Bisnis Cafe Sederhana, Berapa Modal untuk Buka Cafe Kopi

  • Posted by
  • Posted in Tips & Trik
  • Komentar Dinonaktifkan pada Bisnis Cafe Sederhana, Berapa Modal untuk Buka Cafe Kopi Komentar

Saat ini, keberadaan sebuah kafe sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari gaya hidup sebagian besar masyarakat perkotaan di Indonesia. Mereka adalah orang-orang yang ingin melepas lelah setelah bekerja seharian penuh, atau bahkan selama sepekan penuh. Dan kafe menjadi sebuah tempat yang banyak dipilih untuk melakukan relaksasi setelah bekerja.

Dengan kenyataan ini, tentu saja membuat bisnis kafe dapat menjadi sebuah peluang usaha yang menjanjikan. Tidak perlu membuat kafe yang fancy, memang. Anda bisa membuat kafe dengan konsep yang sederhana.

Anda bahkan bisa memulai bisnis ini dengan modal minim. Jika Anda adalah seseorang yang tertarik untuk memulai bisnis kafe namun belum memiliki gambaran dengan budget untuk membuat kedai kopi, Jejualan punya tipsnya nih, berapa modal usaha kedai kopi yang dibutuhkan. Jadi, simak artikel ini sampai selesai, ya.

Alasan Mengapa Membuka Usaha Kedai Kopi Sangat Menjanjikan

modal usaha kedai kopi

Pertumbuhan kedai kopi di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal ini juga berbanding lurus dengan tingkat produksi kopi di dalam negeri. Konsumsi kopi di Indonesia sendiri baru berada di kisaran 2746 ribu ton per tahun. Padahal angka produksinya mencapai 600 ribu ton. Kelebihan pasokan tersebut kemudian diekspor ke pasar dunia. Sekaligus sebagai bukti bahwa kopi Indonesia sudah diakui dunia.

Walaupun konsumsi dalam negeri tergolong rendah, bisnis kedai kopi masih cukup menjajikan. Terutama untuk kawasan perkotaan. Kopi telah menjadi gaya hidup, jadi, potensi untuk mendapatkan keuntungan masih tetap besar.

Berikut ini adalah alasan kenapa membuka bisnis kedai kopi cukup menjanjikan:

Proses Produksinya Mudah

Proses produksi secangkir kopi, dapat dikatakan mudah dan cepat. Bukan seperti bisnis makanan yang harus lewat berbagai macam proses untuk bisa tersaji di atas meja pelanggan. Sementara kopi cukup dijadikan bubuk, kemudian ditaruh di mesin brewer, bisa juga brewing manual, untuk bisa jadi secangkir kopi yang siap untuk diminum.

Bisa Memulai dengan Menu Sederhana

Yang namanya kedai kopi, tentu saja menu utamanya adalah olahan yang berasal dari biji kopi. Entah itu espresso, kopi hitam, cappuccino, atau kopi susu kekinian. Sedangkan menu yang lain, bisa dijadikan sebagai pelengkap saja. Misalnya seperti kentang goreng, pisang goreng, pancake, dan roti bakar.

Pangsa Pasar yang Masih Luas

Tidak seperti minuman lain, kopi termasuk jenis minuman yang dapat dinikmati siapa saja. Mulai dari kalangan ekonomi menengah, bawah, sampi yang sudah mapan. Anak muda, orang tua, semua bisa menikmati kopi.

Hal ini berarti bahwa pangsa pasar dan produksi kopi masih sangat luas. Hal ini akan memberikan keuntungan lebih untuk Anda, para pemilik kedai kopi. Apalagi dengan kopi yang seakan sudah jadi lifestyle. Tidak hanya di kota besar, bahkan sampai ke kota kecil.

Baca Juga : Bagaimana Cara Jualan Makanan Secara Online? Ini Jawabannya!

Pendapatan yang Menjanjikan

Dapat dikatakan, bisnis kedai kopi bukanlah usaha musiman, yang dapat redup sewaktu-waktu. Bisnis ini seakan tidak ada matinya, dan terus bertumbuh setiap saat. Inilah mengapa kemudian bisnis kopi menjanjikan keuntungan untuk para pebisnisnya.

Kita tentu sudah sering mendengar pengusaha kedai kopi yangn meraup kesuksesan, bukan?

Bisa Memulai Dengan Konsep Sederhana

Bisnis kedai kopi tidak harus membutuhkan tempat usaha yang luas dan mewah. Sekarang sangat mudah ditemui pemilik kedai kopi yang menjalankan usahanya menggunakan food truck, atau bahkan lapak-lapak semi permanen. Sudah bermunculan banyak sekali. Keuntungan bisnis kedai kopi tidak kalah menggiurkan daripada bisnis food and beverages lainnya.

