Ada banyak faktor yang mempengaruhi kesuksesan optimasi SEO, atau Search Engine Optimization. Beberapa hal kunci tersebut antara lain meta tag, alt text, title, dan backlink. Setiap orang yang bergelut di dunia SEO tentu paham bahwa link adalah salah satu faktor penentu bagus atau buruknya ranking sebuah website.

Ada dua jenis link yang harus Anda ketahui. Yaitu bad link dan good link. Google sangat menyukai link yang bagus dan bermanfaaat. Mesin pencari yang satu ini akan memprioritaskan halaman website yang memiliki link yang bagus, agar berada di halaman teratas mesin pencari.

Sebaliknya, Google sangat tidak menyukai halaman website yang menyertakan link yang buruk. Maka dari itu, sangat penting bagi Anda untuk mengenali link-link jelek, yang tidak disukai oleh Google. Kanca Jejualan, artikel ini akan menjabarkan pada Anda, tentang 10 jenis backlink yang dibenci oleh Google.

Apa itu Backlink?

10 jenis backlink yang dibenci Google

Sebelum lebih jauh membahas tentang 10 jenis backlink yang tidak dibenci Google, ada baiknya bagi Anda untuk mengetahui apa itu backlink. Istilah ini sendiri sebenarnya sudah cukup populer. Hanya saja, tidak banyak yang tahu defisini pasti tentang apa itu backlink.

Backlink adalah sebutan untuk menamai sebuah tautan atau link yang mengarah ke website kita. Umumnya, backlink dimanfaatkan sebagai rujuakn untuk memudahkan pengguna atau sekedar hanya untuk keperluan optimasi. Agar website Anda lebih populer di mata mesin pencari.

Dari faktor kegunaan, backlink dapat dibedakan menjadi dua jenis. Yaitu dofolllow dan nofollow. Kedua jenis backlink tersebut terlihat sama saja jika dilihat secara kasat mata.Hanya saja, jenis backlink dofollow lebih disukai para blogger karena memiliki nilai yang tinggi di mesin pencari. Sedangkan backlink jenis nofollow reltaif kurang disukai karena tidak memberikan dampak berarti untuk website.

Dan sekarang, kebutuhan akan backlink semakin berkembang, seiring pesatnya SEO sebagai cara untuk digital marketing.

10 Jenis Backlink yang Dibenci Google

Dalam aktivitas SEO, backlink adalah salah satu elemen yang sangat penting. Semakin banyak backlink, maka dapat semakin baik peringkat sebuah website. Itu tandanya website Anda demikian populer. Maka tak heran dulu banyak pemilik website yang mencari backlink sebanyak mungkin, tanpa mengindahkan kualitas backlink tersebut.

Dan seiring berkembangnya waktu, algoritma Google semakin ketat dalam menetapkan kriteria sebuah backlink. Aktivitas penanaman backlink yang masif dan terkesan tidak normal berpotensi hukuman. Mulai dari penalti, sandbox, atau yang paling parah adalah deindeks.

Berikut ini adalah 10 jenis backlink yang dibenci Google, dan jangan sampai Anda melakukan salah satu diantaranya.

1. Tukar Link

Jenis backlink pertama yang tidak disukai oleh Google adalah tukar link. Tapi, sebentar. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan tukar menukar backlink. Sebenarnya Google memperbolehkan hal ini, sampai kemudian pada tahun 2010, Google mengumumkan jenis tukar link yang tidak mereka sukai. Yaitu tukar menukar link dengan konten yang tidak relevan.

Jadi, ketika Anda ingin bertukar backlink dengan website lain, pastikan jika konten yang ada di website tujuan relevan dengan konten Anda. Selain itu, jangan menukar lebih dari 10 link karena dapat dianggap spam oleh Google.

2. Backlink Advertorial

10 jenis backlink yang dibenci Google

Jenis backlink kedua yang tidak disukai oleh Google adalah backlink advertorial. Backlink advertorial adalah jenis backlink yang berasal dari artikel periklanan yang menawarkan sebuah produk atau jasa. Tetapi, seiring waktu, artikel advertorial menjelma menjadi artikel berita agar tidak terdeteksi.

