4 Strategi Jitu Dalam Content Marketing yang Harus Dipahami
- Posted in Tips & Trik
- Komentar Dinonaktifkan pada 4 Strategi Jitu Dalam Content Marketing yang Harus Dipahami Komentar
Dalam dunia content marketing, strategi adalah raja. Pengujian terhadap B2C 2015 yang dilakukan Content Marketing Institute’s menunjukkan bahwa 47 persen dari content marketers memiliki strategi yang didokumentasikan. Tren ini tercermin dalam B2B content marketing, dimana 54 persen dari marketers memiliki strategi yang terdokumentasi, dibandingkan 11 persen sisanya yang tidak.
Memiliki strategi yang terdokumentasi dan mengimplementasikannya bisa menjadi bumbu rahasia di balik keberhasilan content marketing. Tapi bagaimana kita membangun strategi itu?
Pendekatan modern untuk riset pasar tradisional
Strategi content harus ditentukan dari penelitian dan angka yang pasti, bukan hanya sekedar dugaan atau perkiraan. Menggunakan alat dan proses yang tepat, kita bisa menggunakan data untuk mengambil keuntungan dari marketing, sehingga akan menciptakan peluang untuk menjadi pemenang.
Sama seperti semua inisiatif marketing lainnya, penting untuk melakukan penelitian untuk memahami 4W (Who, What, Where, dan Why) untuk memaksimalkan efektivitas. Ketika melakukan penelitian, keempat W ini harus diterjemahkan ke dalam 4 komponen penting yaitu audiens, tren, media, dan kompetisi.
1. Analisis audiens “Who“
Secara khusus, analisis ini akan menunjukkan kepada kita bagaimana audiens mencari informasi, bagaimana mereka menilai merek dan produk, dan bagaimana mereka melakukan pembelian.
Strategi penelitian untuk analisis audiens harus mencakup kombinasi dari penelitian kualitatif dan kuantitatif berikut ini:
- Brand immersion
- Riset kata kunci
- Analisis user-generated content
- Wawancara dan survei pelanggan
- Penilaian analytics
Secara keseluruhan, strategi penelitian ini akan memungkinkan kita untuk mengumpulkan personas pembeli yang komprehensif, mengidentifikasi poin-poin penting, membuat pemetaan alur proses pembelian, dan memahami petimbangan pembelian dari audiens.
2. Analisis tren “What”
Tujuan dari analisis tren adalah untuk membangun komponen “apa” saja yang dibutuhkan dalam strategi content marketing. Jika kita bisa mengumpulkan dan menganalisa konten yang paling menarik, kita bisa menggunakan data tersebut untuk mengidentifikasi pola tren apa yang sedang berkembang dan membuka peluang kita untuk ikut memberikan kontribusi ke audiens. Strategi penelitian berikut bisa digunakan untuk analisis tren:
- Analisis sentimen
- Identifikasi angle
- Identifikasi sub topik
- Analisis pertanyaan menarik
- Analisis sumber yang dikutip
- Analisis quoted ahli
Penelitian ini akan membantu kita memahami apa yang sedang dikutip dan dibagikan oleh audiens kita, pertanyaan apa dijawab dan apa yang tidak, dan mengapa orang berinteraksi dengan konten di tempat pertama.
Baca juga : Ketahui 3 Trend Content Marketing Untuk Ecommerce 2015
3. Analisis media “where”
Analisis media bisa digunakan untuk mengidentifikasi media online dan influencer teratas atau terkenal. Dalam hubungannya dengan analisis tren, analisis media akan membantu kita memahami bagaimana cara terbaik untuk membuat konten yang akan menyatu dengan audiens. Analisis ini harus mencakup hal sebagai berikut:
- Analisis industri publikasi
- Analisis industri sosial influencers
- Analisis industri ahli
- Analisis media berbayar
- Analisis keterlibatan sosial
Identifikasi dan analisis pada channels dan outlet mana saja konten kita bisa bekerja dengan baik dalam industri. Sehingga kita bisa mengatur sendiri kesuksesan melalui upaya promosi yang maksimal .
4. Analisis kompetisi “why”
Dalam bisnis, terkadang dorongan untuk mengalahkan kompetitor menjadi alasan utama. Secara khusus, analisis kompetisi berguna untuk mengidentifikasi channel mana saja yang mungkin atau belum di dominasi oleh kompetitor. Beberapa poin yang mungkin termasuk dalam analisis kompetisi:
- Persediaan konten
- Analisis sentimen
- Analisis gap kata kunci
- Desain website dan navigasi
- Evaluasi SEO
Strategi ini akan membantu kita untuk mengetahui apa saja yang dilakukan kompetitor dan dimana peluang untuk conten marketing bisa bekembang.
Itulah 4 strategi jitu dalam content marketing, memiliki strategi yang didokumentasikan memang bisa membantu meningkatkan efektivitas dalam semua content marketing, terutama ketika strategi didukung dengan penelitian kuantitatif dan kualitatif.