Persiapan Membuka Usaha Kedai Kopi

modal usaha kedai kopi

Sebelum memulai bisnis kedai kopi, ada beberapa hal yang harus Anda persiapkan. Mulai dari peralatan, lokasi, dan sumber daya manusia, juga perlu dipikirkan. Berikut ini adalah persiapan untuk memulai bisnis kedai kopi:

Modal Usaha Kedai Kopi

Hal pertama yang harus Anda siapkan, tentu saja adalah modal usaha. Anda bisa mendapatkan modal dari uang tabungan, atau juga bisa mengajukan pinjaman. Kalau Anda memutuskan mengajukan utang, pastikan Anda sanggup membayar cicilannya. Jangan sampai tidak sanggup membayarnya, ya.

Lokasi

Kedua, perhatikan pilihan lokasi kedai. Anda tentu ingat dengan pepatah “Posisi menentukan prestasi”, bukan? Sebisa mungkin, pilihlah lokasi yang dekat dengan keramaian untuk bisnis kedai kopi Anda. Seperti kawasan wisata, daerah tengah kota, perkantoran, maupun yang dekat dengan kampus atau sekolah.

Namun perhatikan berapa anggaran yang Anda miliki sebelum memilih lokasi usaha. Tentu tidak mungkin, kan, jika Anda punya budget pas-pasan tapi ingin membuka bisnis di kawasan elit?

Perlengakapan dan Peralatan

Setelah mendapatkan lokasi yang tepat, kemudian yang harus Anda persiapkan adalah perlengkapan dan peralatan. Jangan lupa untuk membeli peralatan yang dibutuhkan. Seperti misalnya, meja, kursi, mesin kasir, mesin pembuat kopi, dan peralatan lainnya.

Perlengkapan dan peralatan harus sesuai dengan konsep kedai milik Anda nantinya. Kedai kopi yang berkonsep sederhana tidak memerlukan terlalu banyak meja, kursi, dan peralatan canggih lainnya. Dengan grinder kopi manual saja, Anda sudah bisa memulai usaha.

Konsep Kedai

Salah satu cara agar dapat bersaing di usaha bisnis kedai kopi adalah, menemukan konsep kedai yang tepat. Sebelum membuka kedai, Anda perlu memikirkan secara matang, konsep kedai seperti apa yang inginkan. Karena, konsep kedai sangat mempengaruhi pada modal yang akan Anda keluarkan nantinya.

Mencari Supplier Biji Kopi

Di luar sana, ada banyak sekali supplier biji kopi, yang menjanjikan biji kopi berkualitas. Tugas Anda adalah memilih mana yang terbaik, dan tentu saja dengan harga yang paling masuk akal. Ini akan berguna untuk menekan biaya produksi yang berlebih.

Perekrutan Karyawan

Untuk awalan, Anda bisa saja menjalankan kedai kopi dengan seorang teman. Tetapi, alankah baiknya untuk merekrut seorang karyawan, khususnya pada posisi barista. Barista adalah seorang yang bertugas untuk membuat kopi.

Barista memiliki peran yang krusial pada sebuah kedai kopi. Karena di tangannya lah, produk kopi Anda dipertaruhkan kualitasnya di depan pelanggan.

Modal Usaha Kedai Kopi

modal usaha kedai kopi

Membicarakan tentang modal usaha kedai kopi, tentu sangat relative. Bergantung dari konsep usaha yang sedang Anda jalankan. Semakin mewah konsep usahanya, tentu akan semakin besar modal yang dibutuhkan untuk mengeksekusinya. Namun jika yang Anda buat adalah kedai dengan konsep sederhana, anggaran yang Anda keluarkan tentu bisa diminimalkan.

Setidaknya terdapat tiga pos pengeluaran yang harus Anda persiapkan biayanya. Yang pertama adalah peralatan. Peralatan standar  yang dibutuhkan oleh sebuah kedai kopi ada beberapa. Seperti V60, Vietnam Drip, grinder listrik, ketel, dan lain sebagainya. Setidaknya biaya yang harus Anda siapkan untuk peralatan sekitar 2,5 juta rupiah.

Pos kedua adalah perlengkapan. Perlengkapan tersebut antara lain kitchen set, meja kursi sederhana, biji kopi, susu, dan bahan makanana lainnya. Jangan lupakan juga. Biaya perlengkapan minimal berkisar 5 juta rupiah.

Dan pos pengeluaran ketiga adalah lain-lain. Yang termasuk lain-lain di sini seperti gaji karyawan, biaya sewa tempat, dan biaya listrik. Kisarannya berada di angka 9 jutaan rupiah.

Penutup

Bisnis kedai kopi memiliki potensi pasar yang besar. Potensi bisnis yang masih belum tergarap maksimal, menjadikan bisnis kafe sebagai usaha yang cukup menjanjikan. Semoga artikel ini cukup memberikan pada Anda yang ingin tahu berapa modal usaha kedai kopi.

Mau toko Anda dikenal banyak orang dan menjangkau pasar yang luas? Tunggu apalagi, ayo buat website toko online Anda bersama Jejualan, Buka Toko Online Cuma 20 Detik.