Langkah Penting Untuk Meningkatkan Cybersecurity Bisnis Anda
- Posted in Tips & Trik
- Komentar Dinonaktifkan pada Langkah Penting Untuk Meningkatkan Cybersecurity Bisnis Anda Komentar
Peretas telah menetapkan pandangan mereka pada bisnis kecil karena mereka sering memiliki keamanan yang lebih lemah dan secara tidak sadar dapat berfungsi sebagai titik masuk ke perusahaan yang jauh lebih besar. Sebenarnya, 71 persen serangan cyber terjadi pada organisasi dengan jumlah karyawan kurang dari 100 orang, menurut Small Business Committee.
Untuk membantu Anda menavigasi serangan cyber ini, kami menyusun tips dan trik terbaik dari profesional tentang bagaimana agar bisnis Anda tidak terjerumus dalam kejahatan dunia maya.
Kontrol Akses Admin
Penelitian telah menunjukkan bahwa hak istimewa administrator yang tidak terkelola adalah ancaman keamanan IT terbesar bagi sebuah organisasi. Namun banyak usaha kecil masih tidak meluangkan waktu untuk menetapkan keterbatasan akses yang tepat bagi karyawan non admin, terutama saat pekerja tersebut menggunakan perangkat mereka sendiri. Kebijakan dan mekanisme keamanan harus diterapkan untuk akses data perusahaan dari perangkat pribadi. Kontrol ketat terhadap siapa yang memiliki hak istimewa untuk menjalankan aplikasi perusahaan dari perangkat manapun yang membantu meminimalkan risiko kehilangan data.
Keamanan Berlapis
Keamanan perlu menjadi proses yang berkelanjutan dan bukan hanya sebuah acara tunggal. Keamanan terbaik terdiri dari pendekatan berlapis. Untuk mengamankan sistem operasi, Anda harus melakukan tes yang terus berlanjut untuk kerentanan dan penetrasi oleh hacker, saran Malizia. Dia juga merekomendasikan memasang software keamanan khusus untuk melihat lalu lintas web yang tidak normal, menghalangi upaya masuk dari lokasi yang tidak biasa atau perangkat yang tidak dikenal, dan mengotentikasi aktivitas online Anda secara real time dengan menghubungkan analisis perilaku, profil perangkat dan umpan data dari jaringan penipuan.
Tanyakan Tentang Cyberinsurance
Dalam beberapa tahun terakhir, kebijakan Cyberinsurance telah menjadi pilihan yang semakin populer bagi usaha kecil yang ingin melindungi informasi kartu kredit, nama pelanggan dan alamat, serta data sensitif lainnya yang tersimpan dalam sistem online. Penting untuk mengetahui jenis cakupan yang tersedia dalam layanan yang diberikan. Cyberinsurance bukanlah produk satu ukuran yang cocok untuk semua. Sulit untuk mengidentifikasi bisnis ‘kecil’ ketika berhubungan dengan dunia cyber. Langkah-langkah tradisional, seperti pendapatan dan jumlah karyawan, bukanlah indikator bagus mengenai seberapa banyak [risiko] perusahaan dalam hal pelanggaran data. Sebuah perusahaan kecil bisa memiliki eksposur yang sangat besar. Cyberinsurance bukan keharusan bagi setiap perusahaan, namun pemilik bisnis harus berbicara dengan agen asuransi mereka mengenai pilihannya.
Amankan Perangkat Pribadi, Tapi Jangan Overmonitor
Mengizinkan karyawan menggunakan perangkat pribadi untuk bekerja berarti perusahaan memerlukan semacam sistem pemantauan untuk melindungi data perusahaan yang mereka akses. Tapi kebijakan yang terlalu ketat tidak akan sesuai dengan karyawan. Dapatkan kepercayaan dari karyawan Anda dengan menerapkan kebijakan privasi yang hanya memungkinkan pemantauan [fungsi terkait pekerjaan] pada perangkat mereka. Komunikasi pribadi, kontak, aplikasi dan data harus berada di luar batas untuk aplikasi pemantauan. Hindari kebijakan yang kaku dalam daftar hitam dan pencekalan aplikasi pada perangkat, dan pastikan konten pribadi tidak dihapus tanpa izin dari karyawan.
Memiliki Proses Yang Tepat
Bahkan jika Anda melakukan tindakan pencegahan, masalah keamanan mungkin masih muncul di perusahaan Anda. Penting untuk memiliki proses yang dapat diketahui oleh semua karyawan Anda, sehingga setiap orang dapat menangani insiden dengan benar. Pertimbangkan hal berikut saat Anda memikirkan proses keamanan perusahaan Anda:
– Minimalkan serangan: Pemilik harus melihat teknologi yang menggerakkan operasi mereka dan melakukan segala upaya untuk meminimalkan paparan terhadap peretas. Mereka perlu selalu menanyakan hal berikut: Apakah ini perlu dilakukan secara online? Apa yang terjadi jika di hack, dan bagaimana cara menghindari hacking?
– Instal patch keamanan: Karena usaha kecil memiliki infrastruktur yang lebih mudah dikelola, patch keamanan dapat diterapkan dengan cukup cepat. Setelah saran keamanan dan pembaruan tersedia untuk sistem yang Anda gunakan, evaluasilah relevansinya dengan sistem mereka, dan segera tempel patchnya.
– Miliki cadangan: Usaha kecil harus memiliki backup off-site yang aman. Luangkan waktu untuk memverifikasi integritas data secara rutin, sehingga jika saatnya mengembalikan dari backup, data sebenarnya bisa digunakan. Kami merekomendasikan agar usaha kecil memiliki penilaian keamanan profesional yang dilakukan setidaknya setahun sekali, jika tidak setiap tiga bulan.

