Tips Membuat Call to Action yang Efektif

  • Posted by
  • Posted in Tips & Trik
  • Komentar Dinonaktifkan pada Tips Membuat Call to Action yang Efektif Komentar

Kanca Jejualan, siapa diantara Kanca yang masih bingung cara membuat call to action yang tepat? 

Saat membicarakan strategi pemasaran, tak bisa dilepaskan dari pembahasan mengenai call to action, alias CTA. Ya, CTA sangat penting dalam pemasaran, karena memiliki peran untuk mengajak audiens untuk melakukan tindakan selanjutnya yang diharapkan oleh pemasar. 

Sebegitu pentingnya CTA, sehingga Kanca Jejualan tidak hanya asal menaruh CTA saja, terapi juga mengoptimalkannya. Optimalisasinya, ya, dengan membuat CTA yang efektif. 

Lantas, bagaimana cara membuat Call to Action yang efektif? 

Karena itu, pada artikel kali ini, kami akan berbagi dengan Kanca Jejualan semua, tentang cara membuat CTA yang efektif. Jadi, simak artikel ini sampai selesai, ya. 

Apa Itu Call to Action

Sebelum membahas lebih jauh tentang cara membuat CTA yang efektif, apa yang Kanca Jejualan tahu tentang CTA? 

CTA atau Call to Action adalah sebuah ajakan atau dorongan untuk melakukan tindakan. Istilah CTA, biasanya merujuk pada kata-kata di brosur iklan atau landing page, yang intinya adalah menggerakkan audiens untuk melakukan aksi yang diharapkan. 

Ciri khas CTA adalah frasa atau kalimat pendek, yang secara spesifik berisi ajakan atau perintah untuk melakukan sesuatu. 

Fungsi CTA

Selanjutnya, fungsi CTA adalah mendorong audiens untuk segera melakukan tindakan. Bisa jadi tindakan untuk membeli, mengunduh, berlangganan, dan lain sebagainya. 

CTA sendiri umumnya berupa kata-kata ajakan yang didesain menonjol untuk menarik audiens. 

Salah satu contoh CTA yang sangat umum, misalnya: “Beli Sekarang”, “Baca Lebih Lanjut”, “Ya, saya mau”, dan lain sebagainya. 

Unsur pembuatan CTA ada tiga, yaitu: 

  • Isi teks
  • Desain visual (Font, warna, dan ukuran)
  • Penempatan Call to Action

Pentingnya CTA

Manusia adalah makhluk yang cenderung merespon sebuah ajakan. Begitu juga jika dikaitkan dengan pemasaran. Tanpa adanya ajakan, materi promosi yang kamu buat, akan sia-sia belaka. 

Dikutip dari data HubSpot, CTA terbukti dapat meningkatkan konversi hingga 121%. Maka dari itu, CTA memiliki peran yang penting untuk mencapai target. 

Berikut adalah manfaat dari CTA yang harus Kanca Jejualan ketahui: 

  • Mengarahkan audiens tentang tindakan apa yang harus dilakukan
  • Memberikan spotlight pada aksi yang harus dilakukan audiens
  • Mengoptimalkan target bisnis
  • Memaksimalkan konten promosi bisnis

Cara Membuat Call to Action yang Efektif

Call to action yang kamu buat tidak hanya harus baik, namun juga dapat mempersuasi audiens untuk melakukan tindakan. Karena itu, CTA yang kamu buat harus efektif. 

Berikut cara membuat call to action yang efektif: 

Ringkas dan Sederhana

Umumnya, CTA berisi kalimat ajakan ringkas dan bersifat penegas. Jadi, CTA bukanlah kata-kata basa-basi dan berbelit-belit. 

Buatlah CTA yang ringkas dan sederhana, yang bisa memberikan dorongan pada audiens. Hindari penggunaan kata-kata ambigu, yang dapat membingungkan audiens. 

Tak hanya kata-kata ringkas dan sederhana, kalimat perintah persuasif juga bisa dimasukkan sebagai unsur dalam CTA. 

Mengapa Bounce Rate Toko Online Tinggi? Yuk. Kenali Penyebabnya

Walaupun embel-embelnya adalah kalimat perintah dan terdapat kata-kata tambahan, kalimat tetap harus disusun secara ringkas. 

Unik dan Kreatif

CTA juga dapat dikemas dengan cara yang unik dan kreatif. Sebagai contoh, kamu bisa memasukkan tagline yang yang relevan dengan niche bisnis. Jangan lupa juga untuk memberikan sentuhan copywriting di sana. 

