Menulis konten berkualitas untuk sebuah situs web bukanlah tugas yang mudah. Dengan semakin pentingnya kata kunci yang ditargetkan, riset tentang kata kunci berkualitas sangat diperlukan untuk menentukan peringkat website Anda di mesin pencari. Dengan kata lain, perbedaan antara sepuluh pengunjung dan sepuluh ribu pengunjung sangat bergantung pada kata kunci yang Anda sertakan. Pada artikel ini, kita akan melihat 4 kesalahan paling umum yang dilakukan orang saat mereka melakukan riset kata kunci. Jadi, bacalah artikel berikut ini hingga akhir!

  1. Menjawab Pertanyaan Yang Anda Asumsikan Bahwa Itu Adalah Pertanyaan Dari Pengunjung

Ini adalah salah satu kesalahan utama yang banyak dilakukan oleh para blogger dan berbagai perusahaan online. Mereka dengan sewenang-wenang menulis apa yang mereka anggap merupakan minat dari pembaca, bukannya memenuhi kebutuhan yang sebenarnya dicari oleh pengguna web mereka. Inti dari riset kata kunci yang baik adalah membuat keputusan berbasis data. Jadi, tidak bijaksana jika Anda menganggap bahwa Anda mengetahui semua yang dicari pengguna sebelum melakukan riset ekstensif. Secara realistis, tidak mungkin untuk mengetahui setiap pertanyaan yang diajukan pengguna, siapa yang mengajukan pertanyaan ini, dan apa latar belakang mereka. Disinilah alat mendeteksi kata kunci berperan penting. Beberapa alat yang bagus untuk digunakan adalah SEMrush dan Google Keyword Planner.

  1. Keluar Dari Visi Yang Seharusnya

Salah satu penyebab utama mengapa riset kata kunci tidak dilakukan dengan baik adalah karena adanya bias konfirmasi atau keluar dari tujuan awal. Kesalahan tersebut misalnya mencoba mendorong penjualan terhadap produk atau layanan yang sama sekali tidak terkait dengan kueri penelusuran pengguna atau konten yang diberikan. Terakhir, jangan mencoba menipu pengguna Anda. Jika Anda tidak bisa memberi mereka jawaban atau suatu layanan tertentu, jangan pernah membingungkan pengguna dan mencoba menipunya. Ini adalah sesuatu yang secara universal tidak disukai.

Hanya karena ceruk pasar yang populer, bukan berarti bahwa itulah yang dibutuhkan atau diinginkan setiap orang. Sama halnya, hanya karena Anda benar-benar ingin menjual bisnis kepada pelanggan, bukan berarti bahwa layanan atau produk Anda adalah hal terbaik bagi mereka. Fokuslah dalam memberikan informasi berkualitas dan jujur, dengan harapan bahwa produk Anda tidak melakukan penipuan dan keluar dari visi misi yang seharusnya.

  1. Menarik Data Kata Kunci Dari Sumber Singular

Jangan pernah membuat kesalahan hanya karena mengandalkan satu sumber saat melakukan riset kata kunci. Ada banyak jalan diluar sana yang bisa Anda manfaatkan, jadi gunakan semuanya (atau setidaknya beberapa). Jangan pernah memasukkan semua kata kunci dalam satu sumber. Tetap up to date dengan semua riset-riset yang terbaru untuk memastikan bahwa Anda tidak tertinggal.

  1. Anda Gagal Menjawab Pertanyaan

Terlalu sering, produsen konten web terlibat dalam riset kata kunci yang luas. Hal ini hanya akan menjadi sia-sia. Bayangkan jika produsen konten terlibat dalam riset, ia hanya akan menghabiskan waktu, uang, dan sumber daya yang berkualitas untuk menganalisis kueri pengguna dan menjawab pertanyaan yang sifatnya merupakan hubungan tangensial. Pengguna internet cukup spesifik saat mengetahui apa yang mereka inginkan dari pencarian Google mereka. Semakin banyak pengubah yang dicantumkan ke dalam kueri (seperti ‘bebas’, ‘terbaik’, ‘tidak ada iklan’, dan sebagainya) maka akan semakin bosan pengunjung dengan hasil penelusuran yang ada. Jika Anda gagal fokus untuk menjawab pertanyaan spesifik mereka, mereka akan pergi dari situs Anda. Sederhananya, selalu perhatikan apa yang dicari oleh pengunjung dan cobalah memberi informasi spesifik sesuai dengan yang mereka cari.

Send Comment


3 + one =