Hari ini, social media adalah sebuah tools yang powerfull untuk mengembangkan bisnis. Tak hanya powerful, hampir semua social media hari ini bisa digunakan dengan gratis. Dengan sosial media, tak hanya digunakan untuk berinteraksi, namun untuk para pengusaha, media sosial juga bisa menjadi platform yang tepat untuk menambah jumlah audiens, membangun merek, dan pada akhirnya, meningkatkan pendapatan. 

Hal inilah yang akhirnya disadari oleh para pengembang perumahan. Media sosial bisa menjadi tools yang bisa diandalkan untuk memasarkan dan menjual properti. Bahkan, tak hanya untuk tujuan penjualan, banyak pengembang properti yang menggunakan sosial media untuk promosi unit-unit yang disewakan. Ini, tentu saja menunjukkan bahwa media sosial adalah sarana yang tepat digunakan untuk keperluan pemasaran. 

Karena itu, pada artikel kali ini, kami akan berbagi dengan Kanca Jejualan  terutama yang bekerja di dunia properti, tentang tips social media marketing untuk pengembang properti. Jadi, simak artikel ini sampai selesai, ya. 

Mengapa Pengembang Properti Perlu Mengoptimalkan Pemasaran di Sosial Media? 

Dengan semakin masifnya penggunaan media sosial hari ini, pertanyaan seperti ini akhirnya menjadi pertanyaan yang klise. Ya, menurut studi The National Association of Realtors United States of America, media sosial telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari usaha promosi perumahan, apartemen, ruko, dan segala jenis properti lainnya. Dari hasil studi tersebut, 77% pengembang di Amerika Serikat aktif menggunakan media sosial untuk promosi dan branding. 

Kemudian ada 47% pengembang yang menyadari bahwa media sosial menghasilkan lead yang berkualitas dari media lainnya. Hal ini kemudian diperkuat oleh fakta bahwa 99% kaum milenial mulai mencari rumah secara online. 

Baca Juga: Panduan Lengkap Social Media Marketing 2021

Pasar inilah yang kemudian perlu digarap oleh pengembang properti. Salah satu caranya, ya, dengan mengoptimalkan penggunaan media sosial. Karena, hampir semua orang kini memiliki media sosial yang terinstal di smartphone masing-masing. 

Tips Social Media Marketing Untuk Pengembang Properti

Untuk membantumu, berikut adalah beberapa tips social media marketing untuk pengembang properti yang efektif: 

1. Merencanakan Tujuan

Strategi pemasaran yang sukses, tidak terjadi secara tiba-tiba. Sama seperti strategi social media marketing yang butuh perencanaan yang matang. Maka dari itu, kamu perlu mempertimbangkan: 

– Seperti apa brand-mu ingin dikenal. 

– Siapa target audiens. 

– Platform tempat audiens tertarget menghabiskan waktu. 

– Pilihan platform yang akan digunakan. 

– Bagaimana cara menggunakan platform tersebut. 

– Apa yang kamu tawarkan untuk followers di media sosial. 

Dengan perencanaan yang matang di awal, kamu bisa menjalankan media sosial lebih aktif dan konsisten. 

2. Buat Logo yang Profesional

Salah satu strategi branding yang sering dilupakan banyak orang tapi sejatinya penting adalah, logo yang profesional. Logo yang profesional dan konsisten dapat memperkuat branding. Terutama di era persaingan industri properti yang ketat seperti saat ini. Logo yang profesional, unik, dan khas bisa membuat bisnismu mudah diingat orang. 

Dan ya, kini, teknologi telah memudahkan orang yang ingin membuat logo untuk bisnisnya. Ada tools-tools freemium yang bisa digunakan. Salah satunya adalah Canva. Atau kalau kamu memiliki dana lebih, meng-hire desainer grafis untuk membuat logo bisa menjadi pilihan yang tepat. 

3. Konsisten Melakukan Branding Lintas Platform

Ketika menggunakan media sosial untuk keperluan branding, salah satu hal disukai adalah pertumbuhan pengikut secara organik. Dan untuk menggaet jumlah pengikut secara organik, tak ada cara lain selain membuat mereka lebih mudah menjangkaumu. 

Branding bisa dilakukan dengan cara, seperti memiliki logo dan gaya kepenulisan yang konsisten. Tempat publikasi konten juga beragam. Selain menggunakan media sosial, website dan blog adalah tempat yang tepat untuk mempublikasikan konten. 

