Implementasi Strategi E-Commerce Untuk Meningkatkan Penjualan
- Posted in Tips & Trik
- Komentar Dinonaktifkan pada Implementasi Strategi E-Commerce Untuk Meningkatkan Penjualan Komentar
Dalam dunia bisnis online saat ini, terdapat banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjadi besar. Fokus dan tujuan orang juga akan berbeda satu dan lainnya. Ada yang fokus untuk meningkatkan penjualan, dan tak sedikit pula yang masih mencari-cari metode pemasaran yang digunakan. Tak ada yang salah dari strategi e-commerce untuk meningkatkan penjualan tersebut. Keduanya justru saling melengkapi satu sama lain.
Tetapi ,mengimplementasikan strategi e-commerce untuk meningkatkan penjualan bukanlah pekerjaan yang mudah. Beberapa hal mendasar yang harus Anda setidaknya pahami antara lain mengetahui dasar-dasar media sosial, search engine optimization, dan email marketing. Yang kemudian menjadi pertanyaan adalah, bagaimana menerapkan strategi e-commerce tersebut?
Kanca Jejualan, artikel ini akan membahas strategi e-commerce dan implementasinya. Jadi, simak artikel ini sampai habis, ya.
Mengapa E-commerce harus mempunyai strategi?
Ada sangat banyak alasan kenapa e-commerce harus memikirkan strategi yang tepat untuk perkembangan bisnisnya. Terlebih, e-commerce memiliki jenis usaha yang bervariasi. Otomatis, tantangan yang dihadapi masing-masing e-commerce juga akan sangat berbeda. Untuk Anda pemilik website e-commerce, setidaknya ada tiga hal yang membuat pelanggan dengan mudah meninggalkan website Anda, yaitu:
- Konsumen tak tahu bagaimana cara menggunakan website Anda
- Produk Anda tidak menawarkan solusi yang jelas
- Navigasi yang terlalu sulit
Permasalahan yang ada diatas tentu saja bukan tidak mempunyai solusi. Implementasi strategi e-commerce menjadi faktor yang menentukan.
Strategi E-commerce Untuk Meningkatkan Penjualan
-
Branding
Strategi pertama yang harus Anda pikirkan adalah terkait dengan branding. Bisnis e-commerce Anda adalah brand dan menjadi identitas inti. Dan Anda harus menyadari hal ini. Merek Anda adalah perwujudan nilai yang terkait dengan usaha utama bisnis Anda. Beberapa brand yang sudah besar pun kadang tak mampu menjaga hal ini, karena misi mereka yang kurang jelas.
Branding sendiri sangat erat kaitannya dengan kepuasan pelanggan. Pelanggan yang tidak puas akan cenderung berbagi pengalaman buruk yang mereka dapatkan kepada orang-orang disekelilingnya. Hal ini sedikit berbanding terbalik dengan saat pelanggan berbagi pengalaman baik.
Ya, memang pelanggan yang mendapat pengalaman baik tetap akan menceritakan apa yang mereka dapatkan pada orang-orang terdekat. Tetapi tidak sebanyak pelanggan yang mendapatkan kekecewaan. Dengan demikian, Anda akan mendapatkan rekomendasi negatif dari pada rekomendasi positif.
Terlebih di era digital seperti pada saat ini. Persaingan tak lagi sebatas di dunia offline. Tetapi melebar sampai ke dunia maya. Jika ada brand yang lebih kuat menawarkan jenis produk yang sama dengan Anda, bisa jadi pangsa pasar Anda sedang dalam ancaman.
Brand kompetitor dapat dengan mudah merebut pelanggan Anda saat brand Anda melemah. Pemasar yang baik tentu saja akan mengembangkan produknya keluar untuk menjangkau prospek yang lebih berkualitas. Jika tidak, brand akan sulit untuk menjangkau konsumen targetnya.
-
Lakukan implementasi SEO
Strategi e-commerce selanjutnya adalah mengimplementasikan SEO alias search engine optimization. Google, sebagai mesin pencari terbesar di dunia akan memutuskan website mana yang berada di peringkat teratas berdasarkan hasil pencarian mesin pencari.