Dengan teknik ini, tak hanya mendorong audiens untuk melakukan tindakan, tetapi juga bermanfaat untuk meningkatkan brand awareness. 

Menunjukkan Manfaat 

CTA juga dapat digunakan untuk menujukkan manfaat dari suatu produk. Dengan CTA jenis ini, kamu bisa meyakinkan audiens, bahwa tindakan yang mereka lakukan sangat bernilai. CTA yang menunjukkan manfaat, bisa menjadi daya tarik tersendiri. 

Contoh CTA yang menunjukkan manfaat adalah: 

  • “Dapatkan potongan harga untuk pembelian pertamamu”
  • Daftarkan emailmu untuk mendapatkan konten internet marketing gratis

Penawaran Terbatas 

CTA yang memberikan kesan eksklusif, dapat memberikan kesan yang berbeda di mata audiens. Berarti, penawaran yang kamu berikan begitu penting. Jika tidak segera mengambil kesempatan tersebut, artinya tidak ada kesempatan kedua. 

Berikan batasan waktu pada audiens. Artinya, kamu sedang membuat promo secara terbatas. Entah itu terbatas dalam jumlah atau waktu promo. 

Contoh CTA penawaran terbatas: 

  • Beli sekarang, Senin harga naik!
  • Booking hari ini dan dapatkan diskon 50%!

Desain CTA yang Menarik 

 

Pada bagian sebelumnya banyak membahas tentang konten CTA. Selain itu, yang tak kalah penting diperhatikan adalah desain CTA. Berikut sedikit tips membuat desain CTA yang menarik: 

  • Font : Mudah terlihat dan nyaman untuk dibaca
  • Kombinasi warna : Pilihlah warna yang membuat button CTA terlihat hidup dan menonjol. Warna harus kontras dari desain dan warna dasar website
  • Ukuran tombol : Ukuran tombol harus terlihat menonjol, tapi tetap proporsional dan berimbang. 

Penempatan

Selain harus memiliki konten dan visual, penempatan CTA adalah hal lain yang harus diperhatikan. CTA harus mudah terlihat oleh audiens agar dapat berfungsi dengan baik. Penempatan Call to Action harus berada di tempat-tempat yang strategis: 

Berikut adalah tempat terbaik untuk menempatkan CTA: 

Di Header Halaman Website 

Pengguna internet cenderung mulai mengamati dan membaca konten website dari bagian kiri atas. Inilah alasan mengapa banyak website yang menempatkan CTA di bagian atas halaman utama. 

Di Bagian Footer Website 

Teks CTA juga kerap ditempatkan di bagian footer website. Tujuannya adalah, agar pengunjung tidak meninggalkan website begitu saja setelah mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. 

Kamu juga dapat memberikan dorongan pada audiens untuk melakukan tindakan yang kamu inginkan. 

Sticky Header 

Penempatan CTA yang juga sangat efektif adalah di bagian sticky header. Walaun audiens melakukan scrolling sampai ke bagian bawah, mereka tidak perlu lagi scrolling ke bagian atas. 

Sidebar

CTA yang ditempatkan di sidebar, dianggap ideal dan tidak mengganggu pengunjung. Pastikan tampilan CTA menonjol dan mudah terlihat. 

Pop Up

Bagi para pemasar, salah satu tempat terbaik untuk menempatkan CTA adalah jendel pop up. Karena sifatnya yang tiba-tiba muncul, CTA ini dapat menarik perhatian audiens dan mengingatkan mereka.

Kamu Developer Properti? Simak Cara Optimasi Sosial Media Bisnis Properti

Kalau kamu ingin membuat CTA di jendela pop up, pastikan untuk membuat tampilan yang tidak mengganggu audiens. Salah satu contohnya, tidak bertumpuk dengan iklan. Yang tak kalah penting, atur waktu kemunculannya dan mudah untuk di-close. 

Penutup

Call to action elemen penting dalam marketing. CTA yang efektif dapat mendorong audiens untuk melakukan tindakan selanjutnya. Semoga dengan artikel ini, Kanca Jejualan mendapatkan informasi baru tentang cara membuat Call to Action yang efektif. 

Wujudkan ide bisnis onlinemu dengan website toko online. Mau punya website toko online sendiri? Tunggu apalagi, buat toko online-mu bersama Jejualan, Buka Toko Online Cuma 20 Detik.