Hanya saja, penyamaran jenis ini sudah dikenali oleh algoritma Google. Sehingga, jika ada yang berani menggunakan backlink ini harus siap mendapatkan hukuman dari Google.

3. Backlink Forum Diskusi

Ya, memang benar tidak semua baclink forum diskusi dilarang oleh Google. Jika link tersebut berasal dari website yang memiliki konten berkualitas, pengguna yang terverivikasi, dan linknya bukan merupakan spam, maka hal ini sah-sah saja dilakukan.

Tetapi, jika ada link yang berasal dari forum diskusi asing dan baclink tidak berkualitas alias spamming, hingga ribuan, Google tidak akan ragu untuk menghukum pengguna link tersebut.

4. Backlink dari Aplikasi Otomatis

Ada suatu masa di mana para pemilik website bisa membeli ribuan backlink dari website pembuat link otomatis dengan harga super murah. Akibatnya adalah, banyak bermunculan backlink berkualitas rendahan.

Backlink otomatis dapat mempercepat upaya pemiliki website agar website dapat berada di halaman atas mesin pencari. Namun kini, Google menganggap ini sebagai aktivitas spamming. Jadi jangan sampai coba-coba untuk membeli link otomatis.

5. Menyembunyikan Backlink di CSS dengan Cara Meretas

10 jenis backlink yang dibenci Google

Praktik ini jelas tidak boleh dilakukan. Ini adalah cara yang kotor. Mesin Google juga terus berkembang dan tidak memberikan ruang bagi pemilik website untuk menggunakan cara ini. Kini, Google sudah tidak menghitung backlink dan anchortext yang disembunyikan atau disamarkan.

6. Keragaman Backlink yang Rendah

Backlink yang baik adalah yang berasal dari platform yang beragam. Membangun backlink dari satu atau dua jenis platform saja secara terus menerus dapat menempatkan website Anda dalam marabahaya. Google akan membaca aktivitas penamanan backlink yang tidak wajar. Maka dari itu, upayakan backlink Anda berasal dari platform yang berbeda-beda.

7. Backlink dari Website Berbahasa Asing

Salah satu kriteria backlink yang berkualitas adalah yang relevan, atau yang memiliki topik yang sama dengan website Anda. Menanam backlink di website berbahasa asing jelas menyalahi kriteria tersebut. Upayakan untuk mendapatkan backlink dari website yang satu bahasa dan akan lebih baik bila satu tema dengan Anda.

8. Guest Post Berkualitas Rendah

Jenis backlink yang banyak diterapkan adalah melakukan guest posting. Ini adalah salah satu jenis backlink yang paling natural. Namun untuk melakukannya, Anda perlu mempertimbangkan kualitas website yang dipilih. Anda dapat menjadikan Domain Authority dan Page Authority sebagai acuan.

9. Backlink Press Release

Press Release masih menjadi primadona bagi para pemilik website. Tapi kini, Anda harus menerapkannya secara terukur. Yang tidak tidak direkomendasikan adalah menanam backlink pada kata kunci tertentu dengan jumlah yang berlebihan.

Cara paling aman yang bisa Anda gunakan adalah dengan menyematkan link utuh website di bagian bawah artikel press release.

10. Komentar Blog

Jenis backlink terakhir yang tidak disukai oleh Google adalah menanam backlink di komentar blog. Google akan menghapus komentar yang menyertakan backlink. Hal ini akan dianggap sebagai spam oleh Google.

Kesimpulan

Itulah tadi 10 jenis backlink yang dibenci Google. Semoga artikel ini Anda bisa memahami jenis-jenis backlink yang tidak disukai oleh Google.

Go digital sekarang juga dengan website toko online dari Jejualan, Buka Toko Online Cuma 20 Detik.Klik di sini untuk informasi selengkapnya.

Send Comment