Baca Juga:
Strategi SEO Untuk Bisnis Online
Tetapi karena algoritma yang selalu diperbarui menjadikan untuk terus berada di peringkat atas pencarian menjadi hal yang menantang. Dan ketika terjadi perubahan algoritma, banyak website yang memiliki konten dengan kualitas akan sangat sulit bersaing. Jadi, jika di website Anda memiliki konten berkualitas rendah, dapat berisiko menurunkan peringkat website Anda di mesin pencari.
Yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi hal ini adalah mengikuti Google Search Quality Guidelines. Jika Anda ingin menampilkan iklan di website, pastikan tema iklannya relevan dan berkualitas tinggi.
Cara lain untuk optimasi SEO adalah membuat landing page. Buatlah landing page dengan kata kunci relevan agar Google memberikan peringkat yang tingg saat dilakukan pencarian. Riset kata kunci juga menjadi cara yang tepat untuk mengetahui seberapa bagus performa konten Anda.
Setelah mampu mengimplementasikan SEO dengan baik, yang harus Anda pikirkan selanjutnya adalah user experience.
-
Berikan customer experience yang bagus pada pelanggan
Jika Anda menginginkan saluran pemasaran segera membuat keputusan, seperti pembelian atau apapun. Maka yang harus Anda lakukan adalah mengoptimasi UX atau user experience.
Jika pengunjung di website Anda merasa bingung dan tak tau harus kemana, mereka akan meninggalkan Anda. Buatlah navigasi website Anda semudah mungkin. Buatlah semuanya mudah dan jelas. Termasuk cart atau keranjang belanja. Proses dan arahannya harus memudahkan pengunjung.
Calon konsumen umumnya tidak menyukai proses checkout yang sulit, bahkan lebih sulit saat mereka mencari barang tersebut.
Untuk mempercantik website, bila memungkinkan Anda bisa menambahkan beberapa item. Antara lain video, gambar animasi, dan games ringan. Lalu untuk mengetahui tampilan mana yang disukai oleh pelanggan, Anda bisa melakukan A/B testing.
Dan membicarakan user experience, jangan lupa juga untuk memperhatikan. Apakah website toko online Anda sudah cukup fit untuk tampil di peringkat mobile.
-
Transparansi pada semua proses
Cara paling mudah yang berkaitan dengan transparansi adalah membuat kontak sejelas mungkin di website. Buatlah informasi kontak Anda mudah ditemukan oleh pengunjung. Misalnya alamat email atau nomor telepon. Anda juga bisa menambahan halaman seperti “Contact Us”.
Untuk apapun yang Anda jual, entah produk barang ataupun jasa, pastika memberikan deskripsi produk yang jelas. Jangan sampai konsumen merasa tertipu setelah mereka menyelesaikan transaksi. Berikanlah benefit yang akan mereka dapatkan jika menggunakan produk Anda.
Begitu juga saat Anda mencantumkan biaya ekstra untuk pengiriman. Pastikan pelanggan mengetahui hal ini sebelum mereka menyelesaikan proses checkout.
-
Meningkatkan interaksi dengan media sosial
Cara termudah untuk meningkatkan engagement atau interaksi pada toko online Anda adalah menggunakan media sosial untuk berpromosi. Secara real time.
Metode ini erat kaitannya dengan content marketing. Content marketing sangat bagus sebagai sarana customer acquisition. Konten yang bagus adalah konten yang mengedukasi konsumen. Bukan hanya mencari keuntungan jangka pendek semata.
Untuk konten sosial media sendiri, Anda harus memikirkan konten apa yang ingin dibagikan pada pengguna. Apalagi, media sosial memiliki karakter pengguna yang berbeda dengan user website. Selain mengedukasi, konten media sosial yang harus menghibur.
Buatlah konten dengan postingan yang terjadwal. Agar pengikut Anda di media sosial tahu, kapan mereka bisa menikmati konten Anda.
Kesimpulan
Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan agar bisnis online Anda semakin berkembang. Termasuk memahami implementasi strategi e-commerce untuk meningkatkan penjualan. Semoga artikel ini memberikan Anda inspirasi dalam mengembangkan usaha Anda.
Ingin bisnis Anda berkembang lebih baik? Go digital sekarang juga dengan website toko online by Jejualan. Didukung fitur-fitur istimewa untuk toko online Anda, klik disini untuk informasi lebih lanjut.