Membuat postingan secara reguler juga menjadi strategi social media marketing yang perlu dilakukan. Apalagi kita hidup pada zaman, di mana orang akan dengan mudah menemukanmu di Google.Social Media, bagi pebisnis properti adalah cara yang sempurna untuk membangun kepercayaan calon klien. 

Jadi, sangat penting untuk membuat postingan secara reguler. Dalam tema besar properti, kamu bisa mengaitkan konten postingan dengan tema apapun yang bisa dikaitkan dengan properti. 

4. Gunakan Tools Social Media Automation Untuk Memudahkan Pekerjaan

Membuat postingan media sosial lintas platform, setiap hari, kadang akan sangat melelahkan. Oleh karena itu, menggunakan tools social media management bisa sangat memudahkan. 

Beberapa tools social media management yang cukup populer antara lain seperti Hootsuite, Buffer, dan Tweetdeck. 

5. Menjaga Interaksi di Social Media 

Selain membuat postingan secara rutin, hal yang tak kalau penting dalam tips social media marketing strategy adalah menjaga interaksi dan meningkatkan engagement. Untuk meningkatkan interaksi bisa dilakukan untuk mendorong keterlibatan audiens. 

Yang paling mudah, kamu bisa membuat pertanyaan yang berisi pertanyaan unik dan menggelitik agar audiens tertarik. Semakin tinggi interaksi dan engagement, dapat memicu algoritma sosial media agar akun bisnismu lebih mudah ditemukan. 

6. Gunakan Video Untuk Meningkatkan Engagement 

Konten video, dipercaya bisa mendapatkan engagement yang tinggi di media sosial. Memang, kamu tak harus memiliki kamera mahal dan alat editing yang mumpuni seperti YouTuber. Setidaknya, ada dua jenis konten video yang disukai oleh audiens pengembang properti. 

Yang pertama, room tour tentang unit properti yang dipromosikan. Kedua, tips dan trik seputar hunian. Di tengah situasi pandemi, video-video seperti ini masih mendapatkan ruang di hati audiens. 

7. Jangkau Audiens Tertarget dengan Ads

Salah satu cara efektif untuk menjangkau audiens tertarget adalah menggunakan social media ads. Social media ads, seperti Facebook Ads dan Instagram Ads menawarkan banyak hal. Seperti biaya iklan yang lebih murah, dan banyak opsi penargetan audiens. Sehingga, kamu bisa memetakan audiens menggunakan beberapa parameter. Seperti berdasarkan area tertentu, minat, tingkat pendapatan, dan masih banyak lagi. 

Baca Juga : Cara Membuat Facebook Ads

8. Menggunakan Tag Untuk Meningkatkan Eksposur

Tagar dapat membantu postinganmu untuk mendapatkan eksposur. Jadi, pastikan untuk memberikan tagar dalam setiap postinganmu. Tak hanya relevan, kamu juga bisa menggunakan tagar pengembang properti lain, yang lebih punya pengikut besar. 

Opsi lain, kamu juga menggunakan tagar berdasarkan wilayah. Misalnya pengembang apartemen Green Pramuka City yang menjual apartemen di Jakarta . Beberapa tagar yang bisa digunakan, seperti #jualapartementjakarta, #agenpropertikajarta, dan lain sebagainya. 

Untuk memudahkan menulis tagar, kamu bisa menggunakan tools seperti tagar generator. Cukup masukkan kata yang diinginkan, dan hashtag generator akan secara otomatis membuat tagar. 

9. Tampilkan Testimoni Pelanggan

Walaupun testimoni dinilai sudah banyak yang dibuat-buat sehingga diragukan kredibilitasnya, tak ada salahnya tetap menampilkan testimoni pelanggan di media sosial. Mintalah testimoni setelah transaksi disepakati. 

Untuk memperkuat kredibilitas, kamu bisa menandai pembeli di postingan tentang testimoni. Dengan testimoni yang real dapat meningkatkan kepercayaan calon pembeli. 

Penutup

Media sosial memegang peranan yang penting dalam kesuksesan pemasaran di bisnis apapun. Termasuk bagi pengembang properti. Semoga tips social media marketing ini memberikan insight tambahan bagi kamu, Kanca Jejualan yang bergerak di bidang jasa properti. 

Wujudkan ide bisnismu dengan website toko online dari Jejualan. Dapatkan berbagai fitur terbaik toko online harga terjangkau dari Jejualan, Buka Toko Online Cuma 20 Detik. 

 

Send Comment