Chaos-Komplexitaet-Verwirrung_w600_h500

Ketika mengunjungi situs web, kamu akan menemukan server web yang biasa disebut HTTP. Koneksi network support akan mengirim respon data dari server ke klien termasuk juga isi web page dan juga beberapa informasi control protocol.

Jenis HTTP Error dan Status Kode

Respon data dari server HTTP pada setiap permintaan merupakan nomor kode yang menunjukkan hasil permintaan. Kode hasil ini terdiri dari 3 digit, misalnya 100-199: Status informasi dan 500-599: kesalahan server.

Dari banyaknya kemungkinan error dan status kode yang biasa terlihat di Internet. Kode kesalahan biasanya ditampilkan di web page sebagai output dari gagalnya permintaan, sementara kode lainnya tidak ditampilkan kepada user.

  • HTTP 200 “OK”

Web server memproses permintaan yang berhasil dan konten ditransmisikan kembali ke browser. Kebanyakan permintaan HTTP mengakibatkan munculnya status ini. Biasanya user jarang melihat kode ini, user sadar ketika ada beberapa masalah.

  • HTTP Error 404 “Not Found

Web server tidak bisa menemukan page yang diminta, seperti file atau sumber daya lainnya. HTTP jenis ini biasanya akan menunjukkan network connection antara klien dan server. Kesalahan terjadi ketika user secara manual memasukkan URL yang salah ke dalam browser atau administrator web server menghapus file tanpa mengarahkan alamat baru yang valid. Jadi, caranya user harus mengubah URL untuk memperbaiki masalah ini.

  • HTTP Error 500 “Internal Server Error

Web server akan menerima permintaan yang sah dari klien tanpa memprosesnya. Kesalahan HTTP jenis ini biasanya terjadi ketika server menemukan beberapa kesalahan teknis seperti, minimnya memori/ disk yang tersedia.

  • HTTP Error 503 “Service Unavailable”

Kode ini menujukkan bahwa web server tidak dapat memproses permintaan klien yang masuk. Beberapa web server menggunakan HTTP 503 untuk menunjukkan kegagalan, sebab kebijakkan administrated seperti melebihi batas pada jumlah pengguna secara bersamaan. Manfaatkan CPU atas kegagalan yang biasanya akan dilaporkan sebagai HTTP 500 sebagai gantinya.

  • HTTP 301 “Moved Permanently”

URL ditentukan oleh klien telah dipindahkan ke lokasi yang berbeda dengan menggunakan metode yang disebut HTTP redirect. Ini memungkinkan klien untuk mengeluarkan permintaan baru dan mengambil sumber daya dari lokasi baru. Web browser secara otomatis akan mengikuti HTTP 301 tanpa campur tangan user.

  • HTP 302 “Found” atau “Moved Temporary

Kode ini menunjukkan bahwa HTTP redirect mirip dnegan kode 301. Bedanya, HTTP 302 memang dirancang utnuk kasus sumber daya yang dipindhakan sementara bukan permanen. Seorang adiministrator server harus menggunakan HTTP 302 selama periode singkat. HTTP versi 1.1 akan menambahkan kode baru 307 utnuk menunjukkan pengalihan sementara.

  • HTTP 400 “Bad Request

Server web akan mendeteksi kesalasahan dalam data protocol yang diterima klien. Bisanyanya akan menunjukkan kesalahan teknis yang melibatkan klien, tetapi terkadang kesalahan ini disebabkan oleh korupsi data pada network itu sendiri.

  • HTTP “401 Unauthorized

Kesalahan ini terjadi karena klien web meminta sumber daya utnuk melundungi server . Biasanya klien harus log-in ke server dengan username dan password yang valid untuk memperbaiki masalah.

  • HTTP 100 “Continue”

Kode ini dirancang untuk memanfaatkan network bandwidth yang lebih efisien dan memungkinkan server untuk mengkonfirmasi kesiapan mereka untuk menerima permintaan besar. Continue protocol memungkinkan HTTP 1.1 klien untuk mengirim pesan konfigurasi secara khusus meminta server untuk membalas dengan kode 100. Kemudian, tunggu responnya sebelum mengirim permintaan tindak lanjut. Sedangkan untuk klien HTTP 1.0 server tidak menggunakan kode ini.

  • HTTP 204 “No Content

Server akan mengirim balasan yang valid sebagai permintaan klien yang berisi informasi header (tidak mengandung isi pesan). Web klien dapat menggunakan HTTP 204 untuk memproses respon server yang lebih efisien. Hindari page yang tidak perlu!

  • HTTP 502 “Bad Gateway

Masalah networking antara klien dan server yang menyebabkan kesalahan HTTP ini. Ini dapat dipicu oleh kesalahan konfigurasi pada firewall network, router, atau perangkat network gateway lainnya.

Send Comment

Captcha *