Designer, Pelajari 5 Hal Ini Dari Video Games

  • Posted by
  • Posted in Tips & Trik
  • Komentar Dinonaktifkan pada Designer, Pelajari 5 Hal Ini Dari Video Games Komentar

video game

Video game merupakan sesuatu yang menyenangkan untuk dimainkan. Tidak hanya kalangan anak kecil atau remaja, bahkan orang dewasa pun juga banyak yang memainkannya.

Video game memang bisa menjadi ‘candu’ bagi siapa saja yang memainkannya. Tapi, tidak selamanya video game selalu berdampak negatif. Ya, sebenarnya ada banyak hal yang bisa kita pelajari dari sebuah game.

Misalnya, jika kita seorang desainer, kita bisa belajar satu atau dua hal dari video game, seperti penggunaan gambar, icon, warna, dan pengalaman pengguna. Berikut beberapa tips yang bisa kita pelajari dari sebuah video game.

1. Gambar besar

1

Adam Levine merupakan salah satu sosok sukses di balik Bioshock franchise. Kita bisa belajar banyak hal dari game ini. Hal pertama yang harus kita pikirkan adalah mencari tahu gambar besar atau ‘big picture’ dari game tersebut.

Kebanyakan desainer kehilangan big picture mereka karena terlalu fokus pada hal kecil. Memang benar hal-hal kecil tersebut sangat penting. Namun, jangan lupa akhir dari sebuah permainan dan apa tujuan kita.

2. Menu

2

Saya ingin Menu dengan sistem pencarian yang rumit, dengan nilai instrinsik yang melampaui kemanusiaan. Nah, bagian terakhir adalah complete rubbish, namun tidak ada salahnya untuk memilikinya.

Sebagai desainer tentu kita ingin memiliki menu yang memungkinkan orang untuk menavigasi melalui menu lainnya serta yang tidak membuka terlalu banyak tab baru.

Game melakukan ini dengan sangat luar biasa. Kita bisa mengambil contoh dari game League of Legends, sebuah MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) dan menu toko mereka. Kita bisa menavigasi melalui satu menu dan membeli segala sesuatu yang kita inginkan tanpa harus kehilangan banyak menu.

3. Keterlibatan pengguna

3

Tahukah kamu siapa yang melakukan pekerjaan hebat dibalik divisi “User Engagement”? Perempuan dan laki-laki di Blizzard, dengan game mereka World of Warcraft. Pada puncaknya, mereka memiliki 22 juta subscribers setiap bulannya. Dan mereka selalu ingin lebih dan lebih.

Blizzard adalah game yang memberikan kualitas yang bagus. Setiap 3 bulan atau lebih, mereka akan membawa patch baru dengan tambahan dungeons, battlegrounds, bug fixes, items, new spells, mechanisms.

Mereka selalu menambahkan hal-hal untuk pemain mereka. Desainer harus belajar dari game ini dan beradaptasi dengan cara mereka. Jika kita ingin melibatkan pengguna, hal pertama yang harus kita lakukan adalah dengan menawarkan sesuatu, setelah itu kita bisa memanfaatkannya. Cobalah untuk membuat event yang dapat menjangkau target demografis.

4. UI yang sesuai

4

The Sid Meier’s Civilization V mungkin adalah salah satu game dengan UI yang paling tepat, serta tidak hanya dalam sebuah game. Ini sangat user-friendly, siapapun bisa menavigasi dengan mudah serta belajar bagaimana cara memainkannya.

Kebanyakan website saat ini kurang memiliki UI yang mampu memandu pengunjung pada kebutuhan apa yang mereka cari. Kita mungkin sering kebingungan ketika mencari sesuatu di website. Entah itu karena icon yang jelek, UI yang tidak tepat atau font yang tidak nyaman dibaca.

5. Icons

5

Tahukah kamu bagaimana cara menarik perhatian pengguna? Berikan mereka eye candy visuals, serta tambahkan fungsionalistas didalamnya. Tidak masalah jika icon tidak berguna, yang hanya berfungsi untuk memberikan satu baris informasi, pengguna akan menyukai dan kemungkinan akan mengklik sesuatu setelahnya.

Crusader Kings memiliki banyak icon, di mana kita tidak bisa bermain tanpa itu, sedangkan yang lain bisa kita tinggalkan tanpa pernah mengkliknya.

itulah 5 tips singkat untuk desainer yang bisa dipelajari dari sebuah video game.