup proporsional, serta memiliki pemahaman tentang bagaimana mengelola semua risiko yang ada di depan. Risiko bukan hanya harus dihadapi dengan berani, tapi juga harus secara smart dan terencana.

Baca Juga: Begini Lho Ternyata Cara SEO Bekerja

Send Comment